Breaking News

Bogor Mantapkan Diri Jadi Pusat LASQI Nasional, Bupati Rudy: “Kami Siap Sambut Nusantara”

liputan08.com Bogor, 4 Desember 2025 – Kabupaten Bogor kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai daerah besar yang mampu menjadi pusat penyelenggaraan kegiatan berskala nasional. Hal ini dibuktikan dengan terselenggaranya Gala Dinner DPW LASQI se-Indonesia, yang dipimpin langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, di Pendopo Bupati Bogor, Ruang Dayang Sumbi, Kamis malam (4/12).

Acara ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Bogor karena dipercaya menjadi tempat berkumpulnya perwakilan LASQI dari seluruh Indonesia—sebuah bentuk kepercayaan dan pengakuan terhadap kesiapan Bogor sebagai tuan rumah kegiatan nasional.

Dalam sambutannya, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi atas kehadiran para tamu dari berbagai provinsi. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Bogor akan terus menjaga kehormata sebagai tuan rumah.

“Selamat datang di Kabupaten Bogor, kabupaten dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia. Menjadi tuan rumah kegiatan nasional adalah kehormatan bagi kami, sekaligus bukti bahwa Bogor siap dan mampu menyambut tamu dari seluruh Nusantara,” ujar Bupati Rudy.

Gala Dinner LASQI digelarsebagai ajang silaturahmi nasional, memperkenalkan kekayaan budaya Bogor, sekaligus mempererat jaringan LASQI di seluruh Indonesia. Kegiatan juga diisi dengan doa bersama untuk korban bencana alam di Sumatra, sebagai bentuk solidaritas kebangsaan.

Sebagai tuan rumah, Kabupaten Bogor menampilkan keramahtamahan sekaligus kesiapan fasilitas di lingkungan Pendopo Bupati Bogor.

Bupati Rudy menegaskan bahwa Kabupaten Bogor telah memberi ruang besar bagi tumbuhnya seni qasidah, bahkan menjadikannya agenda tahunan daerah.

“Bogor tidak hanya menjadi tuan rumah tahun ini, tetapi akan terus menjadi pusat penyelenggaraan aktivitas LASQI. Kami gelar dua kali setiap tahun, saat Hari Jadi Bogor dan saat Hari Santri. Ini komitmen kami untuk menjaga seni qasidah tetap hidup dan berkembang,” jelasnya.

Deretan Pembangunan Strategis untuk Perkuat Peran Bogor

Untuk mendukung posisi Bogor sebagai pusat kegiatan keagamaan dan kebudayaan nasional, Bupati Rudy memaparkan sejumlah pembangunan strategis, di antaranya:

Revitalisasi Masjid Baitul Faidzin

Pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umrah di kawasan Stadion Pakansari

Pembangunan Asrama Haji berkapasitas 253 kamar mulai 2026
Revitalisasi Gedung Kesenian menjadi Siliwangi Theater berstandar bintang lima

Fasilitas ini disiapkan agar Kabupaten Bogor tidak hanya menjadi tuan rumah pada hari ini, tetapi juga menjadi pusat kegiatan nasional di masa depan.

Bupati Rudy menegaskan bahwa kekuatan Bogor bukan hanya terletak pada fasilitas, tetapi pada kekayaan masyarakatnya yang majemuk.

“Bogor tidak bisa dibangun oleh satu suku, satu agama, atau satu orang. Bogor dibangun oleh semua yang mencintai Bogor,” ungkapnya.

Ketua Umum LASQI Nusantara Jaya turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan LASQI tingkat nasional. Ia juga memberikan penghargaan kepada Bupati Rudy karena dinilai konsisten merawat semangat persatuan melalui seni, budaya, olahraga, dan kegiatan keagamaan.

Ia menyoroti pentingnya seni qasidah dan budaya pesidat sebagai medium yang dapat mempererat kebersamaan, sekaligus menjadi kekayaan budaya yang perlu diperjuangkan untuk diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTB) Indonesia. Upaya tersebut akan terus dikonsolidasikan dengan Kementerian Kebudayaan.

Ketua Umum LASQI juga mengingatkan seluruh peserta agar menjalankan setiap festival dan kompetisi dengan jujur, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas, karena kompetisi seharusnya melahirkan persatuan, bukan perpecahan.

“Kami berharap Kabupaten Bogor dapat menjadi pusat pembinaan qasidah nasional mengingat wilayahnya yang luas, populasinya besar, dan sering menjadi lokasi kegiatan berskala nasional,” ujarnya.

Menurutnya, Bogor memiliki fasilitas yang lengkap, dinamika masyarakat yang tinggi, dan rekam jejak kuat dalam menyukseskan berbagai acara nasional, sehingga sangat potensial menjadi kota penggerak seni qasidah di Indonesia.

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya