Liputan08.com Jakarta, 15 Februari 2025 – Menjelang bulan suci Ramadan, Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ainul Hikmah di Kantor DPP Partai Golkar menggelar tausiah secara daring pada Kamis (15/2/2025). Tausiah ini dipimpin oleh Ketua DKM Masjid Ainul Hikmah, KH Dr. Dian Asfri Nasa’i, SH, MH, yang menyampaikan pesan khusus kepada seluruh kader Partai Golkar di seluruh Indonesia agar lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan menjadikan masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan keagamaan.
Acara yang diikuti oleh kader Partai Golkar dari berbagai daerah ini bertujuan untuk memberikan bekal spiritual dalam menyambut bulan Ramadan, sehingga kader-kader Golkar dapat menjalani bulan suci dengan penuh keimanan, ketaatan, dan keteladanan bagi masyarakat.
Dalam tausiahnya, KH Dr. Dian Asfri Nasa’i menekankan bahwa kader Partai Golkar harus menjadi teladan dalam masyarakat, terutama dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan moralitas. Ia mengajak seluruh kader untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, menjauhi perbuatan dosa, serta memperbanyak ibadah dan amal kebajikan menjelang Ramadan.
“Menjelang bulan Ramadan, hendaklah kita semua semakin mendekatkan diri kepada Allah Yang Maha Kuasa. Masjid-masjid harus kita penuhi dengan ibadah dan kebaikan. Sebagai kader Partai Golkar yang memiliki peran dalam kehidupan sosial dan politik, kita harus memberikan contoh yang baik bagi masyarakat, menjauhkan diri dari segala bentuk maksiat, dan meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW,” ujar KH Dr. Dian Asfri Nasa’i.

Ia mengutip firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 2 yang menegaskan bahwa Al-Qur’an adalah petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa:
“ذَٰلِكَ ٱلۡكِتَٰبُ لَا رَيۡبَۛ فِيهِۛ هُدٗى لِّلۡمُتَّقِينَ”
“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan di dalamnya, sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 2)
Menurutnya, kader Golkar harus menjadi bagian dari orang-orang yang bertakwa dengan menjadikan Al-Qur’an dan Hadis sebagai pedoman utama dalam kehidupan pribadi, sosial, dan politik.
Lebih lanjut, KH Dr. Dian Asfri Nasa’i mengingatkan bahwa Ramadan bukan hanya sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga merupakan kesempatan untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan lebih mendekatkan diri kepada Allah. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW:
“Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Ia juga menegaskan bahwa kader Golkar harus meneladani Rasulullah SAW dalam setiap aspek kehidupan, terutama dalam kepemimpinan dan pelayanan kepada umat. Rasulullah adalah pemimpin yang adil, bijaksana, serta selalu mengedepankan kepentingan umat di atas kepentingan pribadi.
“Sebagai kader Golkar, kita harus mencontoh kepemimpinan Rasulullah yang penuh kasih sayang, adil, dan peduli terhadap umat. Kita tidak boleh terjerumus dalam korupsi, kedzaliman, atau perbuatan yang merugikan masyarakat. Sebaliknya, kita harus menjadi pelayan umat yang berakhlak mulia,” lanjutnya.
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.” (HR. Ahmad)
Dalam tausiahnya, KH Dr. Dian Asfri Nasa’i juga mengajak kader Partai Golkar untuk menghidupkan masjid dengan berbagai kegiatan ibadah, seperti shalat berjamaah, tadarus Al-Qur’an, dan kajian keislaman.
“Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: ‘Sesungguhnya yang memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir’ (QS. At-Taubah: 18). Oleh karena itu, sebagai kader Golkar, mari kita jadikan masjid sebagai pusat kebangkitan spiritual dan moral,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa dalam sejarah Islam, masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, sosial, dan politik yang membawa manfaat bagi umat.
“Jika kita ingin Indonesia menjadi negara yang diberkahi oleh Allah, maka kader Golkar harus menjadi bagian dari mereka yang memakmurkan masjid, bukan malah menjauhinya. Kita harus menjadi contoh bagi masyarakat dalam menegakkan nilai-nilai Islam di kehidupan sehari-hari,” katanya.
Selain itu, KH Dr. Dian Asfri Nasa’i menekankan bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk memperbanyak amal kebajikan, seperti bersedekah, membantu sesama, dan mempererat ukhuwah Islamiyah. Ia mengingatkan kader Golkar agar menjauhi perbuatan yang dapat merusak diri sendiri maupun masyarakat.
“Allah berfirman: ‘Barang siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar dzarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya). Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya)’ (QS. Az-Zalzalah: 7-8). Oleh karena itu, jangan sampai kita tergoda dengan hal-hal yang merusak diri dan bangsa ini,” pesannya.
“Puasa bukan hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga menahan diri dari perkataan dan perbuatan yang sia-sia serta perbuatan dosa.” (HR. Ibnu Majah)
Sebagai penutup, KH Dr. Dian Asfri Nasa’i berpesan agar seluruh kader Golkar menjadikan Ramadan sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan memperkuat hubungan dengan Allah.
“Mari kita jadikan Ramadan sebagai sarana untuk membersihkan hati, meningkatkan ketakwaan, dan memperkuat komitmen kita dalam berbuat kebaikan. Dengan mendekatkan diri kepada Allah, kita akan mendapatkan keberkahan dalam kehidupan pribadi maupun dalam berjuang untuk bangsa ini,” pungkasnya.
Tausiah ini mendapat respons positif dari kader Partai Golkar di berbagai daerah yang mengikuti secara daring. Banyak yang merasa termotivasi untuk lebih aktif dalam ibadah dan memperbaiki diri menjelang Ramadan.
Dengan tausiah ini, diharapkan kader Partai Golkar dapat memasuki bulan Ramadan dengan hati yang bersih, semangat ibadah yang tinggi, serta semakin memperkuat peran mereka dalam memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa.
Penulis:Zakar
Tags: Tausiah KH Dr. Dian Asfri Nasa’i di Masjid Ainul Hikmah DPP Golkar: Kader Harus Dekat dengan Allah, Teladani Rasulullah Menjelang Ramadan
Baca Juga
-
07 Des 2024
300 Personel BKO Baharkam Polri Selesaikan Tugas Pengamanan Pilkada di Jawa Tengah
-
03 Feb 2025
HUT Koarmada RI: Kepemimpinan Laksdya Denih Hendrata Perkuat Kedaulatan Laut Indonesia
-
04 Feb 2026
Bupati Bogor Tegaskan Pembangunan Harus Berkelanjutan, Billboard Tak Berizin Ditertibkan
-
17 Feb 2025
PWI Jawa Barat Desak Kongres Percepatan untuk Akhiri Dualisme Kepemimpinan
-
22 Agu 2026
Bupati Rudy Susmanto Siapkan Rp142 Miliar untuk Embarkasi Haji Kabupaten Bogor
-
01 Jan 2026
Ketika Amanah Kehilangan Ukuran
Rekomendasi lainnya
-
17 Jun 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Dukung Langkah Bupati Percepat Pembangunan Lewat Pelantikan Pejabat Baru
-
27 Apr 2026
Sidang Umum ke-21 CAJ Perkuat Solidaritas dan Profesionalisme Jurnalisme ASEAN
-
21 Agu 2025
Skandal Digitalisasi Pendidikan: Kejagung Periksa Distributor hingga Pejabat Kemendikbud
-
02 Okt 2024
Bawa Timnas Indonesia Tembus Piala Asia U-20, STY Blak-blakan soal Prospek Jens Raven Promosi ke Skuad Senior
-
01 Jan 2026
Pilar Keempat yang Terpinggirkan: Anggaran Publikasi, Transparansi, dan Masa Depan Demokrasi
-
08 Feb 2025
Transparansi Dana BOS Dipertanyakan Benarkah Anggaran Pendidikan Disembunyikan?





