liputan08.com BOGOR – Perkembangan teknologi digital telah mengubah wajah dunia informasi sekaligus menghadirkan tantangan baru bagi profesi jurnalistik. Menjawab dinamika tersebut, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor menggelar Safari Jurnalis ke-V bertema “Tantangan Jurnalis di Era Digital” di Aula Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara insan pers, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat untuk memperkuat pemahaman mengenai fungsi pers, etika jurnalistik, serta pentingnya literasi media dalam menghadapi derasnya arus informasi di era digital.
Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Kemang Drs. Imam Mahmudi, M.Si., Ketua APDESI Kabupaten Bogor H. Abdul Aziz, jajaran APDESI Jawa Barat, para kepala desa se-Bogor Utara, tokoh masyarakat, serta puluhan peserta dari berbagai unsur pemerintahan desa.
Kepala Desa Kemang, H. Entang Suana, SH., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PWI Kabupaten Bogor yang memilih Desa Kemang sebagai lokasi pelaksanaan Safari Jurnalis.
Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar forum diskusi, tetapi menjadi sarana membangun kemitraan yang sehat antara pemerintah desa dan media massa.
“Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Kami berharap sinergi antara pemerintah desa dan insan pers terus terjalin secara baik sehingga mampu menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat,” ujar Entang Suana.
Camat Kemang Imam Mahmudi menilai peningkatan pemahaman aparatur pemerintah terhadap dunia jurnalistik menjadi kebutuhan penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Ia mengatakan, kehadiran media yang profesional akan membantu pemerintah menyampaikan berbagai program pembangunan secara objektif sekaligus menjadi jembatan komunikasi dengan masyarakat.
Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Bogor Dedy Firdaus menegaskan bahwa era digital menuntut wartawan tidak hanya cepat menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki integritas, kemampuan verifikasi, dan tanggung jawab moral dalam setiap karya jurnalistik.
“Di tengah banjir informasi, nilai utama jurnalisme bukan lagi sekadar kecepatan, melainkan akurasi, verifikasi, independensi, dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik. Wartawan harus menjadi penyaring informasi yang mampu membedakan fakta dari opini, serta menjadi benteng masyarakat dalam melawan hoaks dan disinformasi. Itulah mengapa literasi pers harus terus diperkuat, tidak hanya bagi wartawan, tetapi juga bagi aparatur pemerintahan dan masyarakat,” tegas Dedy Firdaus.
Ketua APDESI Kabupaten Bogor, H. Abdul Aziz, menyambut baik pelaksanaan Safari Jurnalis sebagai upaya mempererat hubungan antara pemerintah desa dengan media.
Menurutnya, kolaborasi yang dibangun secara profesional akan mendukung terciptanya pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan terbuka terhadap kritik yang konstruktif.
“Media merupakan mitra strategis pemerintah desa. Melalui pemberitaan yang berimbang dan profesional, masyarakat dapat mengetahui berbagai program pembangunan secara utuh sehingga kepercayaan publik terhadap pemerintah semakin meningkat,” katanya.
Selain pemaparan materi mengenai tantangan jurnalistik di era digital, peserta juga mengikuti sesi diskusi interaktif yang membahas produk jurnalistik, etika pemberitaan, teknik verifikasi informasi, hingga strategi menghadapi penyebaran hoaks di media sosial.
Salah seorang peserta, Suryana, Kepala Desa di wilayah Bogor Utara, mengaku memperoleh banyak wawasan baru dari kegiatan tersebut.
“Kami jadi lebih memahami bagaimana proses sebuah berita dibuat, pentingnya konfirmasi sebelum informasi dipublikasikan, serta perbedaan antara informasi yang valid dan hoaks. Materi seperti ini sangat bermanfaat bagi aparatur desa agar lebih bijak dalam menyampaikan maupun menerima informasi,” ungkapnya.
Melalui Safari Jurnalis ke-V, PWI Kabupaten Bogor berharap terbangun budaya komunikasi yang sehat antara media, pemerintah, dan masyarakat. Di tengah transformasi digital yang terus berkembang, kolaborasi tersebut dinilai menjadi fondasi penting untuk menghadirkan informasi yang kredibel, meningkatkan literasi publik, serta mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan demokratis.
Tags: PWI Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
27 Nov 2024
KPU Kabupaten Bogor Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim untuk Pilkada Damai 2024
-
22 Des 2024
Sekda Kabupaten Bogor: Hari Ibu Jadi Momentum Mewujudkan Indonesia Emas 2045
-
17 Apr 2025
Demo Keaslian Ijazah Jokowi, Polresta Surakarta Tampilkan Pengamanan Humanis dan Profesional di Kediaman Presiden ke 7 RI
-
30 Okt 2024
Polda Jateng Kerahkan 573 Personil untuk Amankan Debat Perdana Cagub-Cawagub Jateng di MCC Semarang
-
09 Mar 2025
Satresnarkoba Polres Boyolali Tangkap Pengedar Sabu Amankan 1,35 Gram Barang Bukti
-
11 Feb 2026
Pemkab Bogor Catat Capaian Nasional, RSUD Bakti Pajajaran Ditetapkan sebagai Wilayah Bebas dari Korupsi
Rekomendasi lainnya
-
04 Sep 2026
Kasus KPR Karawang Mengguncang Publik: Modus Topengan dan Tim Batik Kerugian Negara Tembus Rp237 Miliar
-
21 Feb 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ikuti Retreat Nasional Kepala Daerah di Magelang: Siap Jalankan Amanah dengan Semangat Baru
-
20 Des 2025
Bupati Bogor Wajibkan Ayah Hadir Saat Pengambilan Rapor Anak untuk Tekan Fenomena Fatherless
-
16 Des 2024
Pangdam I/BB Tegaskan Komitmen TNI AD Berjuang Bersama Rakyat pada Hari Juang ke-79
-
15 Mei 2025
Presiden Prabowo Sambut PM Australia Anthony Albanese, Tegaskan Persahabatan Abadi Indonesia-Australia
-
26 Jul 2025
MONUMEN PERTAMA DI DUNIA: Helikopter Legendaris PUMA S.A-330 Kini Jadi Ikon Baru Kabupaten Bogor






