liputan08.com BOGOR – Memasuki satu tahun awal kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Ade Ruhandi, Pemerintah Kabupaten Bogor memperoleh evaluasi positif dari masyarakat. Berdasarkan survei yang dilakukan lembaga Visi Nusan, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah daerah mencapai 83,29 persen.
Capaian tersebut menunjukkan tingkat penerimaan masyarakat yang relatif tinggi terhadap kinerja pemerintahan daerah, khususnya dalam sektor pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Dalam perspektif tata kelola pemerintahan, angka di atas 80 persen mengindikasikan stabilitas kebijakan sekaligus keberhasilan dalam memenuhi ekspektasi dasar warga.
Infrastruktur dan Kebudayaan Unggul
Sektor infrastruktur menjadi indikator dengan nilai kepuasan tertinggi, yakni 92,19 persen. Hal ini mencerminkan persepsi publik terhadap percepatan pembangunan fisik, peningkatan kualitas jalan, serta perbaikan sarana publik yang dirasakan langsung manfaatnya.
Sementara itu, sektor kebudayaan memperoleh skor 91,50 persen. Pencapaian ini menunjukkan bahwa modernisasi pembangunan daerah tetap berjalan beriringan dengan pelestarian nilai-nilai lokal dan identitas budaya masyarakat Kabupaten Bogor.
Di bidang pengelolaan lingkungan, tingkat kepuasan mencapai 89,13 persen, sedangkan komunikasi publik berada pada angka 88,94 persen. Indikator ini menandakan adanya peningkatan transparansi informasi serta pola komunikasi pemerintah daerah yang dinilai responsif.
Pelayanan Dasar dan Tata Kelola
Pada sektor pelayanan sosial dan pelayanan publik, tingkat kepuasan berada dalam rentang 86–88 persen. Pendidikan memperoleh nilai 86,44 persen dan kesehatan 85,94 persen. Keamanan tercatat 84,44 persen, sementara aspek hukum 79,75 persen dan pemberantasan korupsi 79,38 persen.
Adapun sektor transportasi mencatat 74,25 persen. Sementara sektor ekonomi makro daerah, ketenagakerjaan, dan pertanian masing-masing berada pada kisaran 72–73 persen. Meski masih dalam kategori cukup baik, sektor-sektor tersebut dinilai memerlukan penguatan kebijakan berbasis dampak jangka menengah dan panjang.
Evaluasi Akademik dan Tantangan Ke Depan
Pengamat kebijakan politik sosial dan kebijakan publik, Yusfitiadi, menjelaskan bahwa survei kali ini bersifat lebih komprehensif karena mencakup 16 indikator kinerja, termasuk efektivitas program prioritas dan komunikasi publik.
Menurutnya, pemerintahan Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi berhasil membangun persepsi publik yang positif melalui kombinasi pembangunan fisik dan komunikasi progresif. Namun demikian, ia menekankan pentingnya pergeseran orientasi kebijakan.
“Pemerintah perlu bertransformasi dari sekadar mengejar output program menuju kebijakan yang berdampak langsung (impact-based policy). Data empiris harus menjadi fondasi utama dalam perumusan prioritas pembangunan,” ujarnya.
Secara agregat, capaian indeks kepuasan 83,29 persen menjadi indikator kuat bahwa awal masa kepemimpinan berjalan dalam koridor stabilitas dan efektivitas. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi kualitas pelayanan serta memastikan pembangunan berdampak nyata terhadap penguatan ekonomi masyarakat dan kesejahteraan jangka panjang.
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
16 Mei 2025
Lima Tersangka Kasus Korupsi Perkebunan Sawit di Musi Rawas Diserahkan ke Jaksa, Termasuk Mantan Bupati
-
24 Apr 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Soroti Pengelolaan Rest Area Gunung Mas dan Proyek Hotel Sayaga
-
27 Mei 2025
Dorong Inovasi dan Pemerataan Layanan, Bupati Bogor Resmikan Gerai Publik dan Gebyar Adminduk 2025
-
17 Apr 2025
Laba Bank BJB Turun, Dividen Menyusut Sekda Bogor Soroti Dampak bagi Daerah
-
08 Jul 2025
Sahabat yang Menyelamatkan di Akhirat: Pesan Ketua PWI Plt Jabar Tentang Pentingnya Persahabatan Dunia demi Keselamatan di Akhirat
-
15 Sep 2026
Bupati Rudy Susmanto Perkuat Kualitas Data Pembangunan, Diskominfo Bogor Review Statistik Sektoral
Rekomendasi lainnya
-
05 Mei 2025
Kolaborasi dengan Kavaleri, Bupati Bogor Rudy Susmanto Siap Bangun Venue Berkuda Pertama di Pakansari
-
07 Agu 2025
Silaturahmi Hangat, Kadis PU Bina Marga Lampung Temui Pangeran Sultan Pengayom Adat Demi Kemajuan Tanggamus
-
28 Apr 2025
Dari Infrastruktur Hingga Kesejahteraan: Jejak Pengabdian Danur Risprianto di DPRD Kota Semarang
-
25 Jun 2025
Tak Ada Tempat Aman! Buronan Korupsi Mega Mall Bengkulu Disergap di Tangerang
-
08 Apr 2025
BMKG Gempa Tektonik Berkekuatan 6,2 Magnitudo Guncang Simeulue, Masyarakat Diimbau Waspada
-
23 Jun 2025
Babinsa Wonodadi Aktif Dampingi Posyandu, Dorong Percepatan Penanganan Stunting di Blitar





