Liputan08.com BANDUNG – Penjabat (Pj) Bupati Bogor, Bachril Bakri, menghadiri entry meeting evaluasi perencanaan dan penganggaran tahun 2025 yang digelar oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat. Acara yang berlangsung di Kantor Perwakilan BPKP Jabar, Bandung, pada Rabu (12/2), dihadiri pula oleh Kepala Perwakilan BPKP Jabar, Adi Gemawan, Inspektur Provinsi Jawa Barat, Eni Rohyani, serta para kepala daerah se-Jawa Barat. Bachril turut didampingi Inspektur Kabupaten Bogor, Sigit Wibowo.
Evaluasi ini berlandaskan pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2023 tentang perubahan aturan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan, serta Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam APBN dan APBD tahun anggaran 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Bachril Bakri mengungkapkan bahwa BPKP akan melakukan evaluasi di Kabupaten Bogor mulai 12 Februari hingga 18 Maret 2025. Evaluasi selama 20 hari kerja ini akan menyoroti lima sektor utama, yakni pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan.
“BPKP akan menilai efisiensi serta efektivitas perencanaan dan penganggaran APBD 2025. Evaluasi ini juga mengacu pada Inpres Nomor 1 Tahun 2025 yang menekankan pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran daerah,” ujar Bachril.
Ia pun mengimbau seluruh kepala perangkat daerah di Kabupaten Bogor untuk bersiap menghadapi evaluasi yang akan dilakukan melalui berbagai metode, termasuk analisis dokumen, wawancara, observasi lapangan, serta evaluasi berbasis desk review.
Presiden Prabowo Tekankan Efisiensi dan Pencegahan Kebocoran Anggaran
Kepala Perwakilan BPKP Jabar, Adi Gemawan, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi tegas terkait efisiensi anggaran. BPKP memiliki peran strategis dalam memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Optimalisasi, penghematan, dan efisiensi anggaran harus menjadi prioritas. Kami bertugas mengawasi agar kebijakan ini benar-benar diterapkan sesuai dengan tujuan pembangunan,” tegas Adi.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa tidak ada toleransi terhadap kebocoran anggaran, sesuai arahan Presiden. Pengawasan yang ketat bertujuan memastikan dana publik dikelola secara transparan dan efektif untuk kepentingan rakyat.
Mewakili Pj. Gubernur Jawa Barat, Inspektur Provinsi Jawa Barat, Eni Rohyani, menjelaskan bahwa evaluasi ini menjadi bagian dari awal pelaksanaan rencana pembangunan jangka panjang Jawa Barat.
“Arahan Presiden mengenai efisiensi anggaran harus ditindaklanjuti. Pemerintah daerah wajib mengoptimalkan anggaran, menghindari pemborosan, dan menyesuaikan alokasi belanja dengan kebutuhan prioritas,” tutur Eni.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini akan membantu mengidentifikasi anggaran yang kurang efektif serta menyusun perencanaan yang lebih strategis di masa mendatang.
Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan pengelolaan anggaran di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bogor, semakin transparan, efisien, dan tepat sasaran demi kesejahteraan masyarakat.
Tags: Pj. Bupati Bogor Hadiri Entry Meeting Evaluasi APBD 2025 di BPKP Jabar: Fokus Efisiensi Anggaran
Baca Juga
-
12 Sep 2025
Bupati Bogor Pimpin Evaluasi Pasca Demo: Jaga Kondusifitas Demi Stabilitas dan Pembangunan Daerah
-
29 Mar 2025
Hasil Investigasi Awak Media Sukamulya Rumpin Bak Surganya Mafia Penyuntikan Gas Elpiji Ilegal
-
23 Jul 2025
Antam UBPE Pongkor Luncurkan Rumah Belajar GARITAN di Nanggung: Sinergi Ketahanan Pangan dan Edukasi Lingkungan
-
12 Jan 2026
Ketua DPRD Sastra Winara: Musrenbang Kelurahan Fondasi Pembangunan Berkeadilan di Kabupaten Bogor
-
23 Nov 2024
Universitas Bhayangkara melakukan Penyuluhan Hukum Upaya Penanggulangan Judi Online di Kalangan Remaja bertempat di SMAN 81 Jakarta
-
21 Jan 2026
Saksi Kunci Buka Fakta Persidangan, Tikus Koruptor Pertamina Diduga Mainkan Terminal, Minyak Mentah, hingga Kapal
Rekomendasi lainnya
-
02 Des 2024
Kenalkan Profesi, Brigadir Widhi Yoga Edukasi Anak-Anak di Kidea Podomoro Hall
-
09 Jul 2025
Rudy Susmanto Buka Latsar CPNS 2025: Jadilah Pelayan Rakyat, Bukan Sekadar Pegawai
-
22 Jan 2025
Korupsi Impor Gula Tersangka HAT Ditangkap Negara Rugi Rp578 Miliar
-
16 Des 2024
Jaksa Agung Tegaskan Komitmen Hukum Tindak Tegas Oknum Penyalahguna Proyek di Kementerian Pertanian
-
16 Jan 2025
Kapolri Listyo Sigit Dorong Pengembangan Direktorat PPA-PPO hingga Tingkat Polda dan Polres
-
03 Mar 2026
Dishub Kota Bogor Tegaskan Razia Sesuai Prosedur dan Dokumen Resmi, Bantah Tuduhan Operasi Tanpa Koordinasi




