liputan08.com Labuan Bajo — Tim Gerakan Kabupaten Bogor Peduli tiba di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (5/9/2026), untuk menjalankan misi kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bermagnitudo 7,7.
Sebanyak tujuh relawan diberangkatkan dari Kabupaten Bogor atas instruksi Bupati Bogor Rudy Susmanto melalui Gerakan Kabupaten Bogor Peduli.
Tim akan menjalankan misi kemanusiaan selama lima hari di wilayah Manggarai Barat dan Manggarai Timur.
Rombongan berangkat dari Kantor BPBD Kabupaten Bogor, Cibinong, menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang.
Tim kemudian melanjutkan penerbangan pukul 09.50 WIB menuju Bandara Komodo, Labuan Bajo, dengan waktu tempuh hampir tiga jam.
Setibanya di Labuan Bajo, tim melanjutkan perjalanan darat menuju Ruteng, Kabupaten Manggarai, melalui jalur yang berkelok dan menanjak.
Ketua Tim Relawan NTT, Didi Kurnia, mengatakan, konsolidasi dan sinkronisasi data menjadi langkah pertama yang dilakukan setelah tim tiba di lokasi.
“Begitu mendarat, fokus utama kami adalah konsolidasi data dengan posko induk daerah setempat agar langkah di lapangan sinkron dan langsung menyasar titik-titik yang paling membutuhkan,” ujar Didi.
Dalam misi kemanusiaan tersebut, Gerakan Kabupaten Bogor Peduli membawa bantuan dengan nilai total sekitar Rp500 juta.
Bantuan antara lain berupa 350 paket sembako yang masing-masing diperuntukkan bagi satu kepala keluarga. Setiap paket berisi kebutuhan pokok seperti beras, tepung, minyak, gula, kecap, dan mi instan.
Selain sembako, tim membawa dukungan renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu), hygiene kit, pasta gigi, selimut, obat-obatan gratis, serta santunan bagi warga terdampak gempa.
Untuk menunjang komunikasi dan koordinasi relawan di lapangan, tim juga membawa perangkat Starlink yang akan digunakan di posko.
Koordinator Lapangan Tim Relawan NTT, Andi, mengatakan, selain membawa bantuan dari Kabupaten Bogor, tim akan membeli sebagian kebutuhan logistik secara langsung di pasar Kecamatan Ruteng.
“Hal ini dilakukan agar barang-barang yang didistribusikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mendesak para pengungsi sekaligus menggerakkan kembali ekonomi warga sekitar,” kata Andi.
Selama berada di NTT, Tim Gerakan Kabupaten Bogor Peduli akan menjalankan tiga agenda utama, yaitu pelayanan kesehatan, distribusi bantuan logistik, dan pemberian santunan bagi korban terdampak gempa.
Pelayanan kesehatan menjadi salah satu prioritas utama. Pada Minggu (6/9/2026), tim dijadwalkan bergerak menuju tenda-tenda pengungsian di Lamba Leda untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak.
Sementara itu, penyerahan bantuan logistik direncanakan berlangsung di kawasan Posko Lambe Lade. Bantuan akan disalurkan kepada warga yang masih bertahan di lokasi pengungsian.
Selain bantuan kebutuhan dasar, tim juga akan memberikan dukungan psikososial kepada warga yang masih menjalani proses pemulihan pascabencana.
Kegiatan trauma healing turut menjadi bagian dari rangkaian program untuk membantu masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan dalam menghadapi dampak psikologis akibat bencana.
Seluruh bantuan yang dibawa ke NTT merupakan hasil gotong royong dan kepedulian masyarakat Kabupaten Bogor.
Donasi berasal dari masyarakat, perangkat daerah (SKPD), organisasi kemasyarakatan, serta sebagian dukungan dari pihak kecamatan.
Rekening donasi Gerakan Kabupaten Bogor Peduli juga masih dibuka bagi masyarakat yang ingin berkontribusi dalam membantu warga terdampak bencana.
Gerakan Kabupaten Bogor Peduli sebelumnya telah menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana di sejumlah wilayah, di antaranya Aceh, Babakan Madang, dan Bandung Barat.
Bagi Gerakan Kabupaten Bogor Peduli, kehadiran para relawan di NTT merupakan wujud nyata solidaritas dan semangat gotong royong masyarakat Kabupaten Bogor kepada saudara sebangsa yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.
Melalui misi kemanusiaan ini, Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus hadir, membantu masyarakat terdampak, serta mendukung proses pemulihan pascabencana.
Gerakan Kabupaten Bogor Peduli merupakan gerakan kemanusiaan yang menghimpun kepedulian masyarakat, perangkat daerah, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bogor untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana dan membutuhkan bantuan kemanusiaan. (Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
30 Apr 2026
Penguatan Layanan Kesehatan Berbasis Masyarakat: Semarak Hari Posyandu Nasional 2026 di Desa Palemraya
-
01 Mar 2025
Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bogor Desak Satpol PP Tindak Tegas Tempat Maksiat Selama Ramadan
-
22 Jul 2026
Mengejutkan! Nanik S Deyang Lepas Jabatan Kepala BGN, Prabowo Siapkan Peran Baru Usai Pengunduran Diri
-
06 Mar 2025
Kejaksaan Agung Periksa 8 Saksi Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah PT Pertamina
-
08 Mei 2026
Rudy Susmanto Pastikan Pemkab Bogor Tetap Sinergi dengan Pemprov Jabar soal Penataan Tambang
-
31 Agu 2026
Sekda Bogor Ajat Rochmat Jatnika Minta Perangkat Daerah Percepat Realisasi Pembangunan
Rekomendasi lainnya
-
22 Jan 2025
Jaksa Agung Muda Intelijen Catat Capaian Kinerja dalam 100 Hari Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
06 Mar 2025
Dedi Mulyadi Menangis Lihat Kerusakan TNGGP, Pertanyakan Peran Ade Yasin dalam Pemberian Izin
-
04 Sep 2026
Sidang Perdana Gugatan PMH Aset Tanah Cisarua Digelar, PPWI Desak Para Tergugat Hadir di Persidangan
-
11 Jun 2025
Diam Saat Disapa, Abaikan Salam di Medsos Tanda Kemunduran Akhlak dan Krisis Peradaban
-
04 Nov 2024
Ahmad Muzani Titipkan Tiga Pesan Penting untuk Pasangan Calon Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Jaro Ade
-
15 Jan 2025
Pj Bupati Bogor Hadiri Peringatan Hari Desa Nasional 2025 di Sumedang, Dorong Desa Mandiri dan Inovatif





