Liputan08.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, meninjau kesiapan posko bencana di Villa Nusa Indah 2, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, pada Senin (10/3). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pasokan logistik bagi warga terdampak banjir tetap aman dan berjalan lancar.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy Susmanto didampingi Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah, serta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Ia meninjau dapur umum yang beroperasi di aula kantor desa, memastikan distribusi makanan bagi warga berjalan tanpa hambatan.
Sehari setelahnya, Selasa (11/3), Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto turut mengunjungi lokasi bencana. Kedatangannya bertujuan untuk memastikan sistem mitigasi bencana di wilayah tersebut berjalan dengan baik, mengingat curah hujan tinggi masih berpotensi terjadi hingga 20 Maret mendatang.
“Wilayah ini merupakan salah satu daerah yang kerap dilanda banjir. Namun, sistem mitigasi yang diterapkan di sini sudah sangat matang dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) turut berperan dalam mengelola informasi melalui CCTV dan media sosial, yang sangat membantu dalam penanganan dini,” ujar Bima Arya.
Menurutnya, Pemkab Bogor bersama pihak terkait telah menyiapkan sistem evakuasi yang baik dengan penanda-penanda yang jelas. Meskipun operasi modifikasi cuaca sedang dilakukan, potensi banjir tetap ada jika curah hujan tinggi tidak dapat sepenuhnya dicegah.
“Saya mengingatkan seluruh kepala daerah di wilayah rawan bencana untuk memastikan sistem mitigasi berjalan dengan baik dan warga dapat dievakuasi jika kondisi mengkhawatirkan,” tambahnya.
Camat Gunung Putri, Kurnia Indra, menyampaikan bahwa atas arahan Bupati Bogor, pihaknya ditugaskan untuk mendampingi Wamendagri dan Dirjen dalam kunjungan ini.
“Kami memastikan penanganan pasca-banjir berjalan optimal, termasuk langkah-langkah antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem susulan serta kesiapan posko di wilayah terdampak,” jelasnya.
Dengan koordinasi yang solid antara pemerintah daerah, BPBD, komunitas, serta warga setempat, diharapkan penanganan bencana di Bojongkulur dapat berjalan efektif, sehingga dampak banjir dapat diminimalisir.
Baca Juga
-
30 Okt 2024
Aksi Premanisme di Purworejo: Sunaryo Dikeroyok hingga Alami Luka Berat, Polisi Tangkap Tiga Tersangka
-
23 Des 2024
JAM-Datun Pimpin Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan
-
08 Okt 2024
KH Achmad Yaudin Sogir Tetap Prioritaskan Tugas Keummatan Meski Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor
-
18 Feb 2026
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Dukung Gerakan Nasional ASRI untuk Atasi Persoalan Sampah
-
19 Apr 2025
PWI Gugat Dewan Pers, Desak Penegakan Keadilan atas Tindakan Sepihak Regulator
-
22 Apr 2025
Dua Saksi Kunci Kasus Jiwasraya Koruptor Makin Tak Nyaman Bukti Kian Menguat!
Rekomendasi lainnya
-
21 Mar 2026
Nunur Nurhasdian: Idulfitri Wujudkan Solidaritas Sosial dan Kepedulian Umat
-
02 Jan 2025
Korupsi Perkebunan PT Duta Palma Group Kejaksaan Agung Tetapkan Satu Tersangka Perorangan dan Dua Korporasi
-
29 Mei 2025
Dikepung TNI dan Jaksa, Buronan Kasus Senjata Api Tak Berkutik di Deli Serdang
-
12 Feb 2025
KH Achmad Yaudin Sogir Apresiasi Babakan Madang Sebagai Penyumbang PAD ke-6, Siap Kawal Aspirasi Warga
-
20 Feb 2025
Rudy Susmanto Resmi Pimpin Bogor: Ajak Semua Elemen Bangun Kabupaten dengan Semangat Kebhinekaan
-
02 Des 2024
Kompolnas Awasi Transparansi Penanganan Kasus Tawuran dan Penembakan oleh Oknum Polri di Semarang


