Breaking News

Wamen Haji Apresiasi Terobosan Bupati Rudy: Bogor Siap Jadi Embarkasi 2027

liputan08.com CIBINONG — Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anjar Simanjuntak, memberikan apresiasi tinggi kepada Bupati Bogor, Rudy Susmanto, atas terobosan pembangunan kawasan terpadu layanan haji dan pusat ekonomi umat di Kabupaten Bogor. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau progres pembangunan kawasan tersebut, Rabu (10/12).

Wamen Dahnil menyatakan bangga atas langkah strategis Pemkab Bogor yang telah memulai pembangunan Masjid Raya dan mempersiapkan Hotel Haji sebagai bagian dari kawasan terpadu. Pemerintah pusat, katanya, sangat mendukung visi Bupati Bogor menjadikan kawasan itu sebagai pusat ekonomi umat, pusat peradaban, dan pusat keadaban.

“Terima kasih kepada Pak Bupati Rudy. Pembangunan masjid sudah berjalan, dan pada 2026 akan dimulai pembangunan Hotel Haji. Ini langkah konkret yang sangat kami apresiasi,” ujar Dahnil.

Ia menegaskan, pemerintah pusat akan mempertimbangkan penetapan Kabupaten Bogor sebagai embarkasi haji pada 2027. Dengan hadirnya fasilitas tersebut, layanan haji akan mencakup Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Depok, Cianjur, dan Sukabumi.

“Jika hotel selesai pada 2026, insyaallah 2027 Kabupaten Bogor bisa memiliki embarkasi sendiri,” tambahnya.

Wamen juga mengapresiasi konsep kawasan yang tidak hanya berfokus pada ibadah, tetapi juga pada ekosistem ekonomi umat melalui integrasi Masjid Raya, Hotel Haji, pusat UMKM, hingga fasilitas sosial.

“Kawasan ini bukan hanya untuk enam juta warga Kabupaten Bogor, tetapi juga untuk wilayah sekitarnya. Ini kontribusi besar bagi kemaslahatan umat di Jawa Barat,” jelas Dahnil.

Terkait kuota haji, ia menegaskan bahwa jumlahnya bersifat dinamis sesuai daftar tunggu. Namun, ia memuji komitmen Bupati Bogor dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji.

Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan dukungan pemerintah pusat. Rudy menegaskan bahwa pembangunan Hotel Haji, Asrama Haji, hingga Embarkasi harus sejalan dengan standar kementerian.

“Alhamdulillah beliau hadir untuk memberikan arahan sebelum langkah kami berjalan lebih jauh. Ada banyak aspek infrastruktur yang harus kami sesuaikan,” ujar Rudy.

Rudy juga melaporkan progres pembangunan Masjid Raya Nurul Wathon yang kini memasuki tahap finishing di bagian dalam, dengan target penyelesaian fisik mencapai lebih dari 90 persen pada akhir Desember.

“Mudah-mudahan akhir tahun kita bisa menggelar doa bersama di Masjid Raya Bogor,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa penamaan “Nurul Wathon” masih bersifat sementara, dan penetapan nama final akan dikonsultasikan bersama para ulama, MUI, dan organisasi Islam.

Rudy menjelaskan, kawasan masjid akan menjadi pusat kegiatan umat yang terintegrasi dengan Hotel Haji, UMKM, klinik, pusat bisnis, aula, hingga ruang serbaguna. Pengelolaan kawasan akan dilakukan BUMD bersama organisasi keumatan di Kabupaten Bogor.

“Jika akad nikah dilakukan di masjid, pestanya bisa di ruang serbaguna, dan keluarga menginap di hotel. Ekosistem ini akan mendukung kegiatan keumatan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah,” tegasnya.

Adapun kunjungan Wamen turut didampingi Stafsus Wamen Haji, Kepala Biro Umum Haji dan Umrah, Koorspri Wamen, Kepala Kanwil Haji Provinsi Jawa Barat, serta Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Bogor. Dari Pemkab Bogor, hadir Aspemkesra, Kepala DPKPP, Kepala Diskominfo, perwakilan PUPR, Camat Cibinong, Ketua Baznas, dan Kepala Kemenag Kabupaten Bogor.

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya