Breaking News

Sekda Ajat Rochmat Jatnika: Pengembangan Sukamakmur Jadi Kunci Percepatan CDOB Bogor Timur

liputan08.com CIBINONG — Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat pemerataan pembangunan wilayah dengan mendorong lahirnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Bogor Timur. Salah satu fokus utama diarahkan ke Kecamatan Sukamakmur yang dinilai memiliki posisi strategis untuk dikembangkan.

Langkah ini diambil sebagai respons atas masih rendahnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di wilayah Bogor Timur, khususnya di Kecamatan Sukamakmur dan Tanjungsari. Berdasarkan data tahun 2025, Sukamakmur berada di peringkat ke-39 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor, yang mencerminkan masih terbatasnya akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, serta tingkat daya beli.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan strategi pembangunan berbasis pusat pertumbuhan baru yang terintegrasi. Strategi tersebut meliputi penguatan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah, pengembangan kawasan ekonomi produktif berbasis potensi lokal, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Upaya ini diharapkan mampu menciptakan efek domino terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh, khususnya di wilayah Bogor Timur,” ujarnya.

Pengembangan pusat ekonomi di Sukamakmur diproyeksikan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.

Lebih jauh, program ini menjadi bagian strategis dalam mendukung percepatan pembentukan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Bogor Timur. Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya meningkatkan nilai skoring sebagai salah satu syarat utama pembentukan daerah otonomi baru melalui optimalisasi potensi wilayah dan penguatan aset daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan bahwa pengembangan Sukamakmur merupakan bagian dari grand strategy pembangunan wilayah.

“Pengembangan pusat ekonomi ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mendorong terwujudnya CDOB Bogor Timur. Kami terus mengoptimalkan potensi daerah, termasuk dukungan aset, guna meningkatkan nilai skoring,” ungkapnya.

Sebagai bentuk realisasi, Pemkab Bogor menjalin kerja sama dengan PT Bukit Jonggol Asri melalui penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) berupa lahan seluas 63 hektare. Lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai aset strategis untuk pengembangan infrastruktur penunjang pusat ekonomi.

Dalam perjanjian yang telah disepakati, pihak perusahaan menjamin bahwa lahan yang diserahkan dalam kondisi clean and clear, bebas dari sengketa maupun persoalan hukum. Apabila di kemudian hari muncul permasalahan, hal tersebut menjadi tanggung jawab penuh pihak perusahaan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bogor berperan dalam menjalankan fungsi administratif sesuai ketentuan yang berlaku, guna memastikan pemanfaatan lahan berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan langkah strategis ini, Pemkab Bogor optimistis pengembangan Sukamakmur sebagai pusat ekonomi baru tidak hanya akan mengakselerasi pertumbuhan kawasan Bogor Timur, tetapi juga memperkuat kesiapan wilayah menuju terbentuknya daerah otonomi baru yang mandiri dan berdaya saing.

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya