Breaking News

Sambut Pentas Wayang Kulit Wahyu Makutharama, Warga RW 01 Mangunharjo Gelar Kerja Bakti Massal Bertajuk BERSINERGI

MANGUNHARJO – Semangat gotong royong dan pelestarian budaya lokal kembali ditunjukkan warga RW 01 Kelurahan Mangunharjo. Menjelang pagelaran wayang kulit yang akan digelar pada Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 19.30 WIB hingga selesai, warga mengadakan kerja bakti massal membersihkan lingkungan dan lokasi acara, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan yang mengusung slogan BERSINERGI (Bersih, Indah dan Enerjik) tersebut diikuti oleh seluruh elemen masyarakat, mulai dari pengurus RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga aparat kelurahan.

Hadir dalam kegiatan itu Lurah Mangunharjo, Dian Eko Prapti Wulandari, SE., MM., Kasi Trantibum A. Widodo, Kasi Pembangunan Siti Munafiah, SE., Babinsa Kelurahan Mangunharjo Sertu Jama’ah, Ketua RW 01 A. Sholeh, Sekretaris RW 01 Wahyu Wibowo, tokoh agama Ustadz Umar Said, S.HI., M.Pd, serta segenap warga RW 01.

Ketua RW 01, A. Sholeh, mengatakan bahwa kegiatan bersih dusun merupakan tradisi tahunan yang selalu dilaksanakan menjelang bulan Suro dan menjadi bagian dari persiapan pagelaran wayang kulit yang telah mengakar di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat kebersamaan warga. Tradisi bersih dusun dan pagelaran wayang kulit merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga dan dilestarikan oleh generasi penerus,” ujarnya.

Menurutnya, tahun ini warga akan menyelenggarakan pagelaran wayang kulit dengan dalang Ki Catur Nugroho, S.Sn., M.Sn. yang akan membawakan lakon Wahyu Makutharama, sebuah kisah yang sarat dengan pesan moral tentang kepemimpinan, kebijaksanaan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Lurah Mangunharjo, Dian Eko Prapti Wulandari, mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tetap menjaga tradisi sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Gotong royong yang dilakukan warga RW 01 menunjukkan kuatnya rasa kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Selain melestarikan budaya, kegiatan ini juga memperkuat persatuan masyarakat,” katanya.

Tokoh agama setempat, Ustadz Umar Said, S.HI., M.Pd, menilai kegiatan bersih dusun dan kebersamaan warga merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat keamanan, kesehatan, dan kesejahteraan yang dirasakan masyarakat.

“Tradisi yang baik perlu dijaga selama tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama. Semangat gotong royong, kebersamaan, dan rasa syukur inilah yang harus terus diwariskan kepada generasi muda,” ungkapnya.

Warga terlihat antusias membersihkan jalan lingkungan, saluran air, serta menata lokasi yang akan digunakan untuk pementasan wayang kulit. Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kekompakan masyarakat dalam menjaga tradisi yang telah berlangsung turun-temurun.

Melalui kegiatan bersih dusun dan pagelaran wayang kulit tahunan ini, masyarakat RW 01 Mangunharjo berharap lingkungan tetap bersih, aman, nyaman, serta dijauhkan dari berbagai bencana. Selain itu, mereka juga berharap keberkahan, kemakmuran, dan kesejahteraan senantiasa menyertai seluruh warga Mangunharjo.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah kelurahan, pengurus RT/RW, tokoh agama, dan seluruh masyarakat, tradisi budaya yang menjadi identitas warga Mangunharjo tersebut diharapkan terus lestari dan semakin mempererat tali persaudaraan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Reporter : Ahmad

Tags:

Baca Juga

Rekomendasi lainnya