Breaking News

MUI Bogor Perkuat Konsolidasi Keumatan Lewat Wisuda PKU dan Pengukuhan Pengurus

liputan08.com Cibinong — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor memperkuat peran keumatan dan konsolidasi organisasi melalui Wisuda Pendidikan Kader Ulama (PKU) Angkatan ke-19 serta Pengukuhan Pengurus MUI Kabupaten Bogor dan Pengurus MUI Kecamatan se-Kabupaten Bogor. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Rabu (24/12/2025).

Wisuda PKU menjadi bagian dari strategi MUI dalam menyiapkan kader ulama yang memiliki kapasitas keilmuan, sikap moderat, dan komitmen kebangsaan, guna menjawab tantangan sosial dan keagamaan yang semakin kompleks.

Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan apresiasi atas kontribusi MUI dalam menjaga kondusivitas daerah dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

“Ulama memiliki peran sentral sebagai waratsatul anbiya dan pelayan umat. Melalui PKU dan penguatan struktur MUI hingga tingkat kecamatan, diharapkan dakwah Islam semakin terarah, menyejukkan, dan solutif bagi persoalan masyarakat,” ujarnya.

Pengukuhan pengurus MUI hingga tingkat kecamatan dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan peran pembinaan keagamaan menjangkau masyarakat secara lebih luas. MUI juga diharapkan menjadi rujukan umat dalam menyikapi dinamika sosial serta perkembangan teknologi secara bijak.

Dalam kesempatan tersebut, Ajat juga menegaskan pentingnya sinergi antara MUI dan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam penguatan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan umat.

“Para ulama akan berperan mengisi dan mengawal fungsi ruhani masjid, seiring dengan dukungan pemerintah dalam pembangunan dan perbaikan sarana keagamaan di seluruh kecamatan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Bogor KH Agus Mulyana menegaskan bahwa PKU Angkatan ke-19 merupakan bukti konsistensi MUI dalam mencetak kader ulama yang berkualitas dan berintegritas.

“PKU ini telah melahirkan kurang lebih seribuan alumni yang tersebar di seluruh kecamatan dan desa se-Kabupaten Bogor. Mereka dididik dengan serius, penuh dedikasi, keilmuan, serta semangat cinta umat dan cinta negara,” katanya.

Ia menjelaskan, seleksi peserta PKU dilakukan secara ketat dengan kuota 50 orang setiap angkatan yang berasal dari 40 kecamatan. Peserta diwajibkan memiliki latar belakang sarjana, dasar keilmuan keislaman, serta disiplin tinggi selama proses pendidikan.

“Disiplin menjadi kunci utama. Bahkan satu kali absen dapat berakibat dikeluarkan. Alhamdulillah, hampir 100 persen peserta mampu menyelesaikan pendidikan dengan baik,” jelasnya.

KH Agus Mulyana juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap program-program MUI.

“Salah satu kunci keberhasilan MUI Kabupaten Bogor adalah kolaborasi dan sinergi yang baik dengan pemerintah daerah. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan,” ujarnya.

Ia menegaskan, MUI Kabupaten Bogor akan terus mengedepankan kualitas, ketulusan, dan kejujuran dalam setiap program demi memberikan manfaat nyata bagi umat dan menjaga harmoni kehidupan beragama di Kabupaten Bogor.

Tags:

Baca Juga

Rekomendasi lainnya