Breaking News

DPRD Kota Bogor Tegaskan Komitmen Penguatan Perlindungan Penyandang Disabilitas

liputan08.com Bogor – Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, menerima kunjungan audiensi Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Bogor yang dipimpin oleh Ketua PPDI Hasan Basri, pada Kamis (8/1/2026). Audiensi tersebut bertujuan untuk menyampaikan aspirasi serta meminta dukungan DPRD terhadap pelaksanaan dan pengembangan berbagai kegiatan PPDI di Kota Bogor.

Dalam pertemuan tersebut, Adityawarman menegaskan bahwa DPRD Kota Bogor memiliki komitmen kuat terhadap upaya perlindungan dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Komitmen tersebut, menurutnya, telah dituangkan secara normatif melalui Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Penyandang Disabilitas.

“Keberadaan PPDI sangat penting sebagai mitra strategis pemerintah daerah. DPRD mendukung penuh upaya perlindungan penyandang disabilitas sebagaimana diatur dalam Perda yang telah ditetapkan,” ujar Adityawarman.

Ia menjelaskan bahwa meskipun hingga saat ini Peraturan Wali Kota sebagai aturan pelaksana belum ditetapkan, berbagai program dan kegiatan yang berpihak pada penyandang disabilitas telah berjalan. Bahkan, Pemerintah Kota Bogor telah membentuk unit pelayanan disabilitas sebagai bentuk konkret komitmen pelayanan publik yang inklusif.

Lebih lanjut, Adityawarman menambahkan bahwa isu disabilitas telah menjadi bagian dari indikator kinerja pemerintah daerah, sehingga perhatian terhadap kelompok rentan tersebut menjadi kewajiban institusional, bukan sekadar kebijakan sektoral.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PPDI Kota Bogor Hasan Basri menyampaikan beberapa usulan, di antaranya rencana pelaksanaan kegiatan PPDI di lingkungan DPRD serta permohonan penyediaan fasilitas parkir khusus bagi penyandang disabilitas di area Gedung DPRD Kota Bogor.

Menanggapi usulan tersebut, Adityawarman menyatakan dukungannya. Ia mempersilakan PPDI untuk mengajukan permohonan kegiatan secara resmi melalui mekanisme surat-menyurat. Terkait fasilitas parkir, ia menilai bahwa lahan parkir DPRD cukup memadai untuk dialokasikan beberapa slot khusus bagi penyandang disabilitas.

“Secara teknis hal tersebut sangat memungkinkan, tinggal dilakukan penataan dan penandaan khusus,” pungkasnya.

Audiensi tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi dan komitmen bersama dalam mendorong terwujudnya Kota Bogor yang inklusif dan ramah disabilitas.

Tags:

Baca Juga

Rekomendasi lainnya