liputan08.com Bogor – Aspirasi warga Kecamatan Citeureup dan Cibinong yang setiap hari bekerja ke Jakarta kembali mendapat perhatian serius dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Bogor. Banyak warga mengeluhkan kondisi saat menunggu kendaraan di kawasan exit Tol Jagorawi yang belum memiliki halte maupun fasilitas tunggu yang layak, sehingga mereka kerap harus berdiri di pinggir jalan dan kehujanan pada pagi hari.
Menampung keluhan tersebut, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, KH Achmad Yaudin Sogir, menyatakan siap memperjuangkan pembangunan halte melalui koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor. Ia menilai bahwa fasilitas publik seperti halte merupakan kebutuhan mendesak bagi ribuan pekerja yang mobilitasnya bergantung pada transportasi antarkota.
“Kami menerima langsung aspirasi warga Citeureup dan Cibinong yang setiap hari berangkat kerja ke Jakarta. Mereka mengeluhkan tidak adanya fasilitas halte yang memadai di exit Tol Jagorawi. Akibatnya, masyarakat harus menunggu kendaraan dalam kondisi tidak nyaman, bahkan kehujanan,” ujar KH Achmad Yaudin Sogir. Selasa (9/12/2025)
Ia menegaskan bahwa pemenuhan hak masyarakat terhadap fasilitas transportasi yang layak adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah, sehingga DPRD wajib mendorong percepatan pembangunannya.
“Sebagai wakil rakyat dari Dapil 1, saya berkewajiban memperjuangkan kebutuhan masyarakat. Karena itu, kami akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor agar pembangunan halte di titik tersebut dapat segera direalisasikan. Ini bukan sekadar infrastruktur kecil, tapi bentuk pelayanan publik yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga,” tegas politisi PKB tersebut.
KH Achmad Yaudin Sogir juga menambahkan bahwa peningkatan fasilitas transportasi merupakan salah satu kunci untuk mendukung produktivitas masyarakat Kabupaten Bogor yang bekerja di wilayah Jabodetabek.
“Kenyamanan warga ketika menunggu kendaraan wajib diperhatikan. Pemerintah daerah harus hadir memastikan keselamatan, kenyamanan, dan kemudahan mobilitas masyarakat. InsyaAllah kami akan kawal penuh sampai terealisasi,” pungkasnya.
Warga berharap aspirasi ini dapat segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Bogor, mengingat kebutuhan halte di kawasan exit Tol Jagorawi sudah mendesak dan berdampak langsung pada aktivitas harian masyarakat pekerja.
Tags: DPRD Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
23 Okt 2024
Wamendagri Bima Arya: Pentingnya Validitas dan Keamanan Data Dukcapil dalam Pelayanan Publik
-
12 Jan 2026
Ketua DPRD Sastra Winara: Musrenbang Kelurahan Fondasi Pembangunan Berkeadilan di Kabupaten Bogor
-
03 Jul 2025
Sekda Tekankan Percepatan Penanganan Agenda Strategis Daerah
-
18 Jul 2025
Rudy Susmanto Siap Dukung PSEL: Bogor Tawarkan Dua Lokasi Strategis Atasi Krisis Sampah
-
17 Okt 2025
Kejagung Dampingi Kejari Kabupaten Bogor Lakukan Sita Eksekusi Aset Terpidana Cukai di Pulau Tabuan, Cukuh Balak, Lampung
-
18 Jan 2025
Satgas Yonif 642/Kps Pererat Tali Persaudaraan di Distrik Tomage, Fakfak
Rekomendasi lainnya
-
14 Jun 2025
Pangkoopsud I Pimpin Sertijab Komandan Lanud BNY dan HAD Tekankan Tanggung Jawab dan Sinergi Daerah
-
16 Sep 2025
Pemkab Bogor Ajak PEPABRI dan FKPPI Terus Aktif Dukung Pembangunan Daerah
-
28 Jan 2026
Hutan Bogor Timur Hancur, Tambang Merajalela: KDM Bisa Menangis Melihat Penyebab Banjir Bekasi–Karawang
-
18 Okt 2024
Makna Simbolis Jari Kelingking dalam Kampanye Rudy Susmanto untuk Kabupaten Bogor
-
01 Des 2024
Satgas Yonif 641/Bru Perkuat Stabilitas Keamanan di Distrik Elelim, Papua
-
27 Des 2024
Hutama Karya Raih Penghargaan Indonesia Trusted Company di CGPI 2024




