liputan08.com Cibanon, Sukaraja – 26 Agustus 2025, Sudah 25 tahun berdiri, namun hingga saat ini Kelompok Bermain Islam Terpadu (KB IT) Azizur Rasyid yang berlokasi di Cibanon, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, belum memiliki gedung sendiri. Kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa-siswi KB IT Azizur Rasyid masih menumpang di gedung SMP yang harus digunakan secara bergantian. Kondisi ini membuat waktu belajar menjadi tidak efektif dan terbatas.
KH Achmad Yaudin Sogir, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB sekaligus Wakil Ketua Komisi I, menyampaikan keprihatinannya saat meninjau langsung kondisi sekolah tersebut.
“Sangat prihatin, hari ini Selasa (26/8) tahun 2025, kita masih temui tempat belajar anak-anak usia dini yang harus duduk lesehan seperti zaman Belanda. Ini terjadi di Cibanon, Sukaraja, yang ironisnya kini sudah menjadi pusat keramaian dan kawasan elit dengan menjamurnya kafe, tempat kuliner, dan perumahan elite seperti Summarecon,” ujar Ay Sogir.
Beliau juga menyoroti ketimpangan yang terjadi di wilayah yang sebenarnya berkembang pesat dari sisi ekonomi dan infrastruktur, namun masih menyimpan potret ketertinggalan di sektor pendidikan.
“Kawasan ini sudah jadi incaran para pengusaha kuliner dan properti, tapi fasilitas pendidikan dasar justru terabaikan. Ini seharusnya menjadi perhatian serius Pemkab Bogor,” lanjutnya.
KB IT Azizur Rasyid sendiri dikenal sebagai lembaga pendidikan dini yang berbasis Islam terpadu dan telah aktif membina generasi muda sejak tahun 2000. Namun, belum pernah mendapat alokasi pembangunan gedung dari pemerintah daerah. Hal ini tentu menjadi hambatan bagi kelangsungan dan kualitas pendidikan anak-anak usia dini di wilayah tersebut.
Ay Sogir berkomitmen untuk memperjuangkan aspirasi tersebut di DPRD dan mendorong agar Pemkab Bogor segera memberikan solusi nyata, khususnya melalui Dinas Pendidikan.
“Kami akan perjuangkan ini, karena pendidikan adalah kebutuhan dasar. Apalagi ini sudah berjalan dua dekade lebih. Tidak ada alasan untuk terus membiarkannya tanpa fasilitas yang layak,” tegasnya.
Warga sekitar juga berharap agar pemerintah segera turun tangan, mengingat pendidikan usia dini adalah fondasi penting bagi masa depan anak-anak bangsa.
Tags: KB IT Azizur Rasyid
Baca Juga
-
25 Nov 2024
Pimpin Apel Tim Kesehatan Dukung Pilkada Serentak 2024, Ini Kata Sekda Ajat Rochmat Jatnika
-
30 Okt 2024
Warga Pertanyakan Alih Fungsi Lapangan Bola di Cilebut Barat Menjadi Fasilitas Sosial dan Umum
-
24 Sep 2026
Rudy Susmanto Gerak Cepat, Pemkab Bogor Salurkan Bantuan Air Bersih ke Tiga Kecamatan
-
29 Agu 2025
Lucki Baret: HCB Sosok Patriotik, PWI Kabupaten Bogor Tegak Lurus Mendukung
-
10 Nov 2025
Ketua PKB Kabupaten Bogor Edwin Sumarga Ajak Generasi Muda Teladani Semangat Juang Para Pahlawan
-
09 Okt 2026
Bupati Rudy Susmanto Dorong Percepatan Imunisasi, Kabupaten Bogor Raih Penghargaan Terbaik di Jawa Barat
Rekomendasi lainnya
-
02 Okt 2025
Skandal Korupsi Pertamina: 9 Saksi Diseret Penyidik, Penjara Menanti Bila Terlibat
-
12 Nov 2024
Pj. Bupati Bogor Ajak Masyarakat Bangun Budaya Sehat di Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60
-
13 Jan 2026
Kritik Program SPPG Harus Proporsional dan Beretika, Bukan Penghakiman di Media Sosial
-
19 Nov 2025
Pemkot Bogor Raih Peringkat Kedua Nasional pada BKN Award 2025
-
04 Des 2024
JAM DATUN dan PT Nindya Karya Jalin Kerja Sama Mitigasi Risiko Hukum di Sektor Konstruksi
-
12 Mar 2025
Pangdam XVIII/Kasuari Motivasi Prajurit Yonif 642/Kps di Perbatasan Papua Barat


