Liputan08.com — Kejaksaan Agung RI melalui Badan Pemulihan Aset (BPA) kembali menunjukkan langkah nyata dalam memulihkan kerugian negara. Pada Rabu, 2 Juli 2025, Tim BPA Kejaksaan RI sukses melaksanakan lelang Barang Rampasan Negara berupa aset milik Terpidana Doni Muhammad Taufik alias Doni Salmanan, dengan total nilai mencapai Rp3.527.080.000.
Lelang tersebut dilakukan melalui perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bandung dan merupakan bagian dari proses penyelesaian aset yang ditangani Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung atas permohonan berjenjang dari Kejaksaan Tinggi Jawa Barat.

Objek lelang berupa satu bidang tanah dan/atau bangunan seluas 400 meter persegi tanah dan 600 meter persegi bangunan di Desa Soreang, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Aset tersebut laku terjual dengan nilai limit yang sama, yakni Rp3.527.080.000.
“Lelang ini merupakan hasil eksekusi Putusan Mahkamah Agung Nomor 3692 K/Pid.Sus/2023 tanggal 15 Agustus 2023 dalam perkara pidana penyebaran berita bohong dan pencucian uang atas nama Doni Salmanan. Kami pastikan seluruh proses lelang dilakukan secara transparan melalui sistem e-Auction di situs resmi lelang.go.id,” jelas Dr. Harli Siregar, S.H., M.Hum., Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, dalam keterangannya di Jakarta.
Ia menambahkan, pelelangan dilakukan sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 122 Tahun 2023 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang.
“Ini menjadi bentuk nyata komitmen Kejaksaan dalam mengembalikan kerugian negara dan memberi efek jera kepada pelaku kejahatan ekonomi. Semua proses dilakukan secara profesional dan akuntabel,” lanjut Harli.
Dalam perkara ini, Doni Salmanan divonis bersalah karena dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi bohong yang menyesatkan dan menyebabkan kerugian konsumen dalam transaksi elektronik. Ia juga terbukti melakukan tindak pidana pencucian uang.
Dr. Andrie Wahyu Setiawan, S.H., S.Sos., M.H., selaku Kasubid Kehumasan, menambahkan bahwa pemulihan aset merupakan prioritas penting dalam penegakan hukum modern.
“Penindakan terhadap pelaku kejahatan tidak cukup hanya dengan hukuman badan. Aset hasil kejahatan harus disita dan dikembalikan kepada negara untuk memberi manfaat bagi masyarakat luas,” tegasnya.
Lelang ini diharapkan menjadi contoh keberhasilan pemulihan aset yang akan terus dikembangkan oleh Kejaksaan RI ke depan.
Tags: 5 Miliar di Lelang Negara, Aset Doni Salmanan Laku Rp3, Kejagung: Bukti Komitmen Pulihkan Kerugian Negara
Baca Juga
-
06 Mei 2025
Peringati May Day, Bupati Bogor Rudy Susmanto Sebut Buruh sebagai Pahlawan Bangsa dan Penyumbang Pembangunan
-
20 Mar 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Apresiasi TNI-Polri dalam Menjaga Keamanan Wilayah
-
06 Mei 2025
Menuju Embarkasi Haji Terbaik Pemkab Bogor Bangun Pusat Layanan Haji Terintegrasi di Pakansari
-
21 Sep 2026
Diduga Ratakan Kawasan Hutan Pakai Excavator, APH Didesak Usut Dugaan Pidana di Sukamakmur
-
24 Okt 2024
Sekda Kabupaten Bogor Dukung Direktur RSUD Cibinong Dalam Seleksi PNS Berprestasi Provinsi Jawa Barat
-
09 Apr 2026
Implementasi CSR PT Antam UBPE Pongkor dalam Mendukung Kehutanan Sosial dan Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Lingkungan di Bogor
Rekomendasi lainnya
-
14 Okt 2024
Pemkab Bogor Gelar Anugerah Pajak Daerah 2024, Apresiasi 89 Wajib Pajak Berprestasi
-
25 Okt 2024
Kejaksaan Agung Periksa Saksi Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Tol Japek II Elevated
-
16 Mei 2026
Teror Begal Bersenpi di Lampung Berakhir, Penembak Polisi Tumbang Saat Dilumpuhkan
-
31 Jan 2025
Pemkab Bogor Gencarkan Panen dan Edukasi Cabai untuk Kendalikan Harga
-
28 Mar 2025
Langkah yang Bisa Dilakukan Rakyat Jika Menemukan Kendaraan Aparat Tidak Memiliki Kelengkapan Surat
-
22 Feb 2025
Kecelakaan di Tol Ungkap Jaringan Narkoba, Polda Jateng Sita 12 Kg Sabu






