liputan08.com CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mempercepat realisasi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari dukungan terhadap agenda strategis nasional dalam program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat memimpin rapat koordinasi percepatan perizinan gerai KDKMP di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Rabu (29/4).
Ajat mengungkapkan, dari total target 189 titik gerai KDKMP di Kabupaten Bogor, sebanyak 134 titik telah berjalan, sementara sekitar 25 titik lainnya siap beroperasi dalam waktu dekat. Adapun sisanya masih menghadapi kendala, terutama terkait ketersediaan lahan dan proses administrasi.
“Percepatan harus dilakukan dengan pola kerja tektokan, cepat dan langsung menyelesaikan masalah. Kalau kita masih bekerja dengan pola biasa, saya yakin program ini tidak akan selesai tepat waktu,” tegas Ajat.
Untuk memastikan percepatan berjalan optimal, Pemkab Bogor membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus. Bahkan, Dinas Koperasi dan UKM diminta berkantor langsung di lokasi Satgas guna memaksimalkan evaluasi harian dan penyelesaian hambatan di lapangan.
Ajat juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Ia meminta seluruh perangkat daerah meninggalkan ego sektoral dan tidak lagi terpaku pada batasan tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
“Tidak boleh ada lagi pola pikir ‘ini bukan tugas saya’. Semua harus bergerak bersama, menyelesaikan persoalan secara kolaboratif,” ujarnya.
Menurutnya, KDKMP merupakan program strategis nasional yang membutuhkan langkah cepat, pola kerja progresif, dan orientasi pada solusi. Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta lebih adaptif dalam menghadapi dinamika di lapangan, mulai dari aspek perizinan hingga penyediaan lahan.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana, menjelaskan bahwa percepatan KDKMP merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan gerai, pergudangan, dan fasilitas pendukung koperasi desa/kelurahan.
Ia menambahkan, rapat koordinasi tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kejaksaan, Kepolisian, Kodim, ATR/BPN, perangkat daerah terkait, hingga kepala desa, lurah, dan pengurus koperasi se-Kabupaten Bogor.
“Selain pembangunan fisik, kami juga fokus mempercepat proses perizinan seperti KKPR, PBG, SLF, dan dokumen pendukung lainnya agar target nasional dapat tercapai sesuai jadwal,” jelas Iman.
Pemkab Bogor menargetkan seluruh gerai KDKMP dapat diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia pada Agustus mendatang.
Tags: Ajat Rochmat Jatnika, Sekda Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
01 Agu 2025
Wakil Bupati Bogor Tegaskan Pentingnya Program Jumat Keliling untuk Serap Aspirasi Warga
-
24 Okt 2025
Bupati Bogor Dukung Pembangunan PSEL di Bogor Raya, Dorong Energi Ramah Lingkungan
-
28 Apr 2025
Pererat Sinergi, Kantor Imigrasi Bogor Kunjungi PWI Kota Bogor Bahas Inovasi Layanan Publik
-
30 Jun 2025
Bupati Bogor Tinjau Progres Masjid Raya: Target Rampung Desember 2025, Jadi Pusat Layanan Haji dan Umrah
-
09 Apr 2025
Sekda Bogor Tak Ada Superman, yang Ada Super Team
-
20 Mar 2025
Rekrutmen Pegawai PPK di BPN Diduga Sarat Nepotisme FRRAK Tanpa Koneksi Jangan Berharap Lolos!
Rekomendasi lainnya
-
08 Jul 2025
Sambut Bulan Muharram, Disdagin Kabupaten Bogor Gelar Pengajian Rutin dan Santunan untuk Pegawai
-
13 Jan 2026
Kritik Program SPPG Harus Proporsional dan Beretika, Bukan Penghakiman di Media Sosial
-
04 Nov 2024
Ibu Ronald Tannur Jadi Tersangka Suap dan Gratifikasi di PN Surabaya, Diduga Berikan Uang Rp3,5 Miliar ke Oknum Hakim
-
13 Okt 2025
Transformasi Limbah Sapi Menjadi Berkah Ekonomi Berbasis Digital
-
12 Nov 2024
Kejaksaan Agung Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Korupsi Proyek Kereta Api Besitang-Langsa
-
08 Nov 2024
Kejaksaan Agung Periksa Empat Saksi dalam Kasus Dugaan Korupsi Suap Penanganan Perkara Ronald Tannur


