Liputan08.com Jakarta Barat – Polsek Kembangan, Jakarta Barat, melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap sejumlah pelajar yang terlibat dalam aksi tawuran pada Senin (14/10/2024). Pembinaan ini merupakan langkah preventif dan edukatif yang bertujuan untuk mencegah para pelajar kembali terlibat dalam aksi kekerasan yang dapat merusak masa depan mereka.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Kembangan, Kompol Moch Taufik Iksan, di aula Polsek Kembangan. Turut hadir dalam acara tersebut para orang tua dan perwakilan guru dari masing-masing sekolah para pelajar. Kehadiran mereka dinilai penting untuk memberikan dukungan moral dan memastikan pelaksanaan pembinaan berjalan efektif.
Dalam arahannya, Kompol Moch Taufik Iksan menekankan pentingnya kesempatan kedua yang diberikan kepada para pelajar. Namun, ia juga memperingatkan bahwa jika mereka kembali terlibat dalam tawuran, akan ada konsekuensi hukum yang tegas.

“Kami meminta mereka untuk membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi aksi tawuran. Jika ditemukan kembali terlibat dalam tindakan serupa, kami tidak akan ragu untuk memprosesnya sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kapolsek.
Selain ancaman hukum, Kapolsek juga menyampaikan bahwa para pelajar yang terlibat tawuran berpotensi kehilangan hak atas Kartu Jakarta Pintar (KJP), program bantuan pendidikan yang diberikan oleh pemerintah untuk membantu siswa kurang mampu. “KJP adalah bentuk dukungan dari pemerintah agar anak-anak mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Namun, jika mereka terlibat dalam tawuran atau tindak kriminal lainnya, KJP mereka bisa dicabut sebagai konsekuensi nyata,” tambahnya.
Sejumlah poin penting juga disampaikan kepada para pelajar dan orang tua, antara lain:
1.Pengawasan Orang Tua: Orang tua diimbau untuk lebih aktif mengawasi kegiatan anak-anak mereka, terutama di luar jam sekolah atau pada malam hari, guna mencegah anak-anak terjerumus dalam pergaulan yang salah.
2 Sanksi Pencabutan KJP: Para pelajar yang terlibat dalam tawuran diingatkan bahwa hak mereka atas bantuan KJP bisa dicabut jika kembali terlibat dalam tindakan kriminal.
3.Surat Pernyataan: Setiap pelajar yang terlibat diwajibkan menandatangani surat pernyataan yang berisi komitmen untuk tidak mengulangi aksi tawuran.
4.Pendataan dan Pemantauan: Para pelajar yang terlibat juga didata dan difoto sebagai bagian dari upaya pemantauan lanjutan oleh pihak kepolisian.
Kompol Moch Taufik Iksan juga mengingatkan bahwa terlibat dalam tawuran dapat dikenai sanksi pidana serius, di antaranya Pasal 351 ayat 1 dan Pasal 170 ayat 1 KUHP, serta Undang-Undang Darurat No. 12 Tahun 1951 Pasal 2 ayat 1, yang membawa ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara. Ia juga mengungkapkan bahwa dalam pembubaran tawuran beberapa waktu lalu, seorang anggota polisi sempat diserang dengan air keras, dan tiga tersangka sudah diproses secara hukum.
“Ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih waspada dalam mengawasi anak-anak, terutama di luar jam sekolah,” tegasnya.
Dengan kegiatan pembinaan ini, Kapolsek Kembangan berharap bahwa peristiwa tawuran serupa tidak terulang kembali. Ia juga mengajak semua pihak—baik orang tua, sekolah, maupun masyarakat—untuk bersinergi dalam menjaga generasi muda agar tidak terlibat dalam tindakan kekerasan.
Humas Polres Metro Jakarta Barat
Tags: Ancam Cabut KJP dan Tindak Tegas Pelaku, Polsek Kembangan Gelar Pembinaan Terhadap Pelajar Pelaku Tawuran
Baca Juga
-
28 Nov 2025
Rudy Susmanto Terima Wakapolda Jabar: Tekankan Penguatan Keamanan dan Percepatan Pembangunan Bogor
-
10 Agu 2025
Bupati Bogor Hadiri Rakor Penanganan Sampah Regional Jawa Barat Bersama Menteri Lingkungan Hidup RI
-
12 Des 2024
Proyek Pengurugan Situ Cikaret Kabupaten Bogor Diduga Tanpa Transparansi Anggaran
-
25 Apr 2026
Rudy Susmanto: Nilai Kopassus Jadi Kunci Percepatan Kinerja Pemkab Bogor
-
27 Mar 2026
Kasus Dugaan Jaringan Tramadol Depok–Bogor Viral, Masyarakat Desak Penyelidikan Objektif Aparat
-
24 Jan 2025
DPO Korupsi Rp867 Juta Berhasil Ditangkap Jaksa Agung Tidak Ada Tempat Bersembunyi yang Aman
Rekomendasi lainnya
-
29 Mei 2025
Brigjen POL Purn. Ishak Robinson Penunjukan Nurofik Sebagai Plt Ketua PWI Kabupaten Bogor Momentum Strategis bagi Reorientasi Kepemimpinan Jurnalistik
-
15 Mei 2025
Rudy Susmanto Tinjau Command Center, Dorong Digitalisasi Layanan Publik Terintegrasi di Kabupaten Bogor
-
06 Des 2024
TNI Gelar Sweeping di Distrik Walesi untuk Cegah Aktivitas Ilegal
-
26 Mar 2026
Nakhoda dan Pengelola Kapal Nitya Diminta Ditindak Tegas, Penumpang Keluhkan Pungutan Liar di Pelabuhan Bakauheni–Merak
-
25 Sep 2025
Sekda Kota Bogor Buka Lomba Cipta Menu B2SA Tanpa Sisa, Luncurkan Duta Pangan Food Savior
-
17 Okt 2024
KEJATI SUMSEL Sita Aset Yayasan Batang Hari Sembilan Terkait Kasus Dugaan Korupsi di Palembang


