Liputan08.com – Kebijakan Bupati Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, yang menetapkan jam masuk sekolah untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP dimulai pukul 07.00 pagi mendapat apresiasi luas dari berbagai kalangan. Salah satu dukungan datang dari Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor, Nurofik, yang menyebut kebijakan tersebut sebagai langkah bijak dan manusiawi.
Menurut Nurofik, penetapan jam masuk sekolah pada pukul 07.00 pagi merupakan keputusan yang tepat karena mempertimbangkan banyak aspek penting dalam tumbuh kembang anak, termasuk aspek psikologis, biologis, dan sosial.
“Secara akademis dan medis, anak-anak usia sekolah membutuhkan waktu tidur yang cukup dan suasana pagi yang tenang untuk beradaptasi sebelum belajar. Pukul 07.00 adalah waktu optimal di mana fungsi kognitif mereka sedang berada pada kondisi terbaik,” ujar Nurofik kepada wartawan, Senin (14/7/2025).
Kebijakan ini ditegaskan melalui Surat Edaran Bupati Bogor Nomor: 400.3/164-DISDIK yang ditandatangani Bupati Rudy Susmanto pada 7 Juli 2025. Surat tersebut mengatur jam efektif belajar untuk jenjang PAUD, SD, dan SMP yang tetap mengacu pada ketentuan sebelumnya.
Ia juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut lebih mengedepankan pendekatan pendidikan yang humanis dan kontekstual, daripada sekadar mengikuti imbauan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang menyarankan jam masuk pukul 06.30 pagi.
“Kita tidak bisa menyeragamkan kebijakan secara nasional tanpa mempertimbangkan kondisi sosial dan geografis masing-masing daerah. Bupati Rudy Susmanto sudah sangat tepat dalam mengambil keputusan ini,” tambahnya.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Bogor yang juga dikenal sebagai ulama dan tokoh masyarakat, KH Achmad Yaudin Sogir. Ia menyoroti pentingnya waktu pagi sebagai momen spiritual sekaligus pondasi pembentukan karakter anak-anak.
“Masuk sekolah pukul 07.00 memberi ruang bagi anak-anak untuk melaksanakan salat Subuh berjamaah, berdoa bersama keluarga, dan sarapan dengan orang tua. Ini bukan hanya soal disiplin, tapi juga soal membangun kebersamaan dan nilai-nilai spiritual dalam keluarga,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pendidikan yang baik harus menyentuh aspek akhlak, moral, kedisiplinan, serta keseimbangan antara tanggung jawab spiritual, keluarga, dan pendidikan formal.
“Kebijakan ini sangat sejalan dengan nilai-nilai lokal yang menjunjung tinggi keseimbangan hidup. Jangan sampai anak-anak kita kehilangan makna pendidikan karena terjebak dalam rutinitas yang terlalu dipaksakan,” pungkasnya.
Tags: dan Kesehatan Anak, Ketua PWI Kabupaten Bogor Dukung Kebijakan Bupati Rudy Susmanto Soal Jam Masuk Sekolah Pukul 07.00: Sinergi Pendidikan, Spiritualitas
Baca Juga
-
03 Feb 2025
Tim Gabungan Pomdam I/BB Gerebek Sarang Narkoba di Medan, Empat Pelaku Ditangkap
-
14 Agu 2025
Bogor Pecahkan Rekor MURI, 2.000 Porsi Talas Kukus Warnai HUT RI ke-80
-
08 Mei 2025
Kejagung Tetapkan Ketua Tim Cyber Army sebagai Tersangka Perintangan Penanganan Kasus Korupsi
-
30 Nov 2025
Bupati Bogor dan Menkop UKM Resmikan Peletakan Batu Pertama Koperasi Merah Putih Pakansari
-
30 Okt 2024
Polda Jateng Distribusikan Buku Saku Pedoman Netralitas untuk Jamin Integritas Polri dalam Pengamanan Pilkada 2024
-
03 Des 2025
Rudy Susmanto Tegaskan Pentingnya Aglomerasi untuk Percepat Pembangunan Bogor Raya
Rekomendasi lainnya
-
26 Feb 2025
Kapolri Pastikan TNI-Polri Tetap Solid Pasca Insiden di Mapolres Tarakan
-
23 Jul 2025
Tertibkan 115 PKL dan 16 Lapak Liar, Satpol PP Tata Kawasan Flyover Cileungsi Secara Humanis
-
28 Apr 2025
Marching Competition 2025 di Cibinong, Ajang Pembentukan Karakter dan Semangat Nasionalisme Pelajar Kabupaten Bogor
-
04 Mar 2025
Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Tinjau Lokasi Bencana, Pastikan Evakuasi dan Bantuan Berjalan Lancar
-
06 Des 2025
Bandit Nikel Asal China Ditangkap Satgas Terpadu di Bandara Khusus IWIP Saat Coba Selundupkan Serbuk Mineral
-
16 Jun 2025
Polda Jatim Gelar Bakti Kesehatan dan Salurkan Bansos di Hari Bhayangkara ke 79




