Breaking News

RSUD Idham Chalid Ciawi Perkuat Akuntabilitas Pelayanan melalui Forum Konsultasi Publik

Liputan08.com, CIBINONG – RSUD Dr. K.H. Idham Chalid Kabupaten Bogor membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik, saran, pengalaman, dan harapan terhadap pelayanan kesehatan melalui Forum Konsultasi Publik (FKP).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor, di bawah arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, untuk memastikan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, terus dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.

Plt. Direktur RSUD Dr. K.H. Idham Chalid, Agus Fauzi, mengatakan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Rumah sakit tidak dapat melakukan perbaikan pelayanan secara optimal tanpa adanya masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan.

“Pelayanan kesehatan yang berkualitas membutuhkan keterlibatan semua pihak. Karena itu, melalui Forum Konsultasi Publik ini kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk memberikan masukan, kritik, saran, dan harapan terhadap pelayanan yang kami berikan,” ujar Agus.

Menurutnya, berbagai masukan yang disampaikan dalam forum tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan monitoring bagi manajemen rumah sakit untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Agus menegaskan, RSUD Dr. K.H. Idham Chalid berkomitmen meningkatkan mutu dan keselamatan pasien, memperbaiki tata kelola pelayanan, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Masukan dari masyarakat menjadi bagian penting dalam melihat pelayanan dari perspektif pengguna layanan. Karena itu, hasil forum ini akan kami jadikan bahan untuk menentukan langkah-langkah perbaikan ke depan,” katanya.

Forum Konsultasi Publik tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Diskominfo Kabupaten Bogor, Kecamatan Ciawi, Polsek Ciawi, Koramil Ciawi, BPJS Kesehatan Kabupaten Bogor, akademisi Universitas Pakuan dan Universitas Djuanda, organisasi profesi kesehatan, kepala puskesmas, MUI Kecamatan Ciawi, Aliansi Masyarakat Bogor Selatan, KNPI Kecamatan Ciawi, jurnalis, pasien dan keluarga pasien, hingga jajaran manajemen dan komite RSUD Dr. K.H. Idham Chalid.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat menghasilkan masukan yang lebih komprehensif, sekaligus mendorong terbangunnya komunikasi dua arah antara penyelenggara pelayanan kesehatan dengan masyarakat sebagai pengguna layanan.

Melalui forum yang berlangsung secara terbuka dan konstruktif itu, RSUD Dr. K.H. Idham Chalid berharap aspirasi masyarakat tidak berhenti sebagai masukan dalam forum, tetapi dapat ditindaklanjuti menjadi bagian dari program peningkatan kualitas pelayanan.

Forum Konsultasi Publik juga diharapkan menjadi instrumen untuk memperkuat akuntabilitas dan responsivitas rumah sakit, sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan semakin mudah diakses, transparan, cepat merespons kebutuhan masyarakat, serta berorientasi pada mutu dan keselamatan pasien.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui evaluasi, kolaborasi, dan keterlibatan masyarakat.

 

 

Tags:

Baca Juga

Rekomendasi lainnya