Liputan08.com – Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Umum (JAM PIDUM) telah mengembalikan berkas perkara atas nama Tersangka ARS dkk kepada Penyidik Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Pengembalian ini dilakukan guna dilengkapi sesuai dengan ketentuan Pasal 110 ayat (2), (3) dan Pasal 138 ayat (2) KUHAP dalam waktu 14 hari.
Berkas perkara ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen serta penggunaannya dalam penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) di atas wilayah perairan laut di Desa Kohod, Kabupaten Tangerang. Dugaan pemalsuan ini menjadi perhatian serius karena sertifikat tersebut diduga digunakan untuk memperoleh keuntungan secara tidak sah dalam proyek pengembangan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Tropical Coastland.
i
Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam analisisnya mengungkap indikasi kuat bahwa penerbitan SHM, SHGB, serta izin PKK-PR darat dilakukan secara melawan hukum. Dugaan ini melibatkan berbagai tindak pidana, termasuk:
Pemalsuan dokumen
Penyalahgunaan wewenang oleh pejabat publik
Indikasi penerimaan gratifikasi atau suap oleh tersangka, termasuk Kepala Desa dan Sekretaris Desa Kohod
Selain itu, terdapat potensi kerugian keuangan negara dan perekonomian nasional, akibat penguasaan wilayah laut secara ilegal. Hal ini meliputi penerbitan izin dan sertifikat tanpa izin reklamasi maupun izin PKK-PR Laut, sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Berdasarkan temuan ini, Jaksa Penuntut Umum memberikan petunjuk agar perkara ini diperluas ke ranah tindak pidana korupsi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Untuk memastikan jalannya proses hukum, koordinasi lebih lanjut akan dilakukan dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS).
Dalam pernyataannya, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa Kejaksaan Agung berkomitmen untuk menangani kasus ini secara profesional dan transparan.
“Kami memastikan seluruh langkah hukum yang diambil berpedoman pada asas kepastian dan keadilan hukum. Tidak ada kompromi dalam penegakan hukum, terutama terkait dugaan pemalsuan dokumen yang berpotensi merugikan negara serta mengganggu kepastian hukum bagi masyarakat,” ujar Harli Siregar dalam keterangan resminya, Senin (24/3).
Senada dengan itu, Kabid Media dan Kehumasan Kejaksaan Agung, M. Irwan Datuiding, S.H., M.H., menambahkan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses ini agar tidak ada celah bagi para pelaku untuk menghindari pertanggungjawaban hukum.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak penyidik dan instansi terkait untuk memastikan semua proses hukum berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas Irwan Datuiding.
Kasus ini akan menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan korupsi dalam tata kelola lahan di kawasan strategis. Kejaksaan Agung menegaskan bahwa tidak akan ragu untuk menindak siapapun yang terbukti terlibat dalam kasus ini, termasuk oknum pejabat yang menyalahgunakan wewenang demi kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
(Zakar)
Baca Juga
-
07 Mar 2025
JAM-Pidum Terima Audiensi PERMAHI, Bahas RUU KUHAP dan Asas Dominus Litis
-
26 Jun 2025
Vonis Kasus Korupsi TWP AD: Agustinus Soegih Divonis 14 Tahun Penjara, Tafieldi 7 Tahun
-
17 Jan 2025
Baznas Kabupaten Bogor Rayakan HUT Ke-24, Pj. Bupati Apresiasi Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah
-
08 Mei 2025
Jangan Berlindung di Balik Hukum, Allah Lebih Tahu Siapa yang Zalim
-
12 Jun 2025
Jaksa Agung dan Gubernur Maluku Utara Sepakat Wujudkan Pemerintahan Transparan dan Akuntabel
-
09 Feb 2025
Bupati Terpilih Kabupaten Bogor Rudy Susmanto Sampaikan Pesan Mendalam pada Hari Pers Nasional dan HUT ke 79 PWI
Rekomendasi lainnya
-
21 Des 2024
Satgas Yonif 641/Bru Bagikan Kasih Natal dan Layanan Kesehatan di Distrik Apalapsili, Yalimo
-
31 Mei 2025
Bogor Hujan Trail 2025 Resmi Dibuka, Ribuan Riders Warnai Semangat Hari Jadi Bogor ke-543
-
07 Nov 2024
Satgas Yonif 509 Kostrad Bantu Warga Kampung Pesiga yang Mengeluh Sakit di Tengah Patroli Wilayah Sugapa, Papua Tengah
-
31 Jan 2026
Bupati Bogor Gelar Shalat Jumat Keliling di Sukamakmur sebagai Upaya Penguatan Silaturahmi dan Penyerapan Aspirasi Masyarakat
-
22 Jul 2025
Ketua PWI Pusat Lantik Pengurus Baru PWI Bali, Pemprov Siapkan Rp2,7 Miliar Dukung Kebebasan Pers dan Sekolah Jurnalistik
-
21 Agu 2025
Skandal Digitalisasi Pendidikan: Kejagung Periksa Distributor hingga Pejabat Kemendikbud


