Liputan08.com, Citeureup– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus memperkuat benteng pencegahan korupsi. Tak hanya menyasar perangkat daerah, edukasi antikorupsi kini diperluas hingga tingkat kecamatan dengan melibatkan kepala desa, kepala kelurahan, kepala sekolah hingga jajaran Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).
Sekretaris Inspektorat Kabupaten Bogor, Edi Suwito, mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membangun integritas secara menyeluruh di lingkungan penyelenggara pemerintahan.
Tahun ini, sosialisasi antikorupsi di tingkat kecamatan dilaksanakan di 13 kecamatan, setelah sebelumnya roadshow serupa menyasar sejumlah perangkat daerah.
“Intinya penyelenggara negara yang unitnya ada di tingkat kecamatan kita libatkan. Mulai dari kepala desa, kepala kelurahan beserta perangkatnya, kepala sekolah, termasuk unsur UPTD,” ujar Edi.
Menurutnya, penguatan pencegahan korupsi tersebut juga sejalan dengan pelaksanaan Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK yang setiap tahun dilakukan di seluruh daerah di Indonesia. Kabupaten Bogor dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang besar dinilai membutuhkan penguatan kesadaran antikorupsi di seluruh lini pemerintahan.
“Ini merupakan satu bagian dari sistem, yang mana KPK setiap tahunnya melaksanakan MCP di semua daerah yang ada di Indonesia. Di Kabupaten Bogor, kita melaksanakan sosialisasi antikorupsi ke semua lini, termasuk di tingkat kecamatan dan SKPD,” jelasnya.
Edi menegaskan, sosialisasi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi pengingat agar seluruh penyelenggara negara memahami batasan, menjalankan kewenangan secara bertanggung jawab, serta mampu mengantisipasi potensi yang dapat mengarah pada tindak pidana korupsi.
“Harapan kami, tentu ini merupakan pengingat bagi kita semua penyelenggara negara. Dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab, kita bisa meminimalisir hal-hal yang sekiranya nantinya mengarah kepada tindak pidana korupsi,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Citeureup Maman Nurpadilah menyambut baik penguatan edukasi antikorupsi di tingkat kecamatan. Ia menilai keterlibatan berbagai unsur pemerintahan menjadi penting agar semangat integritas tidak berhenti pada level perangkat daerah.
“Tetapi diterapkan dalam pelaksanaan pelayanan kepada masyarakat sehari-hari,” terangnya.
Salah satu peserta dari unsur tenaga pendidik Kecamatan Citeureup, Eva Fardiyah, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pemahaman mengenai pencegahan korupsi penting untuk terus diperkuat.
“Termasuk di lingkungan pendidikan, sehingga nilai integritas dapat diterapkan dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan publik,” imbuhnya.
Langkah tersebut menegaskan komitmen Pemkab Bogor untuk membangun pemerintahan yang tidak hanya berorientasi pada kinerja dan pelayanan, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan akuntabilitas hingga ke tingkat pemerintahan paling dekat dengan masyarakat. (Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)
Tags: Edi Suwito, Inspektorat Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
04 Jun 2026
Tutup Dikreg LXVII Seskoad 2026, Kasad Siapkan Pemimpin Militer Masa Depan yang Adaptif dan Visioner
-
08 Mei 2026
Rudy Susmanto: Bogorun 2026 Jadi Ajang Kebersamaan dan Penggerak Ekonomi Kabupaten Bogor
-
11 Nov 2024
Polres Metro Jakarta Barat Ungkap Jaringan Narkoba Internasional Malaysia-Aceh-Medan-Jakarta, Sita 90 Kg Sabu
-
10 Feb 2025
IWAPI Kabupaten Bogor Rayakan HUT ke-50 dengan Berbagi 1.000 Box Makanan Bergizi untuk ODGJ dan Anak Berkebutuhan Khusus
-
25 Mar 2025
Pemkab Bogor Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Stabilkan Harga dan Dukung UMKM
-
04 Jun 2026
Wabup Ade Ruhandi Tegaskan Jasinga Titik Awal Perjuangan Kabupaten Bogor pada Napak Tilas HJB ke-544
Rekomendasi lainnya
-
09 Agu 2025
Pemkab Bogor Dorong Penguatan Adat dan Kebudayaan Sebagai Aset Pembangunan
-
03 Des 2025
Di Polsek Pahandut, Orang Mati Bisa Buat Laporan Polisi
-
15 Sep 2026
Dr. Dian Assafri Nasi, SH: Tuduhan terhadap Mukhamad Misbakhun Harus Diuji dengan Bukti, Bukan Opini
-
24 Mar 2025
JAM PIDMIL Kejagung Canangkan Zona Integritas WBK dan WBBM untuk Wujudkan Birokrasi Bersih
-
09 Jan 2025
Kabupaten Bogor Optimis Capai Target 100% Open Defecation Free (ODF)
-
07 Nov 2024
Warga RT 14 RW 03 Kelurahan Keramasan Antusias Sambut Pembangunan Jalan Titian Menuju Mushola dan Madrasah





