liputan08.com CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor mengikuti entry meeting pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat, yang berlangsung di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Rabu (25/2).
Kegiatan tersebut merupakan tahapan awal dalam rangkaian proses pemeriksaan laporan keuangan daerah sebelum penyampaian resmi hasil audit. Hadir dalam kesempatan itu Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat, Eydu Oktain Panjaitan, Wakil Bupati Bogor Jaro Ade, Sekretaris Daerah, serta jajaran perangkat daerah Kabupaten Bogor.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bogor Jaro Ade menyampaikan apresiasi atas pendampingan dan pembinaan yang selama ini diberikan BPK, sehingga Pemerintah Kabupaten Bogor kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada Tahun Anggaran 2025.
Ia menegaskan bahwa capaian opini WTP tidak semata-mata menjadi target administratif, melainkan bagian dari komitmen kolektif dalam membangun tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Lebih lanjut, Jaro Ade mengungkapkan adanya dinamika dalam pelaksanaan proyek Tahun Anggaran 2025 yang berpotensi berdampak pada pelaksanaan program tahun berikutnya. Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, terdapat sejumlah pelaksana kegiatan yang tetap menyelesaikan pekerjaan meskipun menghadapi tekanan kenaikan biaya.
Kondisi tersebut, menurutnya, dipengaruhi oleh kebijakan penutupan sejumlah aktivitas pertambangan oleh pemerintah provinsi yang berdampak pada kenaikan harga material konstruksi. Dampak kenaikan harga tersebut tidak hanya dirasakan pada proyek skala besar, tetapi juga hingga kegiatan pembangunan di tingkat desa.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor memohon arahan dan pendampingan BPK agar pelaksanaan pembangunan tetap berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan tidak menimbulkan konsekuensi hukum di kemudian hari.
Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat, Eydu Oktain Panjaitan, menjelaskan bahwa pemeriksaan yang dilakukan merupakan penugasan mandatory sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan. Pemeriksaan interim ini dimaksudkan sebagai langkah preventif untuk mendorong perbaikan tata kelola sejak dini sebelum laporan keuangan disampaikan secara final.
Ia menambahkan bahwa pemeriksaan dilaksanakan berdasarkan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN), sehingga memiliki landasan metodologis dan yuridis yang kuat serta dapat dipertanggungjawabkan secara profesional.
Melalui sinergi antara BPK Perwakilan Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bogor, diharapkan kualitas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah semakin meningkat, sekaligus mempertahankan opini terbaik pada tahun-tahun mendatang.
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
01 Sep 2025
Ormas se-Kabupaten Bogor Sepakat Tolak Anarkisme dan Jaga Kondusifitas Daerah
-
07 Des 2025
Bupati Bogor Tinjau Integrasi Setu Kabantenan–Cikaret Jadi Destinasi Wisata Air
-
06 Mei 2025
Menuju Embarkasi Haji Terbaik Pemkab Bogor Bangun Pusat Layanan Haji Terintegrasi di Pakansari
-
31 Okt 2024
Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Tahan Panitera PN Jakarta Timur dalam Kasus Korupsi Terkait Eksekusi Rp244,6 Miliar di Lahan PT Pertamina
-
21 Jun 2025
Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi Terkait Dugaan Korupsi Digitalisasi Pendidikan Kemendikbudristek
-
19 Mei 2025
Satgas Yonif 641/Bru Borong Dagangan Petani di Pasar Kobakma, Bukti Cinta TNI untuk Rakyat Papua
Rekomendasi lainnya
-
30 Jun 2025
Sidang Perdana Mantan Kapolres Ngada dan Mahasiswi Kasus Kekerasan Seksual dan Perdagangan Anak Digelar di PN Kupang
-
09 Nov 2025
Wahana Perahu Gratis di CFD Setu Cibinong Diserbu Warga
-
14 Jul 2025
Pemkab Bogor Genjot Akses dan Kualitas Pendidikan, Targetkan Pengurangan Anak Tidak Sekolah dan Naikkan Rata-Rata Lama Sekolah
-
21 Jan 2025
Tim Intelijen Kejaksaan Agung Berhasil Tangkap Buronan Tersangka Korupsi di Jakarta Selatan
-
22 Mar 2025
Menag RI Resmikan Masjid Agung Al-Ikhlas Podomoro di Tenjo, Titip Pesan Agar Dimakmurkan
-
24 Jan 2025
Pemkab Bogor dan PT Malindo Feedmill Salurkan 40 Ribu Telur, Perkuat Ketahanan Pangan dan Perangi Stunting





