liputan08.com SUKARAJA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi mengoperasikan dua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) baru serta satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang berlokasi di VIVO Mall, Sukaraja, Jumat (2/1). Kebijakan ini menjadi bagian dari inovasi tata kelola pelayanan publik yang mengintegrasikan fungsi pemerintahan dengan ruang ekonomi masyarakat.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa penempatan perangkat daerah di pusat perbelanjaan bukan sekadar relokasi kantor, melainkan pendekatan baru dalam menghadirkan negara di ruang publik yang mudah diakses oleh masyarakat.
Menurut Rudy, kebijakan tersebut juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di Kabupaten Bogor. Pemerintah, kata dia, berkewajiban memastikan bahwa investasi yang telah masuk dapat tumbuh dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Ketika dunia usaha telah berinvestasi, pemerintah harus hadir sebagai mitra strategis. Kehadiran OPD di VIVO Mall adalah bentuk kolaborasi nyata antara pemerintah dan sektor swasta,” ujar Rudy.
Ia menjelaskan, operasional pelayanan publik di kawasan mal diharapkan mampu menciptakan efek pengganda (multiplier effect) bagi perekonomian lokal. Aktivitas pelayanan akan mendorong arus kunjungan masyarakat, yang pada gilirannya menghidupkan kembali ruang-ruang usaha serta meningkatkan transaksi ekonomi, termasuk bagi pelaku UMKM.
Rudy juga menilai konsep ini selaras dengan kebijakan pemerintah pusat terkait optimalisasi ruang publik dan pengembangan pola kerja adaptif, termasuk konsep work from mall. Pemkab Bogor, lanjutnya, telah menyiapkan kerangka kebijakan tersebut sejak 2025 dan mulai diimplementasikan secara bertahap pada awal 2026.
Dari sisi pelayanan, keberadaan OPD di lokasi strategis dinilai mampu memangkas jarak dan waktu tempuh masyarakat dalam mengakses layanan pemerintahan, sehingga prinsip pelayanan yang cepat, mudah, dan inklusif dapat lebih optimal diwujudkan.
“Profesionalisme aparatur tidak ditentukan oleh lokasi kantor, melainkan oleh kualitas layanan. Justru dengan berada di ruang publik, aparatur dituntut bekerja lebih responsif dan akuntabel,” tegasnya.
Selain pelayanan pemerintahan, Pemkab Bogor juga memberikan dukungan konkret bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah daerah memfasilitasi sekitar 100 kios bagi UMKM lokal, sementara manajemen VIVO Mall membuka ruang partisipasi bagi pelaku usaha lainnya.
Ke depan, Rudy menyampaikan bahwa inisiatif ini tidak berhenti di Sukaraja. Pemkab Bogor telah merancang pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru sekaligus simpul pelayanan publik yang terintegrasi.
“Kami ingin pelayanan semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus mendorong pemerataan ekonomi wilayah,” pungkasnya.
Tags: Pemkab Bogor
Baca Juga
-
20 Jan 2025
Satgas Yonif 509 Kostrad Wujudkan Kedekatan dengan Warga Sambili di Tengah Operasi Pengamanan di Papua
-
24 Jul 2026
Perombakan Pimpinan Kejagung, Jaksa Agung Ingatkan: Jangan Pertaruhkan Marwah Institusi
-
17 Des 2025
KH Achmad Yaudin Sogir: Nasib MBR Bukan di Tangan Gubernur, Pembangunan Harus Berbasis Kajian Lingkungan
-
12 Mar 2025
Polemik Penambangan di Salatiga: Izin di Argomulyo, Aktivitas di Sidomukti
-
14 Jan 2025
Jaksa Agung Resmi Membuka Rakernas Kejaksaan RI 2025 Tegaskan Transformasi Berkeadilan dan Modern
-
13 Des 2024
Pj. Bupati Bogor Dorong Penguatan Korpri Tangguh dan Berintegritas untuk Indonesia Emas 2045
Rekomendasi lainnya
-
13 Feb 2025
Pj Bupati Bogor dan Lurah Nanggewer Mekar Resmi Buka Gerakan Pangan Murah untuk Stabilitas Harga Jelang Ramadhan
-
27 Nov 2024
Dinas Koperasi dan UMKM Dukung Langkah Koperasi Sekber Melalui RAT, Ini Kata HM. Raden Danang Donoroso
-
16 Feb 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor: Sekolah Pra-Nikah Upaya Strategis Cegah Pernikahan Dini
-
20 Mar 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Soroti Kecurangan SPBU di Sukaraja “Saya Pernah Dirugikan”
-
12 Mar 2025
Kejari Humbahas Tetapkan Empat Tersangka Korupsi Proyek Jalan Senilai Rp 824 Juta
-
21 Agu 2026
Sekda Ajat: Sekolah Rakyat Jasinga Buka Harapan Baru bagi 1.000 Siswa






