Liputan08.com – Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Republik Indonesia berhasil melelang 10 unit kendaraan milik terpidana kasus investasi ilegal, Doni Muhammad Taufik alias Doni Salmanan, dengan total nilai penjualan mencapai Rp9,81 miliar. Lelang dilakukan pada Selasa, 21 Oktober 2025 melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandung.
Kegiatan lelang tersebut merupakan pelaksanaan dari Putusan Mahkamah Agung Nomor 3692 K/Pid.Sus/2023 tanggal 15 Agustus 2023 atas nama terpidana Doni Salmanan, yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).
Pelaksanaan lelang turut didukung oleh Tim Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung. Sebelumnya, proses aanwijzing atau peninjauan barang rampasan telah dilakukan pada Senin, 20 Oktober 2025 di Gudang Barang Bukti Kejari Kabupaten Bandung dan Gedung Rupbasan Kelas 1 Bandung.
Daftar Barang yang Laku Terjual
1. Porsche 911 Carrera 4S – Rp903.135.000
2. Lamborghini Huracan – Rp4.751.582.000
3. BMW 840i Coupe M Tech – Rp1.153.067.000
4. Honda CR-V (D 1264 UBI) – Rp313.089.000
5. Honda CR-V (D 1017 YCK) – Rp289.089.000
6. Toyota Fortuner GR – Rp410.223.000
7. KTM 500 EXC-F Six Days – Rp117.136.000
8. Kawasaki Ninja H2 – Rp436.129.000
9. Kawasaki Ninja ZX-10R – Rp343.582.000
10. Kawasaki ZX25R – Rp93.868.000
Total nilai perolehan hasil lelang mencapai Rp9.810.900.000, dengan kenaikan sebesar Rp601 juta (6,5%) dari nilai limit keseluruhan objek yang berhasil terjual. Seluruh dana akan disetorkan ke kas negara.
Sementara itu, terhadap barang rampasan yang belum laku akan kembali dijadwalkan dalam pelelangan berikutnya.
Kepala Pusat Penyelesaian Aset Kejaksaan RI, Dr. Emilwan Ridwan, menyampaikan bahwa pelaksanaan lelang dilakukan secara tertutup (closed bidding) namun tetap transparan melalui aplikasi e-Auction pada laman lelang.go.id demi memastikan mekanisme akuntabel dan dapat diawasi publik.
“Kami terus mempercepat penyelesaian barang rampasan negara untuk mengoptimalkan penerimaan negara, sesuai arahan Kepala BPA Kejaksaan RI, Dr. Amir Yanto,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Dr. Anang Supriatna, S.H., M.H, menegaskan bahwa negara akan terus hadir menegakkan hukum dan memulihkan hak masyarakat yang dirugikan.
“Hasil lelang ini merupakan bagian dari komitmen Kejaksaan dalam pemberantasan kejahatan siber dan pencucian uang. Setiap aset hasil kejahatan harus dikembalikan kepada negara,” tegasnya di Jakarta, Rabu (22/10/2025).
Dengan keberhasilan lelang tersebut, Kejaksaan RI kembali menunjukkan keseriusan dalam penegakan hukum dan pengembalian kerugian negara dari tindak pidana yang merugikan masyarakat, khususnya dalam transaksi elektronik dan investasi ilegal.
Tags: 81 Miliar, Negara Kantongi Rp9, Ngiler! Supercar Doni Salmanan Ludes Dilelang
Baca Juga
-
24 Apr 2025
Desak Keadilan untuk Korban Kekerasan, BPPH Pemuda Pancasila Ultimatum Polresta Bogor: Tangkap Pelaku Segera!
-
23 Jul 2025
Antam UBPE Pongkor Luncurkan Rumah Belajar GARITAN di Nanggung: Sinergi Ketahanan Pangan dan Edukasi Lingkungan
-
01 Mar 2026
Bupati Rudy Susmanto Dukung Bogor Balap Lari, Stadion Pakansari Jadi Pusat Aktivitas Pemuda
-
01 Jul 2025
Pastikan Hewan Kurban Sehat, Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor Periksa 51.215 Ekor Jelang Idul Adha 1446 H
-
14 Sep 2025
Wali Kota Bogor Apresiasi Regenerasi Panitia Festival Merah Putih 2025: Semangat Anak Muda Jadi Kunci Keberlanjutan
-
10 Mar 2025
PMPH-UBJ Gelar Penyuluhan Hukum dan Bakti Sosial di Cianjur, Masyarakat Antusias
Rekomendasi lainnya
-
23 Des 2025
Pemkab–Pemkot Bogor Sepakati PKS Pengelolaan TPAS Galuga Dukung PSEL
-
13 Jan 2025
Pemkab Bogor Apresiasi Guru SLB Mekarsari 1 Ahmad Samsudin Raih Penghargaan Umroh
-
31 Okt 2025
Mafia Tanah dan Krisis Keadilan Agraria: Saat Negara Kehilangan Makna dari Pasal 33 UUD 1945
-
21 Feb 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ikuti Retreat Nasional Kepala Daerah di Magelang: Siap Jalankan Amanah dengan Semangat Baru
-
28 Feb 2025
Satresnarkoba Polres Purworejo Bekuk Pengedar Obat Ilegal, Amankan Puluhan Butir Pil Berlogo “Y”
-
07 Okt 2025
Kejari OKI Bongkar Aksi PNS Nyamar Jadi Jaksa, Upaya Temui Bupati Gagal Total


