Liputan08.com Surabaya, Polkam – Pemerintah semakin memperkuat sinergi lintas lembaga dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyelundupan, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menekan kebocoran serta melindungi industri dalam negeri. Hal ini ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolkam) Budi Gunawan dalam konferensi pers usai Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Desk Pencegahan dan Pemberantasan Penyelundupan di Surabaya, Rabu (5/2/2025).
Dalam rapat tersebut, hadir Menteri Keuangan beserta jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta perwakilan dari Kepolisian, Kejaksaan Agung, TNI, BIN, Bakamla, BNN, BPOM, hingga unsur Forkopimda Jawa Timur. Menkopolkam mengapresiasi kerja keras seluruh pihak dalam menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo untuk mengatasi maraknya penyelundupan yang merugikan negara dan pelaku usaha dalam negeri.
Pemerintah menetapkan beberapa langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas pemberantasan penyelundupan. Salah satunya adalah memperkuat koordinasi dan berbagi sumber daya antarinstansi, seperti Bea Cukai, Polri, TNI, Kejaksaan Agung, Bakamla, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan lembaga terkait lainnya.
“Kami telah menyepakati beberapa langkah penting, termasuk penguatan koordinasi lintas instansi serta optimalisasi sumber daya terbaik dari setiap lembaga,” ujar Menkopolkam.
Selain itu, pengawasan di jalur rawan penyelundupan, baik darat, laut, maupun udara, akan diperketat melalui pemanfaatan teknologi modern dan sistem deteksi canggih di perbatasan, pelabuhan, dan bandara.
Sejak awal 2025, berbagai operasi gabungan yang melibatkan Bea Cukai, Polri, dan Kementerian Perdagangan telah berhasil menggagalkan penyelundupan barang ilegal senilai Rp 480,47 miliar. Saat ini, investigasi lebih lanjut tengah dilakukan terhadap 35 kelompok entitas dan 18 perusahaan yang diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan. Jika digabungkan dengan hasil operasi sebelumnya, total nilai barang ilegal yang berhasil dicegah sepanjang periode ini telah mencapai Rp 4,1 triliun. Angka ini setara dengan 42,40 persen dari total penyelundupan sepanjang 2024 yang mencapai Rp 9,66 triliun.
Barang-barang yang berhasil diamankan meliputi hasil tembakau, minuman keras, tekstil, elektronik, besi baja, kosmetik, serta barang selundupan lainnya, termasuk satwa liar dan produk pertanian yang berpotensi membahayakan ketahanan hayati nasional.
“Ini merupakan bukti nyata keseriusan Presiden Prabowo dalam melindungi industri dalam negeri dari dampak buruk penyelundupan,” tegas Menkopolkam.
Menkopolkam menegaskan bahwa pemberantasan penyelundupan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari masyarakat dan media.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan dalam memberantas penyelundupan. Dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa melindungi industri dalam negeri dan memperkuat daya saing nasional,” pungkasnya.
Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat daya saing industri nasional, serta memastikan Indonesia tetap kompetitif di pasar global.
Tags: 1 Triliun Barang Ilegal Digagalkan, Pemerintah Perkuat Sinergi Nasional untuk Berantas PenyelundupanRp 4
Baca Juga
-
22 Okt 2026
Edwin Sumarga: Hari Santri Harus Melahirkan Generasi Berilmu dan Politik yang Berintegritas
-
02 Jun 2025
Pengacara dan Pejabat Dinas PMD Muba Jadi Tersangka Obstruction of Justice Kasus Korupsi Rp Jaringan Desa
-
31 Okt 2024
Jaksa Agung Tegaskan Komitmen Kejaksaan dalam Mendukung Program Kerja Pemerintah di Kunjungan Kerja Virtual
-
19 Agu 2026
Kasus Korupsi Jasindo-Pelni, KPK Panggil Dua Pejabat Pelni
-
26 Okt 2025
Menbud Fadli Zon Siapkan Revitalisasi Prasasti Batutulis dan Museum Pajajaran
-
23 Feb 2026
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara: Sinergi TNI dan Pemda Fondasi Stabilitas Daerah
Rekomendasi lainnya
-
10 Jan 2025
Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi Dugaan Korupsi Tata Niaga Timah PT Timah Tbk
-
28 Mar 2025
Plt Ketua PWI Jabar Danang Donoroso: Menjaga Profesionalisme dan Keselamatan Jelang Idulfitri
-
20 Sep 2026
Kodim 0621 Kolaborasi dengan Pemkab Bogor Meriahkan HUT TNI ke-81, Hadirkan Senam Komando hingga Bazar Murah
-
17 Mei 2026
Rudy Susmanto Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih Bersama Presiden Prabowo
-
29 Des 2024
Pemkab Bogor Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Anugerah Philothra Jawa Barat 2024
-
22 Jan 2026
Main Petak Umpet Dua Tahun, Akhirnya Ketemu: Muraker Kristian, Buronan Kejati Kaltim, Keok di Tangan Satgas SIRI Kejagung


