liputan08.com CIAWI – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan pentingnya integrasi dan kolaborasi lintas daerah untuk mempercepat pembangunan Kabupaten Bogor. Hal itu ia sampaikan saat membuka Borderline Economic Summit (BES) 2026 di Ciawi, Rabu (3/12).
Kegiatan BES 2026 dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah kabupaten/kota sekitar, akademisi, pelaku usaha, hingga komunitas pembangunan regional. Dalam forum ini juga dilakukan penandatanganan Protokol Bogor BES 2025, MOU antar daerah, serta perjanjian kerja sama antar perangkat daerah, yang diharapkan menjadi dasar penguatan ekonomi kawasan perbatasan.
Hadir dalam acara tersebut antara lain Wamen Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Sekda Provinsi Jawa Barat, para kepala daerah sekitar, pimpinan DPRD, serta unsur Forkopimda Kabupaten Bogor.
Rudy Susmanto: Kita Tidak Bisa Berdiri Sendiri
Rudy mengapresiasi penyelenggaraan BES 2026 yang dinilainya menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi pembangunan antarwilayah. Ia menekankan bahwa pembangunan tidak dapat dilakukan secara parsial.
“Kita tidak bisa berdiri sendiri. Kabupaten Bogor harus terintegrasi dan berkolaborasi dengan wilayah sekitar agar setiap kebijakan selaras dan mempercepat kesejahteraan masyarakat,” tegas Rudy.
Ia menyebut bahwa sinergi antarwilayah merupakan langkah nyata untuk menghadirkan perubahan yang langsung dirasakan masyarakat.
“Tujuan kita satu, yakni mensejahterakan masyarakat. Dari Bogor, kita ingin menegaskan bahwa kita berkontribusi untuk Indonesia,” ujar Rudy.
Wamen Dagri Bima Arya: Aglomerasi adalah Masa Depan
Wamen Dalam Negeri, Bima Arya, menyampaikan bahwa tantangan kawasan Jabodetabekpunjur tidak lagi relevan jika dilihat dari perspektif lama “kota mengepung desa”. Saat ini, konsep aglomerasi harus menjadi pendekatan utama.
“Aglomerasi menuntut integrasi tata ruang, transportasi, sampah, energi, hingga lingkungan. Kita harus keluar dari sekat administratif dan bekerja sebagai satu kawasan,” tegasnya.
Ia mengungkapkan pemerintah sedang menyiapkan Dewan Aglomerasi yang akan dipimpin Presiden untuk mengoordinasikan perencanaan dan kebijakan lintas daerah.
Pemprov Jabar: Bogor Raya Harus Bergerak Bersama
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, mengapresiasi tema BES 2025 yang selaras dengan prioritas pembangunan di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi.
“Karahayuan dan kakertaan masyarakat hanya bisa diwujudkan melalui kolaborasi. Bogor Raya, Jawa Barat, dan Indonesia harus bergerak bersama,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan kawasan metropolitan tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan memerlukan integrasi lintas daerah.
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
05 Des 2024
Delapan Kali Berturut-turut, Pemkab Bogor Kembali Meraih Penghargaan IGA Award Tahun 2024
-
30 Okt 2025
Pemkot Bogor Pastikan Penanganan Cepat Pasca Bencana di Bondongan
-
02 Jun 2025
JAM Pidmil Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2025 di Kejaksaan Agung “Pancasila Jiwa Bangsa, Bukan Sekadar Teks”
-
19 Sep 2025
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara: Jalur Tambang Harus Berpihak pada Keselamatan Warga
-
30 Jun 2025
Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Polri Gelar Beragam Layanan dan Hiburan Gratis untuk Masyarakat di Monas
-
06 Nov 2024
Demi Pengobatan Anak, Tersangka Pencurian Motor di Blora Dapat Keadilan Restoratif dari Kejaksaan
Rekomendasi lainnya
-
06 Nov 2024
Pesat Fest 2024: Menguatkan Karakter Pelajar dan Pelestarian Budaya di Era Digital
-
06 Mei 2025
Eks Ketua PN Surabaya, Dr. Rudi Suparmono, Resmi Dilimpahkan ke PN Tipikor dalam Kasus Suap dan Gratifikasi Terkait Terpidana Ronald Tannur
-
08 Apr 2025
Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Meunasah Seorang Sekdes di Bener Meriah Diduga Meninggal karena Serangan Jantung
-
19 Sep 2025
Bupati Bogor Siap Kawal Proyek Infrastruktur Jawa Barat: Komitmen Nyata untuk Pembangunan Merata
-
14 Des 2025
IKWI Kota Bogor Bersama OMG Gelar Heroik Beauty Class Dorong Kepercayaan Diri Perempuan di Era Modern
-
21 Jan 2025
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor KH Achmad Yaudin Sogir Ucapkan Selamat atas Pelantikan Ketua PWI Kabupaten Bogor Dedy Firdaus





