Liputan08.com – Hanya selang sehari setelah menerima kunjungan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Hendri Ch Bangun, yang menyampaikan adanya kuota rumah subsidi bagi wartawan di Jawa Barat, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PWI Jawa Barat, HRM Danang Donoroso langsung bergerak cepat. Pada Rabu (23/4), ia melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek rumah subsidi di Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.
Dalam kunjungan tersebut, Danang Donoroso didampingi oleh Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI), M. Solikin, Wakil Ketua PWI Jabar Bidang OKK, Arita Surbakti, serta Wakil Ketua Bidang Aset, Aldi Supriyadi.
Danang mengatakan, keberadaan kuota rumah subsidi untuk wartawan merupakan angin segar, khususnya bagi anggota PWI yang belum memiliki rumah pribadi. Dengan skema angsuran yang terjangkau, yakni sekitar Rp1,2 juta per bulan, wartawan dinilai bisa mencicil dengan lebih ringan.

“Ini kesempatan yang sangat baik. Angsuran Rp1,2 juta per bulan cukup terjangkau. Saya rasa wartawan bisa mencicil rumah ini tanpa membebani keuangan secara signifikan,” ujarnya.
Terkait pemilihan lokasi perumahan di Kecamatan Kemang, Danang menilai kawasan ini sangat strategis karena dekat dengan berbagai fasilitas umum seperti sekolah, kampus, rumah sakit, pasar, serta akses ke jalan raya dan tol.
“Hanya sekitar 3 kilometer ke Jalan Raya Parung dan 1 hingga 1,5 kilometer ke sekolah, kampus, dan rumah sakit. Jadi lokasi ini sangat mendukung kebutuhan hidup keluarga,” tuturnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum APERSI yang juga pemilik kawasan perumahan Kemang Paradise Garden, M. Solikin, menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah yang menargetkan pembangunan 3 juta unit rumah per tahun. Dari jumlah itu, sekitar 1.000 unit rumah subsidi dialokasikan khusus bagi wartawan secara nasional.
“Saya sangat mendukung program ini. Apalagi kalau ada sinergi antara PWI dan APERSI. Kita akan hubungkan juga dengan pengurus-pengurus di daerah agar penyebaran informasi dan distribusi unit lebih merata,” jelas Solikin.
Lebih lanjut, Solikin menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), khususnya dalam hal perizinan dari pemerintah daerah serta kemudahan administrasi bagi calon penerima manfaat.
“Hal-hal seperti pengecekan BI Checking dan batasan gaji penerima rumah subsidi harus mendapat perhatian. Nanti akan kami ajukan ke pemerintah sebagai bagian dari masukan pelaksanaan program ini,” pungkasnya.
Tags: Gercap! PWI Jabar Tinjau Lokasi Rumah Subsidi untuk Wartawan di Bogor
Baca Juga
-
22 Mar 2025
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Apresiasi LKPJ 2024 yang Disampaikan Bupati Rudy Susmanto
-
17 Apr 2025
Dalam Dua Jam Dua Pengedar Sabu Tumbang di Tangan Polisi Sragen! Kapolres Laporkan Kami Sikat!
-
01 Mar 2026
Bupati Bogor Pastikan Layanan Kesehatan Siaga 24 Jam Jelang Lebaran di RS Bhakti Padjajaran
-
18 Apr 2025
Kejagung Periksa 8 Saksi Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina, Tersangka YF dkk Terancam Hukuman Berat
-
16 Jul 2025
Jaksa Agung Lantik 34 Pejabat Eselon II dan Kepala Kejati, Dorong Profesionalitas dan Integritas Adhyaksa
-
15 Des 2024
Pj Bupati Bogor Puji Pengelolaan Air Bersih PDAM Ciburial sebagai Contoh Nasional
Rekomendasi lainnya
-
04 Feb 2025
DPO KKB Iyoktogi Telenggen Ditangkap di Yahukimo Satgas Ops Damai Cartenz 2025 Pastikan Keamanan Warga
-
07 Agu 2025
Kejaksaan Tinggi Sumsel Sikat Koruptor: Uang Rp506 Miliar Disita, Aset Rp400 Miliar Dibekukan
-
11 Nov 2024
Kemeriahan Color Fun Walk di Kabupaten Bogor KPU Ajak Masyarakat Semarakkan Pilkada Serentak 2024
-
27 Mar 2026
Rudy Susmanto Keluarkan Kebijakan WFH ASN Jumat, Respons Krisis Energi Global
-
21 Apr 2026
Jaksa Agung Tegas: Dana Desa Tak Boleh Disalahgunakan, Jaga Desa Jadi Benteng Utama!
-
10 Jan 2025
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bogor Geruduk Kantor Kejaksaan dan Kantor Bupati: Desak Evaluasi Kepala Disdik dan Usut Dugaan Korupsi PIP


