Breaking News

Percepat Penataan Kawasan Kumuh, Pemkab Bogor Uji Kualitas Material Jalan dan Drainase

liputan08.com RANCABUNGUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman (Disperkim) melaksanakan Trial Mix dan Mix Design kegiatan jalan dan drainase lingkungan pada kawasan kumuh Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026, di Kantor Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan infrastruktur lingkungan dilaksanakan sesuai standar teknis, mulai dari kualitas material hingga komposisi campuran beton yang akan digunakan.

Pengujian dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan pembangunan jalan dan drainase nantinya memiliki mutu yang baik, aman, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, mengatakan kegiatan pembangunan jalan dan drainase lingkungan merupakan bagian dari program peningkatan kualitas kawasan permukiman kumuh dengan luas di bawah 10 hektare.

“Melalui trial mix dan mix design ini, kami ingin memastikan seluruh proses pembangunan dilaksanakan secara efektif, efisien, tepat sasaran, tepat mutu, dan tepat waktu. Yang paling penting, hasil pembangunan nantinya benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat di lokasi sasaran,” ujar Eko.

Ia menjelaskan, berdasarkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Disperkim Tahun Anggaran 2026, kegiatan pembangunan jalan dan drainase lingkungan tersebut dilaksanakan pada lima desa .

Kelima lokasi tersebut meliputi Desa Bantarsari Kecamatan Rancabungur, Desa Ciampea Kecamatan Ciampea, Desa Cileungsi Kecamatan Ciawi, Desa Citeko Kecamatan Cisarua sebesar, serta Desa Gunung Putri Kecamatan Gunung Putri.

Eko menegaskan, penanganan kawasan kumuh tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan lingkungan permukiman yang sehat, nyaman, aman, dan layak huni.

Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, pendamping lapangan, serta masyarakat menjadi kunci agar pembangunan berjalan optimal.

Sementara itu, Camat Rancabungur, Dita, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemkab Bogor melalui Disperkim terhadap peningkatan kualitas lingkungan permukiman di wilayahnya, khususnya Desa Bantarsari. Menurutnya, pelaksanaan trial mix dan mix design merupakan tahapan penting untuk memastikan pembangunan infrastruktur memenuhi standar teknis dan memiliki kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Penataan kawasan permukiman bukan sekadar membangun infrastruktur fisik, tetapi merupakan ikhtiar bersama untuk menghadirkan lingkungan yang sehat, layak huni, dan bermartabat bagi masyarakat. Kami di tingkat kecamatan bersama kepala desa dan pendamping lapangan siap mengawal program ini agar tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran,” ungkap Dita.

Ia juga berharap dukungan dari seluruh pihak, termasuk UPT Laboratorium Bahan Konstruksi Kelas A DPU Kabupaten Bogor, dapat terus diperkuat dalam pengujian dan pengawasan kualitas material di lapangan.

Melalui pelaksanaan kegiatan tersebut, Pemkab Bogor berkomitmen mempercepat peningkatan kualitas kawasan permukiman sekaligus memastikan setiap pembangunan infrastruktur memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Sinergi pemerintah kabupaten, kecamatan, desa, dan masyarakat diharapkan mampu mewujudkan lingkungan permukiman Kabupaten Bogor yang semakin nyaman, sehat, dan layak huni. (Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)

Tags:

Baca Juga

Rekomendasi lainnya