liputan08.com CIBINONG – Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia berbasis keagamaan melalui penyelenggaraan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-2 tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Babakan Madang, Senin (13/4).
Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, ajang MQK menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi santri yang unggul, berilmu, dan berakhlak mulia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Agus Salim, anggota DPRD, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, Ketua MUI Kabupaten Bogor, Ketua Baznas, jajaran kepala perangkat daerah, direktur BUMD, serta para camat se-Kabupaten Bogor.
Dalam sambutannya, Jaro Ade menyampaikan bahwa MQK bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana meningkatkan kemampuan santri dalam membaca, memahami, dan menjelaskan kitab kuning, sekaligus menjadi bagian dari proses kaderisasi ulama.
“Kegiatan ini bukan hanya lomba, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar pesantren serta mempromosikan nilai-nilai keagamaan dan budaya di Kabupaten Bogor,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Kabupaten Bogor memiliki sekitar 3.000 pondok pesantren yang menjadi potensi besar dalam pembangunan daerah. Pesantren tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, dan integritas santri.
“Ini merupakan modal penting dalam mewujudkan Kabupaten Bogor yang istimewa dan gemilang,” ujar Jaro Ade.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan pondok pesantren atas dedikasi dan kontribusinya dalam melahirkan berbagai prestasi, baik di bidang akademik maupun olahraga. Menurutnya, banyak lulusan pesantren yang mampu mendirikan lembaga pendidikan baru dan melanjutkan estafet dakwah di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bogor, Raden Enjat Munjiat, menjelaskan bahwa MQK merupakan momentum penting dalam mendukung penguatan sumber daya manusia, sejalan dengan Program Astacita Presiden Prabowo Subianto.
“Para peserta diingatkan untuk menjadikan ajang ini sebagai sarana belajar dan menambah pengalaman, bukan semata mengejar kemenangan. Kemenangan sejati adalah ketika kita mampu memberikan manfaat bagi orang lain,” jelasnya.
Ia menuturkan bahwa para santri terpilih dari berbagai pondok pesantren menampilkan kemampuan membaca dan memahami kitab kuning, yang mencakup berbagai disiplin ilmu seperti nahwu, sharaf, tafsir Al-Qur’an, hadis, hingga ushul fiqh. Ajang ini juga menjadi sarana evaluasi bagi lembaga pendidikan pesantren dalam mengukur keberhasilan proses pembelajaran.
“Kepada para dewan hakim, kami berharap agar senantiasa menjaga integritas dan amanah dalam proses penilaian, sehingga seluruh peserta mendapatkan hasil yang adil dan objektif,” pungkasnya.
Tags: Jaro Ade, Wakil Bupati Bogor
Baca Juga
-
31 Mar 2026
Kemnaker Perkuat Koordinasi Internal, Menaker Pastikan Layanan Publik Tidak Boleh Terganggu
-
19 Feb 2025
Kejaksaan Agung Periksa 5 Saksi Terkait Kasus Korupsi Impor Gula
-
25 Jun 2026
Atas Arahan Bupati Rudy Susmanto, Pemkab Bogor Kawal Pengobatan Pasien Kanker Stadium IV hingga Tuntas
-
25 Apr 2025
Raih Brevet Kehormatan, Bupati Bogor Rudy Susmanto Resmi Menjadi Warga Kehormatan Kavaleri TNI AD
-
10 Jan 2025
Pengurus Baru LASQI Kabupaten Bogor Resmi Dilantik, Dorong Seni Qasidah Jadi Ikon Budaya Islam
-
28 Nov 2024
Warga Kampung Yalai Sambut Hangat Komsos Satgas Yonif 509 Kostrad
Rekomendasi lainnya
-
15 Mar 2026
KPK Tangkap Bupati Cilacap dalam OTT, Diduga Terkait Setoran Proyek di Lingkungan Pemkab
-
31 Agu 2025
Minggu Kasih Satgas Yonif 700/WYC: Doa dan Damai di Tanah Papua
-
11 Apr 2025
TNI Satgas Yonif 700/WYC Bangun Kedekatan Emosional dengan Anak-Anak Ilaga Utara Lewat Kegiatan Humanis
-
23 Apr 2026
Tak Bisa Lari! Jeruji Besi Sudah Menunggu, Terdakwa Korupsi Pertamina Terancam Belasan Tahun Bui
-
25 Apr 2025
Jahannam Narkoba: Fachri Albar Ditangkap di Jakarta Selatan dengan Empat Jenis Zat Terlarang
-
23 Okt 2025
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Apresiasi Penganugerahan Investor Terbaik sebagai Penguat Pertumbuhan Ekonomi Daerah





