liputan08.com BOGOR – Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengapresiasi langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mengelola sampah melalui sistem sanitary landfill serta kesiapan Kota Bogor dalam melaksanakan program Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
Menurut Hanif, komitmen dan konsistensi Pemkot Bogor dalam menjaga kebersihan serta mengelola sampah secara berkelanjutan menjadi nilai tambah untuk meraih penghargaan Adipura.
“Kami bersyukur Pemerintah Kota Bogor menindaklanjuti arahan Menteri dengan melakukan sanitary landfill. Meski masih banyak pekerjaan rumah dalam pengelolaan sampah, namun semangat yang ditunjukkan Pemkot Bogor dan masyarakat menjadi modal kuat untuk segera menuntaskan persoalan ini,” ujar Hanif saat menghadiri kegiatan Aksi Nyata Jumat Bersih (Jumsih) Sampah Kota Bogor di Alun-Alun Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Jumat (17/10/2025).
Diketahui, Pemerintah Pusat telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah Perkotaan Melalui Pengolahan Sampah Menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan. Kota Bogor menjadi salah satu daerah yang masuk dalam daftar pembangunan fasilitas PSEL tersebut.
Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menyambut baik terbitnya Perpres tersebut dan menyebut bahwa program ini menjadi solusi strategis dalam mengatasi persoalan sampah di wilayahnya.
“Alhamdulillah, Perpres PSEL Nomor 109 Tahun 2025 sudah terbit. Insyaallah, kalau program ini berjalan, permasalahan sampah di Kota Bogor dapat teratasi sedikit demi sedikit,” ujar Dedie, Rabu (15/10/2025).
Dedie menambahkan, bila seluruh persyaratan administrasi terpenuhi, maka pembangunan instalasi PSEL ditargetkan dimulai pada tahun 2026.
“Seluruh proses penunjukan mitra pembangunan dan penyelenggaraan akan diputuskan oleh Kementerian Lingkungan Hidup, Danantara, serta PLN (Persero) sebagai pembeli hasil produksinya,” jelasnya.
Ia optimistis, bila program ini berjalan lancar, maka pada tahun 2028 permasalahan sampah di Kota Bogor dapat ditangani secara lebih komprehensif dan berkelanjutan.
Tags: Menteri LH, PSEL
Baca Juga
-
07 Jul 2025
Eks Wali Kota Palembang Jadi Tersangka Korupsi Kerjasama Pemanfaatan Lahan Pasar Cinde
-
06 Mei 2025
Eks Ketua PN Surabaya, Dr. Rudi Suparmono, Resmi Dilimpahkan ke PN Tipikor dalam Kasus Suap dan Gratifikasi Terkait Terpidana Ronald Tannur
-
28 Okt 2025
BMSN Kabupaten Bogor Ajak Insan Pers Rawat Semangat Persatuan dan Sosial Kontrol di Hari Sumpah Pemuda
-
19 Mar 2025
Kejaksaan Agung Periksa 8 Saksi dalam Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah PT Pertamina
-
18 Okt 2025
Ketua DPRD Bogor Apresiasi Pembukaan Jalan Shortcut Subianto Sentul: Bukti Nyata Pemerataan Infrastruktur
-
23 Mar 2026
Di Tengah Bayang-Bayang Krisis Global, KH AY Sogir Serukan Hidup Hemat dan Kemandirian Pangan Berbasis Nilai Spiritual
Rekomendasi lainnya
-
01 Apr 2025
Ketua Komisi III DPR RI: Mudik 2024 Menjadi yang Paling Lancar dalam Dua Dekade
-
22 Jan 2025
BSKDN Dukung Penanaman Jagung 1 Juta Hektar di Subang, Targetkan Swasembada Pangan 2025
-
14 Jun 2025
Pangkoopsud I Pimpin Sertijab Komandan Lanud BNY dan HAD Tekankan Tanggung Jawab dan Sinergi Daerah
-
25 Okt 2024
JAM-Pidmil Gencarkan Sosialisasi Koneksitas: Sinergi antara TNI dan Kejaksaan Makin Solid
-
17 Feb 2025
Pj. Bupati Bogor Lepas Jamaah Umroh FKS Patuh Jabar: Titip Doa untuk Bangsa
-
30 Mei 2026
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara: CFN Istimewa HJB ke-544 Jadi Ruang Kebersamaan dan Penggerak Ekonomi Rakyat


