Breaking News

Harli Siregar Beri Lima Instruksi Strategis Usai Diklat Manajemen Risiko

Liputan08.com, JAKARTA – Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Kabadiklat) Kejaksaan RI, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., secara resmi menutup Pelatihan Manajemen Risiko Angkatan I dan II Tahun 2026 di Aula Sasana Adhika Karyya, Kampus A Badan Diklat Kejaksaan RI, Jakarta, Senin (3/8/2026).

Pelatihan yang berlangsung sejak 23 Juli hingga 3 Agustus 2026 itu diikuti pejabat eselon III dan IV Kejaksaan RI sebagai upaya meningkatkan kapasitas aparatur serta memperkuat tata kelola yang adaptif, akuntabel, dan berintegritas.

Dalam sambutannya, Harli Siregar menegaskan bahwa pelatihan bukan sekadar kegiatan pembelajaran, melainkan investasi strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan Kejaksaan.

“Keberhasilan menyelesaikan pelatihan ini bukanlah titik akhir, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang harus diwujudkan di satuan kerja masing-masing,” tegas Harli.

Ia menambahkan, Badan Diklat Kejaksaan kini bertransformasi menjadi pusat pengembangan kapabilitas institusi, bukan hanya penyelenggara pendidikan administratif. Karena itu, pemahaman manajemen risiko harus diterapkan sebagai bagian dari budaya kerja dalam setiap proses pengambilan keputusan.

Menurut Harli, kemampuan mengenali, menganalisis, mengendalikan, dan memitigasi risiko menjadi fondasi penting untuk memperkuat akuntabilitas, integritas, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan penegakan hukum.

Pada penutupan pelatihan, Harli memberikan lima instruksi kepada seluruh alumni, yakni menjadi agen perubahan dan pelopor budaya sadar risiko, mengoptimalkan penerapan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), mengembangkan pola pikir adaptif dan independen, mengintegrasikan manajemen risiko dalam setiap kebijakan dan pengambilan keputusan, serta terus meningkatkan kompetensi mengikuti dinamika lingkungan strategis.

Ia berharap seluruh alumni mampu menjadi teladan di lingkungan kerjanya serta berperan aktif memperkuat tata kelola Kejaksaan yang profesional, modern, dan terpercaya.

Harli juga menyampaikan apresiasi kepada para widyaiswara, tenaga pengajar, dan panitia atas dedikasi mereka dalam menyukseskan pelatihan.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan (Kapusdiklat Mapim), Dr. Tengku Rachman, melaporkan bahwa pelatihan diikuti pejabat eselon III dan IV Kejaksaan RI. Pada upacara penutupan, Kabid Penyelenggara Diklat Mapim Zulfikar Nasution, S.H., M.H. bertindak sebagai wira upacara, sedangkan Kasubid Pusdiklat Mapim Afrizal Chair, S.H., M.H. menjadi komandan upacara.

Melalui pelatihan ini, Badan Diklat Kejaksaan RI kembali menegaskan komitmennya membangun sumber daya manusia yang profesional, adaptif, berintegritas, serta memperkuat sistem tata kelola berbasis manajemen risiko guna mendukung terwujudnya institusi penegak hukum yang modern dan terpercaya.

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya