liputan08.com CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat upaya memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas, akurat, dan seragam terkait Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya dalam penetapan desil yang menjadi salah satu dasar penerima program bantuan dan perlindungan sosial.
Upaya tersebut dilakukan melalui Rapat Tindak Lanjut Keluhan Masyarakat Terkait DTSEN, Khususnya Penetapan Desil, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang koordinasi untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa dan kelurahan, BPS, serta perangkat daerah terkait dalam menjawab berbagai pertanyaan dan keluhan masyarakat.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, Reynaldi Yushab, mengatakan peningkatan kualitas komunikasi informasi menjadi hal penting agar masyarakat mendapatkan penjelasan yang tepat dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.
“Pertanyaan-pertanyaan yang muncul di masyarakat wajib kita fasilitasi dan kita jawab. Karena itu, yang perlu kita tingkatkan adalah kualitas komunikasi informasi,” ujar Reynaldi.
Menurutnya, camat perlu meningkatkan intensitas komunikasi dengan narahubung BPS di wilayah masing-masing dan selanjutnya menyampaikan informasi tersebut kepada para kepala desa dan lurah.
Pertemuan secara langsung dinilai penting untuk membangun pemahaman yang sama mengenai mekanisme pemutakhiran, verifikasi dan validasi data, hingga penetapan desil.
“Samakan persepsi di semua level pemerintahan. Berikan suasana nyaman dan informasi yang pantas diterima masyarakat. Program pemerintah ini sejatinya sangat baik, tetapi memang harus diawali dengan data yang kuat,” jelasnya.
Selain penguatan komunikasi terkait DTSEN, rapat juga mendorong percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) sebagai bagian dari penguatan ekosistem data dan pelayanan publik.
Kepala BPS Kabupaten Bogor, Bambang Pamungkas, menyampaikan bahwa hingga saat ini aktivasi IKD di Kabupaten Bogor telah mencapai 564.440 aktivasi dari target sekitar 4,2 juta.
Untuk mempercepat capaian tersebut, layanan aktivasi IKD telah diperluas hingga tingkat desa dan kelurahan melalui ratusan service point, didukung operator yang telah mendapatkan pelatihan.
“Kecamatan dan desa juga didorong memanfaatkan dashboard harian dan data real time sebagai bahan evaluasi untuk melihat capaian sekaligus menentukan langkah percepatan di wilayah masing-masing,” bebernya.
Penguatan aktivasi IKD juga dinilai penting karena ke depan dapat mendukung berbagai layanan dan program pemerintah, termasuk proses yang berkaitan dengan bantuan sosial dan perlindungan sosial.
Karena itu, Pemkab Bogor mengajak seluruh unsur pemerintahan dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan untuk bergerak bersama, memperkuat komunikasi, memastikan data terus diperbarui, serta menghadirkan pelayanan yang semakin mudah dan tepat bagi masyarakat. (Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)
Tags: Pemkab Bogor
Baca Juga
-
13 Agu 2025
Ekspedisi Merah Putih Warnai SD Terpencil di Bogor Selatan, Semangat Kemerdekaan Menggema
-
25 Nov 2024
Jaksa Agung dan Menteri Imigrasi Bahas Transfer of Prisoner dan Penanganan Over Kapasitas Lapas
-
27 Okt 2024
Karang Taruna Kelurahan Karadenan Gelar Festival Peringati Hari Sumpah Pemuda
-
01 Jan 2025
Polres Metro Jakarta Barat Amankan Tujuh Remaja dan Tiga Senjata Tajam dalam Upaya Cegah Tawuran Pasca Malam Tahun Baru
-
04 Nov 2024
Pemkab Bogor Dorong Kabupaten Layak Anak dengan Pengembangan Ruang Bermain Ramah Anak di Cibinong
-
09 Okt 2024
Pemkab Bogor Gelar Gerakan Pangan Murah di Cibinong untuk Kendalikan Inflasi
Rekomendasi lainnya
-
21 Mei 2026
OB Van Teman FM Hadir di SMPN 1 Cijeruk, Kenalkan Dunia Radio dan Tingkatkan Literasi Pelajar
-
20 Mei 2026
Antam Pongkor Soroti Kekuatan Foto Jurnalistik di APFI 2026, Visual Dinilai Lebih Jujur dari Kata-Kata
-
09 Mar 2026
Pemkab Bogor Dorong Penyelesaian Persoalan Sampah di Tingkat Desa Melalui Optimalisasi Bankeu
-
14 Jan 2026
Dedie Rachim Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan di Bogor Selatan
-
16 Mar 2026
Redefinisi Kontribusi Penerima Beasiswa Luar Negeri: Menakar Spirit Global Beasiswa EMJM
-
24 Mei 2026
Panama Tegaskan Dukungan Atas Rencana Otonomi di Bawah Kedaulatan Maroko Sebagai Solusi Tunggal Masalah Sahara





