Liputan08.com – Kecamatan Cibinong kembali menegaskan posisinya sebagai pusat prestasi keagamaan di Kabupaten Bogor dengan berhasil mempertahankan gelar Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-47 Tingkat Kabupaten Bogor Tahun 2025. Prestasi bergengsi tersebut diraih secara istimewa karena Cibinong juga bertindak sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ tahun ini.
Keberhasilan tersebut menandai tiga kali berturut-turut sejak tahun 2023 Kecamatan Cibinong meraih Piala Bergilir Juara Umum MTQ Kabupaten Bogor, sebuah capaian yang mencerminkan konsistensi, pembinaan berkelanjutan, serta kekuatan sistem pembelajaran Al-Qur’an di wilayah tersebut.
Berdasarkan hasil penilaian dewan hakim MTQ ke-47, kafilah Kecamatan Cibinong tampil unggul di berbagai cabang lomba strategis, di antaranya Tilawah Al-Qur’an, Tahfidz Al-Qur’an, Qira’at Sab’ah, Tafsir Al-Qur’an, dan Khat Al-Qur’an. Akumulasi nilai dari seluruh cabang tersebut menempatkan Cibinong pada posisi teratas, mengungguli seluruh kecamatan lain di Kabupaten Bogor.
Camat Cibinong, Acep Sajidin, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencapaian prestasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan gelar Juara Umum MTQ bukan semata hasil kompetisi, melainkan buah dari proses pembinaan jangka panjang dan sinergi lintas elemen.
“Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, dan kebersamaan seluruh kafilah, pelatih, pembina, pendamping, LPTQ, serta dukungan penuh masyarakat dan pemerintah. MTQ bukan hanya ajang lomba, tetapi media strategis untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial,” ujar Acep Sajidin usai menerima Piala Juara Umum MTQ.
Ia menambahkan, Pemerintah Kecamatan Cibinong akan terus memperkuat program pembinaan keagamaan, khususnya bagi generasi muda, agar nilai-nilai Qur’ani tidak berhenti pada prestasi seremonial, melainkan terinternalisasi dalam kehidupan sehari-hari.
Tak hanya unggul dalam arena perlombaan utama, Kecamatan Cibinong juga mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara II Lomba Pawai Ta’aruf yang menjadi rangkaian pembukaan MTQ ke-47. Pawai tersebut dinilai dewan juri menampilkan kekompakan peserta, kreativitas visual, serta pesan syiar Islam yang kuat dan edukatif.
Capaian ganda ini semakin mengukuhkan Kecamatan Cibinong sebagai role model dalam pengembangan kegiatan keagamaan di Kabupaten Bogor. Ke depan, Pemerintah Kecamatan Cibinong bersama LPTQ dan seluruh elemen masyarakat berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, memperluas regenerasi kafilah, serta menjaga tradisi prestasi MTQ agar tetap berkelanjutan di tahun-tahun mendatang.
Tags: Cibinong Kukuhkan Dominasi MTQ Kabupaten Bogor: Tiga Kali Berturut-turut Juara Umum MTQ ke-47 Tahun 2025, Raih Juara II Pawai Ta’aruf
Baca Juga
-
16 Okt 2025
Bupati Rudy Susmanto Siapkan Strategi Atasi Defisit 2026 dan Buka 28.500 Lapangan Kerja Baru
-
09 Des 2024
Presiden Prabowo Apresiasi Rakor Pengendalian Inflasi Daerah: Dorong Swasembada Pangan untuk Masa Depan Indonesia
-
08 Feb 2025
Pj Bupati Bogor Ajak Warga Maknai Isra Miraj dengan Ibadah dan Kebersamaan
-
05 Nov 2024
Satgas Yonif 642/Kps Anjangsana ke Rumah Guru SMP, Bapak Maros, di Distrik Teluk Etna
-
13 Feb 2025
Pj Bupati Bogor dan Lurah Nanggewer Mekar Resmi Buka Gerakan Pangan Murah untuk Stabilitas Harga Jelang Ramadhan
-
07 Okt 2025
Kejari OKI Bongkar Aksi PNS Nyamar Jadi Jaksa, Upaya Temui Bupati Gagal Total
Rekomendasi lainnya
-
22 Jun 2025
Bupati dan Walikota Bogor Touring Bareng Rider, Meriahkan Rolling Thunder Autovibes Kabogorfest 2025
-
15 Des 2025
BREAKING NEWS: PPWI Tetapkan Bencana Sumatera sebagai Bencana Nasional Luar Biasa
-
26 Nov 2024
Kejaksaan Agung dan MIND ID Tandatangani Kerja Sama Dukung Teknologi Bersih di Industri Tambang
-
28 Jul 2025
PLN Lalai! Kabel Listrik Terkelupas dan Tiang di Atas Rumah Warga Dibiarkan Berbulan-Bulan, DPRD Bogor Geram
-
08 Agu 2025
Satgas Yonif 131/Brajasakti Gelar Lomba Meriahkan HUT RI ke-80 di Perbatasan Keerom
-
04 Apr 2025
Bukan Ulah Dishub Isu Pemotongan Kompensasi Sopir di Jalur Puncak Dipastikan Hanya Miskomunikasi




