liputan08.com CIBINONG — Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB yang juga Wakil Ketua Komisi I, KH Achmad Yaudin (AY) Sogir, menegaskan bahwa lembaga legislatif tidak pernah alergi terhadap kritik, termasuk yang disampaikan oleh kalangan mahasiswa dalam aksi di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Kamis (2/4/2026).
Menurut KH AY Sogir, kritik merupakan bagian penting dalam proses demokrasi dan pembangunan daerah, selama disampaikan secara objektif dan konstruktif.
“Kami di DPRD tidak pernah alergi terhadap kritik dari elemen manapun, termasuk mahasiswa. Sepanjang kritik itu objektif dan berbasis data, justru menjadi masukan penting bagi kami dalam menjalankan fungsi pengawasan dan perbaikan kebijakan,” ujar KH AY Sogir.
Ia menegaskan bahwa Kabupaten Bogor adalah milik bersama, sehingga seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk membangun dan membenahi berbagai sektor secara kolektif.
“Kabupaten Bogor ini milik kita bersama. Maka membangun dan membenahi juga harus bersama-sama. Kritik adalah bagian dari kepedulian terhadap daerah,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, KH AY Sogir juga menyoroti isu digitalisasi Posyandu yang menjadi salah satu perhatian publik. Ia menjelaskan bahwa digitalisasi yang dimaksud bukan sekadar sistem berbasis aplikasi, tetapi juga mencakup penyediaan alat-alat pendukung berbasis teknologi yang dibutuhkan di lapangan.
“Digitalisasi Posyandu itu bukan hanya soal aplikasi, tetapi juga pengadaan alat-alat digital seperti timbangan, tensimeter, dan perangkat pendukung lainnya yang dibutuhkan oleh kader di lapangan,” jelasnya.
Ia mengungkapkan, saat ini terdapat lebih dari 5.000 Posyandu yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, yang masih membutuhkan perhatian serius, terutama dalam hal fasilitas dan sarana penunjang pelayanan kesehatan.
Selain itu, KH AY Sogir juga memberikan apresiasi kepada para kader Posyandu yang jumlahnya mencapai lebih dari 3.000 orang. Menurutnya, mereka memiliki peran vital dalam memberikan pelayanan kesehatan di tingkat desa hingga pelosok kampung.
“Para kader Posyandu ini adalah relawan yang luar biasa. Mereka membantu pelayanan kesehatan masyarakat di desa-desa dengan penuh tanggung jawab, meskipun insentif yang diterima belum sebanding dengan pengabdian mereka,” ungkapnya.
Sebagai tokoh yang juga memiliki latar belakang akademik dan keagamaan, KH AY Sogir menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya di bidang kesehatan dasar.
“Ke depan, kita perlu memperkuat kolaborasi semua pihak agar pelayanan kesehatan di tingkat bawah semakin optimal. Posyandu adalah garda terdepan, sehingga harus kita dukung dengan kebijakan yang tepat dan berkelanjutan,” pungkasnya.sz
Tags: DPRD Kabupaten Bogor, KH AY Sogir
Baca Juga
-
15 Jun 2025
PWI Pusat Kukuhkan Plt Pengurus PWI Kabupaten/Kota se Jawa Barat, Tegaskan Soliditas Organisasi
-
07 Okt 2024
Satgas Yonarhanud 15/DBY Berikan Wasbang Dan Peraturan Baris-Berbaris Kepada Pelajar SD di Perbatasan RI-RDT
-
18 Mar 2025
Kejaksaan Agung Periksa Saksi Kasus Korupsi Jiwasraya, Perkuat Bukti terhadap Tersangka IR
-
22 Feb 2025
Seleksi Anggota Dewan Pers 2025-2028 Diwarnai Kontroversi, Pencalonan Dahlan Iskan dan Sayid Iskandarsyah Menuai Pro-Kontra
-
05 Feb 2025
Pj. Bupati Bogor Berikan Bantuan kepada Korban Kecelakaan Maut di Gerbang Tol Ciawi
-
30 Jul 2025
Kasus Korupsi Tol Japek II Elevated: Empat Saksi Diperiksa, Bayang-Bayang Jeruji Besi Menghantui Jika Terbukti Terlibat
Rekomendasi lainnya
-
17 Jan 2025
RSUD Cibinong Dukung Program Jumat Jantung Sehat untuk Cegah Penyakit Jantung Usia Muda
-
31 Mar 2026
Waduh! Proyek Satelit Kemhan Rp400 Miliar Lebih Diduga Bermasalah, Pejabat hingga WNA Duduk di Kursi Terdakwa
-
08 Jun 2025
OPM Biadab! Dua Tukang Bangunan Gereja Ditembak Mati di Jayawijaya
-
09 Feb 2026
KH Achmad Yaudin Sogir dan Subagiyo Tegaskan Integritas Pers di HPN 2026 PWI Kabupaten Bogor
-
27 Des 2024
Kejaksaan Agung Ajukan Banding atas Putusan Tipikor Terkait Kasus Tata Niaga Timah
-
29 Sep 2025
JDIH Kabupaten Bogor Sabet Dua Penghargaan Bergengsi Tingkat Jawa Barat 2025




