Breaking News

Momentum Hari Guru 2025, H. Nunur Nurhasdian Dorong Penguatan SDM dan Transformasi Pendidikan Kabupaten Bogor

liputan08.com Cibinong — Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) setiap 25 November kembali menjadi ruang refleksi bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Bogor. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, H. Nunur Nurhasdian, menegaskan bahwa guru memiliki peran fundamental dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) sekaligus menjadi mitra strategis DPRD dalam mewujudkan pendidikan yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Saat ditemui di Kantor DPRD Kabupaten Bogor, H. Nunur menyampaikan bahwa Hari Guru bukan sekadar agenda tahunan, tetapi momentum strategis untuk mengevaluasi arah kebijakan pendidikan, memperkuat profesionalisme guru, dan memastikan kualitas pembelajaran sejalan dengan kebutuhan zaman.

Menurutnya, dunia pendidikan kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks—mulai dari digitalisasi, peningkatan kompetensi pedagogik, tata kelola lembaga pendidikan, hingga ketersediaan sarana-prasarana yang memadai.

“Hari Guru Nasional tahun 2025 harus menjadi momentum kolektif untuk memperkuat kualitas guru sebagai fondasi utama pembangunan SDM. Guru tidak hanya mengajar, tetapi membentuk karakter, membangun nalar kritis, serta menyiapkan generasi yang adaptif terhadap perubahan global. Dengan wawasan luas dan kemampuan akademik yang terus ditingkatkan, saya yakin para guru Kabupaten Bogor mampu menjawab tantangan pendidikan masa depan.” Selasa (25/11/2025)

Ia menambahkan bahwa DPRD Kabupaten Bogor, khususnya Komisi IV, berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan Dinas Pendidikan dalam menyusun arah kebijakan serta mendorong efektifitas penggunaan anggaran pendidikan.

“DPRD hadir sebagai mitra strategis. Kami memastikan bahwa program, regulasi, dan penganggaran sektor pendidikan berjalan sesuai kebutuhan lapangan. Guru harus mendapatkan ruang pengembangan diri yang optimal, penghargaan yang layak, dan dukungan kebijakan yang memperkuat profesionalisme mereka.”

H. Nunur juga mendorong pendekatan pendidikan yang lebih progresif dan berorientasi pada transformasi digital. Menurutnya, peningkatan kompetensi teknologi informasi, literasi digital, serta penerapan metode pembelajaran inovatif menjadi kunci untuk menghasilkan peserta didik yang siap bersaing.

“Hari Guru bukan sekadar seremoni, tetapi titik refleksi untuk menggerakkan perubahan. Mari bersama membangun pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh anak di Kabupaten Bogor. Semoga semangat Hari Guru 2025 menjadi energi baru dalam menciptakan masa depan pendidikan yang lebih baik.”

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya