Liputan08.com – Kejaksaan Agung Republik Indonesia terus mengusut kasus dugaan tindak pidana korupsi berupa suap dan/atau gratifikasi yang mencoreng integritas lembaga peradilan. Pada Kamis, 17 April 2025, Tim Jaksa Penyidik dari Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa tiga orang saksi penting dalam perkara tersebut.
Ketiga saksi yang diperiksa memiliki keterkaitan erat dengan proses hukum di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Jakarta, yaitu:
1. BM, Pegawai pada Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
2. EI, sopir pribadi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat;
3. IS, istri dari Tersangka ASB.
Pemeriksaan ini merupakan bagian dari penyidikan lanjutan atas perkara suap dan/atau gratifikasi terkait penanganan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang menyeret nama Tersangka WG dan beberapa pihak lainnya.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa pemeriksaan terhadap para saksi dilakukan untuk memperkuat konstruksi hukum dalam perkara ini.
“Setiap pemeriksaan terhadap saksi adalah langkah strategis dalam mengurai benang kusut praktik korupsi yang mengakar dalam sistem peradilan. Tindakan ini dilakukan guna memperkuat pembuktian sekaligus melengkapi berkas penyidikan,” tegas Dr. Harli Siregar dalam siaran pers resmi, Kamis (18/4/2025).
Menurut informasi yang dihimpun, keterlibatan para saksi diduga berkaitan erat dengan upaya manipulasi jalannya penanganan perkara tertentu di PN Jakarta Pusat. Munculnya nama istri dari Tersangka ASB menambah kompleksitas penyidikan dan membuka potensi keterlibatan keluarga dalam aliran dana suap atau gratifikasi.
Kasubid Kehumasan Kejaksaan Agung, Dr. Andrie Wahyu.Setiawan, S.H., S.Sos., M.H. / Kasubid Kehumasan, menyatakan bahwa kasus ini harus menjadi momentum bagi penegak hukum untuk membersihkan lembaga peradilan dari oknum-oknum yang mencederai kepercayaan publik.
“Ketika sopir dan anggota keluarga ikut dimintai keterangan, itu mengindikasikan bahwa dugaan korupsi ini bersifat sistemik dan menyebar ke luar struktur formal lembaga peradilan. Ini bukan sekadar pelanggaran etik, tetapi bentuk persekongkolan yang mengancam sendi keadilan,” ujar Andrie.
Sementara itu, Kabid Media dan Kehumasan Kejaksaan Agung, M. Irwan Datuiding, S.H., M.H., mengajak publik untuk mengawal proses hukum ini dengan kritis dan objektif.
“Kami tegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi praktik korupsi di tubuh lembaga hukum. Siapa pun yang terlibat, akan diproses sesuai hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu,” ungkap Irwan.
Kejaksaan Agung menegaskan komitmennya untuk menuntaskan penyidikan hingga tuntas dan menyeret semua pihak yang terlibat ke meja hijau. Perkembangan terbaru dari kasus ini masih dinantikan publik yang berharap hukum ditegakkan secara tegas dan adil.
(Zakar)
Tags: Terkuak! Skandal Suap PN Jakarta Pusat: Jaksa Agung Periksa 3 Saksi Kunci, Termasuk Istri Tersangka
Baca Juga
-
08 Des 2025
KH. Ahmad Yaudin Shogir Resmi Jadi Anggota KDMP Cilebut Barat, Siap Dorong Penguatan Ekonomi Desa
-
27 Jun 2025
Senat Mahasiswa FIB Undip Ajukan Hearing dengan DPRD Jateng: Wujudkan Literasi Politik Mahasiswa
-
26 Okt 2024
Kodam II/Sriwijaya Gelar Open Turnamen Grasstrack dan Motocross Piala Panglima TNI 2024 dalam Rangka HUT TNI ke-79
-
21 Sep 2025
PT BAP dan BMSN Tebar Seribu Bibit Pohon, Dorong Gerakan Hijau di Kawasan Puncak
-
13 Des 2025
Pelantikan KNPI Bogor Versi Farizan Ricuh, Dua Kubu Saling Klaim Legalitas dan Aparat Siaga
-
26 Sep 2025
Kota Bogor Raih Penghargaan Institusi Publik Terpopuler di Media Sosial AHI 2025, Dedie Rachim: Bukti Komitmen Hadirkan Informasi Transparan
Rekomendasi lainnya
-
19 Des 2025
Optimalisasi Kapasitas Aparatur, Pemkot Depok Dorong Pola Kerja Dinamis bagi PPPK Paruh Waktu
-
15 Jan 2026
50 Pasien Jalani Operasi Gratis Sumbing Bibir di RSU Hermina Bogor
-
01 Nov 2024
Wakasad Letjen TNI Tandyo Budi R. Resmi Menutup TMMD Ke-122 di Kodim 0906/Kutai Kartanegara
-
02 Okt 2025
Berpotensi Membahayakan, Wali Kota Bogor Dedie Rachim Soroti Pohon Karet Kebo Tua di Pintu Keluar Balai Kota
-
11 Feb 2025
JAM-Pidmil Prioritaskan Penanganan Tiga Perkara Koneksitas Bernilai Triliunan Rupiah
-
04 Jun 2025
WASPADA! Kejaksaan Agung Imbau Masyarakat Hati-hati Modus Penipuan Berkedok Tilang Elektronik




