Liputan08.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat memasuki babak baru. Tantan Sulton Bukhawan terpilih sebagai Ketua PWI Provinsi Jawa Barat melalui Konferensi Provinsi (Konprov) PWI Jabar yang digelar di Hotel Horison Bandung, Rabu, 12 Agustus 2026.
Tantan meraih 444 suara, mengungguli Hardiansyah yang memperoleh 247 suara. Dalam penghitungan suara yang diikuti 699 pemilih tersebut, tercatat 2 suara abstain dan 6 suara tidak sah.
Hasil tersebut mengantarkan Tantan Sulton Bukhawan sebagai nakhoda baru PWI Jawa Barat.
Menariknya, sebelum proses pemilihan dimulai, Tantan terlebih dahulu menyampaikan visi dan gagasannya di hadapan peserta konferensi. Paparan tersebut diawali dengan “Bismillahirrahmanirrahim” dan ditutup dengan pekikan “Allahu Akbar.”
Dalam paparannya, Tantan menempatkan kantor PWI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, bukan sekadar sebagai simbol organisasi. Menurut dia, kantor PWI harus menjadi ruang bersama bagi wartawan untuk melahirkan gagasan, meningkatkan kompetensi jurnalistik, mendapatkan perlindungan profesi, serta mengembangkan pendidikan kewartawanan.
“Bismillah. Kantor PWI di provinsi maupun kabupaten/kota harus menjadi rumah bagi wartawan. Rumah untuk melahirkan gagasan jurnalistik, pendidikan jurnalistik, perlindungan wartawan dan tempat membangun profesionalisme pers,” kata Tantan dalam paparannya.
Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Tantan bahkan memasang target besar untuk mendorong lahirnya wartawan kompeten di Jawa Barat.
“Saya akan mencetak 1.000 jurnalis PWI. Wartawan PWI akan menjalani UKW. Kita ingin membangun wartawan yang memiliki kompetensi, memahami kode etik, profesional dan mampu menjalankan tugas jurnalistik secara bertanggung jawab,” ujarnya.
Gagasan tersebut sejalan dengan rekam jejak Tantan di PWI Jawa Barat. Sebelum terpilih sebagai ketua, Tantan Sulton Bukhawan dikenal sebagai salah satu pengurus PWI Jabar dan pernah menjabat Sekretaris PWI Jabar. Ia juga aktif dalam kegiatan peningkatan kapasitas wartawan.
Pada 2024, misalnya, Tantan membuka kegiatan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI Jabar yang diikuti calon anggota dari berbagai daerah. Materi yang diberikan mencakup rambu-rambu pers, teknik penulisan berita, Kode Etik Jurnalistik hingga tantangan transformasi media di era digital.
Di hadapan peserta konferensi, Tantan juga menekankan bahwa peningkatan hubungan dengan pemerintah maupun berbagai pemangku kepentingan tidak boleh menghilangkan fungsi kontrol sosial pers.
Ia menawarkan pola hubungan yang dibangun atas dasar saling membutuhkan, saling menghormati dan saling memahami, tetapi tetap menempatkan pers sebagai institusi yang menjalankan fungsi kontrol terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan masyarakat.
“Kita harus membangun kerja sama yang saling membutuhkan dan saling pengertian, baik dengan pemerintah maupun dengan semua unsur masyarakat. Tetapi fungsi kontrol sosial tidak boleh hilang. Pers tetap harus kritis,” tegasnya.
Sikap kritis tersebut sebelumnya juga pernah disampaikan Tantan dalam forum terkait penyelenggaraan Pemilu. Ia mengingatkan wartawan agar tidak sekadar menyalin rilis lembaga pemerintah, melainkan melakukan verifikasi dan melihat kepentingan masyarakat dalam setiap pemberitaan.
Dengan demikian, visi Tantan tidak hanya berbicara mengenai penguatan organisasi, tetapi juga menempatkan profesionalisme, kompetensi, independensi dan fungsi kontrol sosial sebagai fondasi PWI Jabar ke depan.
Konferprov PWI Jabar berlangsung dinamis. Dari keseluruhan suara yang dihitung, Tantan memperoleh 444 suara, sedangkan Hardiansyah memperoleh 247 suara.
Sementara itu, 2 suara dinyatakan abstain dan 6 suara tidak sah. Jika dijumlahkan, seluruhnya mencapai 699 suara.
Perolehan suara:
– Tantan Sulton Bukhawan: 444 suara
– Hardiansyah: 247 suara
– Abstain: 2 suara
– Tidak sah: 6 suara
– Total: 699 suara
Kemenangan tersebut sekaligus menunjukkan dukungan mayoritas peserta konferensi kepada Tantan untuk memimpin PWI Jawa Barat pada periode kepengurusan berikutnya.
Konferprov dibuka oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan dihadiri unsur PWI Pusat, Dewan Kehormatan serta perwakilan DPRD dan berbagai unsur lainnya.
Selain memilih Ketua PWI Jabar, Konprov juga menetapkan Olan Sibarani sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Barat.
Olan terpilih secara aklamasi. Sosok Olan bukan nama baru dalam struktur PWI Jabar. Ia sebelumnya juga pernah dipercaya menjadi Ketua Dewan Kehormatan PWI Jabar. Dalam catatan pemberitaan sebelumnya, Olan dikenal pernah memimpin PWI Karawang dan kemudian dipercaya menduduki posisi Ketua Dewan Kehormatan PWI Jabar.
Dalam menjalankan tugasnya, Olan dikenal menekankan pentingnya kepatuhan wartawan terhadap Kode Etik Jurnalistik. Ia pernah mengingatkan wartawan agar tetap profesional dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dan tidak melanggar ketentuan etik jurnalistik.
Terpilihnya Tantan sebagai ketua dan Olan sebagai Ketua Dewan Kehormatan menjadi kombinasi penting dalam menghadapi tantangan pers Jawa Barat yang semakin kompleks.
Tantan kini menghadapi pekerjaan besar. Perubahan teknologi, perkembangan media digital, persaingan industri media, munculnya konten berbasis kecerdasan buatan, persoalan kesejahteraan wartawan hingga tuntutan profesionalisme menjadi tantangan yang harus dijawab organisasi.
Karena itu, gagasan menjadikan kantor PWI sebagai “rumah wartawan”, memperluas pendidikan jurnalistik, meningkatkan jumlah wartawan yang mengikuti UKW serta mempertahankan fungsi kontrol sosial menjadi agenda yang akan diuji dalam kepemimpinan barunya.
PWI Jabar tidak hanya dituntut menjadi organisasi profesi, tetapi juga harus mampu menjadi rumah pembelajaran, perlindungan dan pengembangan karier wartawan.
Di ujung paparannya sebelum pemilihan, Tantan kembali mengajak peserta menatap masa depan PWI dengan optimisme.
“Kita bangun PWI Jawa Barat bersama-sama. Kita kuatkan organisasi, kita tingkatkan kompetensi wartawan, kita jaga marwah pers dan kita tetap menjadi bagian penting dalam mengawal kepentingan masyarakat.”
Tags: Baca Bismillah, Diakhiri Allahu Akbar, Tantan Sulton Bukhawan Jadi Ketua PWI Jabar
Baca Juga
-
05 Jan 2026
Tahun 2026, DPRD Kota Bogor Bahas 3 Raperda Utama
-
29 Jan 2025
Tim Labfor Polda Jateng Selidiki Penyebab Kebakaran di Pasar Induk Cepu
-
27 Mei 2026
Sambut Iduladha 1447 H, Jaro Peloy Tekankan Pentingnya Semangat Gotong Royong dan Kepedulian
-
07 Okt 2024
Kejaksaan Agung Geledah Kantor KLHK Terkait Dugaan Korupsi Pengelolaan Perkebunan Kelapa Sawit
-
30 Jul 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto: Seleksi Terbuka Jadi Sarana Lahirkan Pemimpin Terbaik
-
31 Okt 2024
Kabupaten Bogor Sabet Dua Penghargaan di Humas Jabar Award 2024, Diskominfo Kabupaten Bogor dan Kecamatan Bojonggede Raih Pengakuan Tertinggi
Rekomendasi lainnya
-
16 Okt 2024
Satgas Yonif 641/Bru Jalin Kebersamaan dengan Warga, Bersihkan Lingkungan Sekitar Pos di Jayawijaya
-
24 Okt 2024
Pj. Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Tinjau Keberhasilan Program PKK di Klapanunggal, Fokus Penurunan Stunting
-
27 Jun 2026
Wabup Jaro Ade Resmikan Sinergi TNI-Pemkab, Koramil Baru Siap Layani Masyarakat
-
01 Jul 2026
Dihadiri Ratusan Tokoh dan Menteri Kabinet, Perayaan Hari Nasional Rusia 2026 Berlangsung Megah
-
26 Jun 2025
Vonis Kasus Korupsi TWP AD: Agustinus Soegih Divonis 14 Tahun Penjara, Tafieldi 7 Tahun
-
29 Mei 2025
Ketua DPRD Sastra Winara Apresiasi Pelantikan 329 Kepala Sekolah di Kabupaten Bogor



