Liputan08.com JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto berencana membangun sekolah rakyat yang ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan tergolong miskin ekstrem. Inisiatif ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik kepada mereka yang kurang beruntung.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyampaikan bahwa sekolah rakyat ini akan berbentuk asrama (boarding school) agar kebutuhan gizi siswa dapat terjamin.
“Program ini merupakan langkah konkret Presiden Prabowo untuk memutus rantai kemiskinan ekstrem melalui pendidikan. Dengan adanya asrama, kami tidak hanya memberikan pendidikan, tetapi juga memastikan kebutuhan gizi anak-anak terpenuhi,” ujar Muhaimin Iskandar, Jumat (3/1/2025).

Saat ini, program tersebut sedang diuji coba di tiga lokasi di wilayah Jabodetabek. Sekolah rakyat ini berada di bawah naungan Kementerian Sosial dan diutamakan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.
Ketua Tim 8 Relawan Prabowo, Amirdin Latupono , menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini Bogor Minggu 5 Januari 2025 “Ini bukan sekadar janji, tapi bukti komitmen Presiden Prabowo untuk menjadikan pendidikan sebagai jalan keluar dari kemiskinan. Kami sebagai relawan siap mendukung program ini agar berjalan dengan lancar,” kata Latopono .
Dengan adanya sekolah rakyat ini, diharapkan anak-anak dari keluarga tidak mampu dapat memperoleh pendidikan yang layak dan kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan.
Tags: Presiden Prabowo Subianto Bangun Sekolah Rakyat untuk Anak Miskin Ekstrem
Baca Juga
-
28 Des 2025
Ketua BMSN Sofwan Ali Sampaikan Ucapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pembina Nurofik Tekankan Etika Kebangsaan Media Siber
-
26 Okt 2024
Kabupaten Bogor Gelar Tangguh Festival 2024 untuk Tingkatkan Kesadaran Risiko Bencana
-
05 Mei 2026
Sidang Chromebook Memanas, JPU Yakin Unsur Korupsi Terbukti dan Singgung Independensi Ahli
-
10 Sep 2026
Rudy Susmanto Kebut Penanganan Kebakaran TPA Galuga hingga Tuntas
-
04 Agu 2026
Kepala KSP Jenderal Dudung Pimpin Peluncuran Buku dan Diskusi Undang-Undang Perekonomian Nasional
-
26 Mar 2026
Nakhoda dan Pengelola Kapal Nitya Diminta Ditindak Tegas, Penumpang Keluhkan Pungutan Liar di Pelabuhan Bakauheni–Merak
Rekomendasi lainnya
-
28 Nov 2024
Tersangka Korupsi Proyek LRT Sumatera Selatan Diserahkan ke Penuntut Umum, Kerugian Negara Dikembalikan Rp22,59 Miliar
-
04 Sep 2025
Mendikbudristek 2019-2024 NAM Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook
-
08 Feb 2025
Menteri Sosial Kunjungi Kabupaten Bogor Sorotan Tajam soal Efisiensi Anggaran Perjalanan Dinas
-
02 Mei 2025
Hari Pendidikan Nasional dan Dilema Sarjana Pendidikan Antara Panggilan Profesi atau Rasionalitas Ekonomi
-
05 Des 2024
Penurunan Kasus Stunting di Kabupaten Bogor Capai 1,91 Persen Berkat Program Gotasmil
-
27 Mei 2026
Rudy Susmanto: Idul Adha Momentum Keikhlasan dan Kepedulian Sosial





