liputan08.com Cibinong – Bupati Bogor Rudy Susmanto memimpin Rapat Ekspose Progres Percepatan Pembangunan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pendopo Bupati, Ruang Soekarno-Hatta, Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini digelar untuk mengevaluasi progres pembangunan sekaligus merumuskan langkah percepatan agar program prioritas nasional tersebut berjalan optimal di Kabupaten Bogor.
Rudy menegaskan pentingnya tata kelola aset dan administrasi yang transparan agar pelaksanaan pembangunan dapur MBG tidak menemui hambatan. Ia juga meminta seluruh perangkat daerah terkait bekerja serius dan terukur.
“Program ini merupakan prioritas Presiden. Maka harus dijalankan dengan administrasi lengkap, mekanisme yang tepat, dan pengawasan ketat agar tidak terjadi penyimpangan,” tegas Rudy.
Bupati juga mendorong percepatan sertifikasi laik fungsi dan inventarisasi aset daerah untuk mendukung operasional dapur MBG serta sinergi dengan Koperasi Desa Merah Putih. Targetnya, seluruh siswa di Kabupaten Bogor dapat menerima manfaat MBG, dan pada tahap berikutnya program diperluas bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak stunting.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Fusia Meidiawaty memaparkan bahwa hingga 3 November 2025, terdapat 288 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Bogor. Dari jumlah tersebut, 195 SPPG (67%) telah mengikuti Pelatihan Keamanan Pangan Siap Saji (PKPSS), dengan keterlibatan penuh seluruh pegawai.
Selain itu, 163 SPPG (56,5%) telah menjalani inspeksi kesehatan lingkungan oleh petugas puskesmas, mencakup kebersihan dapur, kualitas air, dan sarana penyajian makanan. Jumlah yang sama juga telah mengirimkan sampel makanan dan air ke LABKESDA untuk pengujian higienitas.
Hingga kini, 35 SPPG (12,6%) sudah memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Dinas Kesehatan mendorong agar seluruh SPPG segera melengkapi persyaratan guna mempercepat penerbitan sertifikasi tersebut.
“Proses ini bagian dari komitmen Pemkab Bogor untuk memastikan kualitas pangan dan gizi yang aman bagi peserta didik,” tutur Kadinkes Fusia.
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
20 Okt 2026
Rudy Susmanto: MBG Tak Hanya Penuhi Gizi Anak, tetapi Dongkrak Ekonomi Rakyat
-
20 Apr 2026
Rudy Susmanto Tegaskan Pentingnya Sinergi Pengelolaan PSU Demi Pembangunan Berkelanjutan
-
05 Mei 2025
Kolaborasi dengan Kavaleri, Bupati Bogor Rudy Susmanto Siap Bangun Venue Berkuda Pertama di Pakansari
-
04 Sep 2026
Produk Olahan Perikanan Kabupaten Bogor Tembus Pasar Jepang
-
25 Jan 2026
Pemkot Salurkan Bantuan Sembako untuk Lansia di Mulyaharja
-
29 Sep 2026
Tanah Adat Tanah Moi Bukan Komoditas: Negara Dituntut Berdiri di Sisi Masyarakat Adat
Rekomendasi lainnya
-
08 Apr 2025
Pengkhianat Negara Menangis: Panen Raya Bukti Nyata Kepemimpinan Presiden Prabowo
-
30 Jan 2025
Prajurit TNI Dikeroyok di Pancur Batu Kodam I/BB Tegaskan Tidak Ada Penjarahan dan Tindak Tegas Pelaku
-
09 Nov 2024
Satgas Pamtas RI-RDTL Dorong Literasi di Perbatasan, Hadirkan Bhaladika Smart Car di SDK 1 Eban
-
29 Nov 2024
Jumat Berkah, Satgas Yonif 641/Bru Berbagi Mi Instan di Apalapsili
-
20 Sep 2026
Saling Lempar Tanggung Jawab Kasus Pemerasan Rp75 Juta, Ketum PPWI Siap Seret Kapolda Sumsel ke Propam Polri
-
07 Des 2024
Tangani Kemiskinan Ekstrim, Pemkab Bogor Berikan Bantuan Sosial Kepada Masyarakat Kategori Miskin di Desa Pancawati


