liputan08.com CIBINONG – Kepanikan dan kecemasan dirasakan sejumlah orang tua calon peserta didik baru yang hendak mendaftar ke SMA Negeri 3 Cibinong, Kabupaten Bogor. Salah satunya dialami Zarkasi, warga Perumahan Bogor Asri Blok AB 1 Nomor 16 Cibinong Kabupeten Bogor, yang mengaku bingung dengan ketentuan domisili Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Menurut Zarkasi, rumah yang berada sangat dekat dengan SMA Negeri 3 Cibinong Kabupeten Bogor tersebut bahkan hanya berjarak sekitar 50 meter dari sekolah. Ia mengaku punya rumah di lokasi itu selama lebih dari 10 tahun dan memiliki bukti kepemilikan rumah berupa sertifikat.
“Rumah saya di Bogor Asri sudah lebih dari 10 tahun. Rumah saya hanya sekitar 50 meter dari SMA Negeri 3 Cibinong. Bahkan ibu saya dimakamkan di lingkungan sini. Namun karena Kartu Keluarga (KK) saya masih tercatat di Nanggewer Mekar, yang jaraknya sekitar 1,2 kilometer dari sekolah, sistem tidak menerima keterangan domisili yang sebenarnya,” ungkap Zarkasi yang juga berprofesi sebagai wartawan dan anggota PWI kepada rekannya, Senin (8/6/2026).
Ia menjelaskan, saat melakukan pendaftaran, sistem mengharuskan penggunaan data KK, sementara kondisi riil tempat tinggal harusnya menjadi pertimbangan menjadi pertimbangan.
“Saya memiliki sertifikat rumah yang membuktikan bahwa rumah tersebut milik saya dan memang saya tempati. Seharusnya pihak sekolah bisa melakukan pengecekan langsung ke lapangan. Jangan sampai demi masuk sekolah anak, saya harus memindahkan KK hanya untuk menyesuaikan sistem. Yang terpenting adalah kejujuran bahwa saya benar-benar punya rumah di lokasi tersebut. Saya berharap anak saya bisa diterima dan melanjutkan pendidikan di SMA Negeri 3 Cibinong,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Kepala SMA Negeri 3 Cibinong, Iwan, menegaskan bahwa pihak sekolah hanya menjalankan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah melalui sistem yang berlaku.
“Kami hanya menjalankan sistem sesuai aturan yang ada. Sekolah tidak memiliki kewenangan untuk mengubah atau mengintervensi data yang sudah masuk dalam sistem. Kami hanya operator pelaksana. Mau dia pejabat, tokoh masyarakat, bahkan presiden sekalipun, tidak bisa mengintervensi sistem yang sudah ditetapkan,” ujar Iwan.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, KH Achmad Yaudin Sogir, menegaskan bahwa aspek kejujuran harus menjadi landasan utama dalam pelaksanaan sistem penerimaan siswa baru.
“Yang paling utama dalam sebuah sistem adalah kejujuran. Jika memang calon siswa tersebut benar memiliki rumah dan berdomisili di wilayah yang dimaksud, maka hal itu harus menjadi bahan pertimbangan. Jangan sampai masyarakat yang jujur justru dirugikan oleh celah-celah administrasi,” katanya.
Ia juga meminta seluruh proses penerimaan siswa baru dilakukan secara transparan dan terbuka untuk diawasi publik.
“Saya meminta setelah proses penerimaan ini selesai, seluruh data dibuka secara transparan untuk memastikan semuanya berjalan sesuai aturan. Jika ditemukan adanya praktik kecurangan atau permainan data, kami di DPRD akan memanggil pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan. Media juga saya minta terus mengawasi proses ini. Apabila ditemukan pelanggaran, kami bersama aparat penegak hukum akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas KH Achmad Yaudin Sogir.
Tags: SMA Negeri 3 Cibinong
Baca Juga
-
10 Apr 2025
Gercep Pantau Irigasi dan Pelayanan Publik, Wakil Bupati Bogor Tingkatkan Ketahanan Pangan di Wilayah Bogor Barat
-
22 Nov 2024
Tim Patroli Perintis Presisi Gagalkan Tawuran Pelajar di Jakarta Barat, Dua Celurit Disita
-
09 Jun 2025
Pemkab Bogor Gerak Cepat Tangani Longsor Sampah Galuga, Realokasikan Rp25 Miliar untuk Sanitary Landfill
-
05 Agu 2026
Di Era Rudy Susmanto, Festival Budaya Sunda Perkuat PAUD dan Lestarikan Budaya Lokal
-
09 Feb 2026
Bupati Bogor Tegaskan Peran Strategis Pers di Era Digital pada Peringatan HPN 2026
-
04 Mar 2026
Ratusan Peserta Ramaikan Lomba Memasak Pesona Ramadhan 2026 di Cibinong
Rekomendasi lainnya
-
05 Okt 2026
Bupati Rudy Susmanto Dukung Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026, Nilai Jual Ternak Berkualitas Meningkat
-
07 Okt 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Dampingi Menko PMK Tinjau Sekolah, Dorong Revitalisasi dan Pembelajaran Digital
-
18 Jun 2026
Maling Lebih Cepat dari Panen, Petani Putih Doh Gigit Jari: Pisang Tinggal Kenangan
-
02 Jul 2025
Tim SIRI Kejagung Berhasil Tangkap DPO Pajak Rp1,7 M di Makassar
-
30 Jan 2026
Bupati Bogor Pastikan Bantuan Menyeluruh bagi 60 KK Korban Pergeseran Tanah di Sukamakmur
-
12 Jun 2025
Kejagung Sita Aset PT Orbit Terminal Merak Terkait Dugaan Korupsi Minyak Mentah Pertamina


