Liputan08.com – Kekejaman Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang mengklaim diri sebagai bagian dari Kodap XVI Yahukimo dan Kodap III Ndugama kembali mengoyak nurani kemanusiaan. Sebanyak 13 jenazah warga sipil ditemukan setelah serangkaian aksi brutal di sejumlah titik di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.
Tim gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 bersama Polres Yahukimo dan unsur TNI terus melanjutkan proses evakuasi dan identifikasi para korban. Hingga saat ini, 12 jenazah berhasil dievakuasi dan diidentifikasi, sementara satu lainnya masih menunggu proses evakuasi akibat cuaca ekstrem.
Rincian Lokasi Penemuan Jenazah:
2 jenazah di Tanjung Pamali.
5 jenazah di dua lokasi di Kampung Bingki.
3 jenazah di Area 22, lokasi pendulangan emas Yahukimo.
1 jenazah di Muara Kum.
1 jenazah di Kabupaten Pegunungan Bintang.
1 jenazah di Area 33, pendulangan emas Yahukimo (belum dievakuasi)
Data Identitas 12 Korban yang Telah Teridentifikasi:
1. Wawan Tangahu – Dusun III, Bolmong Selatan, Sulawesi Utara
2. Suardi Laode alias Kaswadi – Dusun III, Bolmong Selatan, Sulawesi Utara
3. Stenli Humena – Kampung Kalama Darat, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara
4. Yuda Lesmana – Kos Jalan Paradiso, Dekai
5. Riki Rahmat – Desa Ranomolua, Konawe, Sulawesi Tenggara
6. Muhammad Arif – Kos Pemukiman Jalur II, Deka
7. Safaruddin – Kos Pemukiman Jalur II, Dekai
8. Abdur Raffi Batu Bara – Kos Pemukiman Jalur II, Dekai
9. Stefanus Gisbertus – Desa Tala, Seram Barat, Maluku
10. Zamroni – Dukuh Dulak, Desa Gantungan, Tegal, Jawa Tengah
11. Ariston Kamma – Tantanan Tallunglipu, Sulawesi Selatan (telah diserahkan ke keluarga)
12. Rusli – Desa Buti, Merauke, Papua
Kepala Operasi Damai Cartenz 2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh dalam melanjutkan proses evakuasi, identifikasi, serta penindakan terhadap para pelaku kekerasan.
“Kami tidak akan berhenti bekerja semaksimal mungkin. Para pelaku akan terus kami kejar dan ditindak tegas sesuai hukum. Aksi keji terhadap warga sipil ini tidak bisa ditoleransi,” tegas Brigjen Faizal.(14/4/2025)
Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terprovokasi, dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi dan tetap mengikuti pembaruan resmi dari kami. Mari bersama-sama kita jaga situasi tetap kondusif,” ungkapnya.
Operasi Damai Cartenz terus memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan seluruh korban dapat segera dipulangkan ke keluarga masing-masing dan pelaku kekerasan segera ditangkap dan diadili.
Baca Juga
-
30 Apr 2025
Wabup Jaro Ade Tindaklanjuti Masalah Infrastruktur dan Tiket Wisata di Gunung Bunder-Gunung Sari
-
25 Jun 2025
Polda Jabar dan Asosiasi KTT Tambang Antam Bogor Perkuat Pengawasan Penggunaan Bahan Peledak di Wilayah Cigudeg dan Rumpin
-
27 Des 2024
Kejaksaan Agung Ajukan Banding atas Putusan Tipikor Terkait Kasus Tata Niaga Timah
-
16 Agu 2025
Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi Terkait Dugaan Korupsi Program Digitalisasi Pendidikan Kemendikbudristek
-
11 Mei 2026
Rudy Susmanto Perkuat Penataan Taman dan Kebersihan Lingkungan di Seluruh Kabupaten Bogor
-
09 Nov 2024
Kasad TNI AD Dorong Tim Lomba Tembak Raih Prestasi di AARM Ke-32 di Filipina
Rekomendasi lainnya
-
12 Des 2025
PAGUYUBAN KDMP KEC. SUKARAJA SEPAKAT BENTUK KOPERASI SEKUNDER
-
06 Nov 2024
Rutan Rengat dan Polsek Rengat Barat Gelar Razia Gabungan di Blok Hunian untuk Berantas Narkoba dan Barang Terlarang
-
18 Okt 2025
Warga Dua Desa di Megamendung Keluhkan Jalan Rusak Bertahun-Tahun, Minta Pemkab Bogor Turun Tangan
-
19 Mar 2025
PT Antam Bersinergi dengan Pemkab Bogor: Dukung Kegiatan Tarawih Keliling dan Bantuan Sosial di Masjid At-Taqwa
-
28 Jan 2026
Hutan Bogor Timur Hancur, Tambang Merajalela: KDM Bisa Menangis Melihat Penyebab Banjir Bekasi–Karawang
-
16 Jul 2025
Rudy Susmanto Hadiri Rakor Bersama Mendagri: Kabupaten Bogor Tunjukkan Prestasi dalam Pertumbuhan Ekonomi dan Pengentasan Kemiskinan


