Liputan08.com – Upaya penyediaan air bersih melalui jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Kelurahan Mangunharjo, Kota Semarang, masih menghadapi kendala struktural. Hasil survei PDAM Cabang Timur menunjukkan wilayah tersebut belum memiliki jaringan PDAM sama sekali dan membutuhkan pembangunan pipa induk berkapasitas besar serta sumber air baku baru.
Direktur PDAM Kota Semarang, Yulianto, menyatakan bahwa pengembangan jaringan ke Mangunharjo memerlukan dukungan penuh PDAM pusat karena besarnya kebutuhan anggaran dan infrastruktur.
“Pembangunan tidak bisa dilakukan secara parsial oleh cabang. Dibutuhkan pipa induk dan sistem pendukung yang memadai,” ujarnya. Sabtu (20/12/2025)
Kepala PDAM Cabang Timur, Lilis, menegaskan bahwa keterbatasan anggaran dan pasokan air menjadi pertimbangan utama. PDAM, kata dia, mengutamakan keberlanjutan layanan dibanding perluasan jaringan yang berisiko mengganggu distribusi di wilayah lain.
Senada, Kasi PDAM Cabang Timur Dimas menjelaskan bahwa pasokan air di sekitar Mangunharjo masih bergantung pada sumber Kudu yang kapasitasnya terbatas. Penambahan wilayah layanan tanpa sumber baru dinilai berisiko memperburuk distribusi. Selain itu, pelanggan PDAM dikenakan abonemen minimal 10 meter kubik per bulan sesuai peraturan daerah.
Persoalan ini telah dibahas dalam rapat kerja PDAM bersama DPRD Kota Semarang. Anggota DPRD Danur Respriyanto menyampaikan bahwa PDAM berencana mencari sumber air baru di wilayah Ungaran, namun prosesnya membutuhkan survei dan kajian mendalam.
Di sisi lain, warga Mangunharjo menyampaikan kekhawatiran atas potensi krisis air bersih yang semakin parah. Juan, tokoh masyarakat setempat, menyebut warga masih bergantung pada air artesis yang pasokannya tidak stabil, sementara pembangunan perumahan terus meningkat.
Warga juga meminta keterlibatan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mempercepat realisasi pembangunan jaringan PDAM. Mereka berharap penyediaan air bersih dijadikan prioritas seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya kebutuhan air di Mangunharjo.
Tags: Krisis Air Bersih Mangunharjo, PDAM Semarang Akui Terkendala Pipa Induk dan Sumber Air Baku
Baca Juga
-
04 Apr 2025
Borong Hasil Tani di Pasar Kelila Satgas Yonif 641/Bru Bantu Tingkatkan Ekonomi Mama Mama Papua
-
01 Nov 2024
Program Makan Bergizi Gratis Kabupaten Bogor Jadi Contoh Nasional, Dikunjungi Komisi IX DPR RI
-
02 Okt 2024
GOM Sukamakmur Bogor Mulai Dibangun, Camat Beberkan Proses dan Rencana Selanjutnya
-
18 Feb 2025
Jaksa Tuntut Tiga Korporasi Raksasa Sawit dalam Kasus Korupsi Ekspor CPO
-
08 Feb 2025
Presiden Prabowo dan Panglima TNI Berikan Arahan Strategis kepada 1.004 Dansat Jajaran TNI
-
12 Mar 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto Bahas Tata Ruang dengan Gubernur Jabar: Wujudkan Investasi Sehat dan Lingkungan Bebas Bencana
Rekomendasi lainnya
-
12 Des 2024
Pemkab Bogor Resmikan Pusat Informasi Geologi Geopark Halimun Salak
-
20 Feb 2025
Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi Resmi Dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bogor 2025-2030, Presiden Prabowo: Jadilah Pelayan Rakyat
-
16 Jul 2025
Kejaksaan Agung Tetapkan Empat Tersangka Kasus Korupsi Digitalisasi Pendidikan Senilai Rp1,98 Triliun
-
23 Jan 2025
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen KMP untuk Rakyat, Viva Yoga Ungkap Keberhasilan Program Transmigrasi
-
20 Apr 2025
Bupati Bogor Dukung Penuh “Pesta Patok” Domba Garut di Stadion Pakansari, Bukti Sinergi TNI AU dan Peternak Lokal Majukan Ketahanan Pangan
-
28 Nov 2024
Tersangka Korupsi Proyek LRT Sumatera Selatan Diserahkan ke Penuntut Umum, Kerugian Negara Dikembalikan Rp22,59 Miliar




