Liputan08.com, CIBUNGBULANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat sinergi dalam mematangkan pembangunan Pengolah Sampah menjadi Energi (PSEL) dan Bahan Bakar Minyak Terbarukan (BBMT) di Desa Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
Atas arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor Jaro Ade bersama Wali Kota Bogor Dedi Rachim meninjau langsung lokasi yang akan dikembangkan sebagai pusat pengolahan sampah modern bagi wilayah Bogor Raya. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan dan seluruh aspek pendukung sebelum proyek dimulai.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran TNI, pemerintah daerah, unsur Forkopimda, Danantara Indonesia, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten dan Kota Bogor, serta unsur Muspika dan Pemerintah Desa Galuga.
Wakil Bupati Bogor Jaro Ade mengatakan, dirinya mendapat tugas dari Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk menghadiri peninjauan lapangan sebagai bagian dari tahapan persiapan pembangunan.
“Hari ini saya berbagi tugas dengan Bupati Bogor Bapak Rudy Susmanto untuk menghadiri kunjungan lapangan persiapan pembangunan Pengolah Sampah menjadi Energi Bogor Raya. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lokasi agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana,” ujar Jaro Ade.
Menurutnya, pembangunan PSEL dan BBMT merupakan langkah strategis dalam menjawab persoalan pengelolaan sampah di Bogor Raya. Melalui teknologi tersebut, sampah tidak hanya dikelola secara efektif, tetapi juga diolah menjadi energi yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Melalui peninjauan langsung ke lokasi, kami ingin memastikan kesiapan lahan dan berbagai aspek pendukung agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di masa mendatang,” jelasnya.
Jaro Ade menegaskan, keberhasilan pembangunan PSEL dan BBMT membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Semoga sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat terwujudnya sistem pengelolaan sampah yang modern dan berkelanjutan, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, serta memberikan manfaat bagi masyarakat Bogor Raya di masa yang akan datang,” pungkasnya.
Tags: Ade Jaro, Pemkab Bogor
Baca Juga
-
14 Jul 2026
Soal Polemik Acara Safari Jurnalis Desa Kemang, Ini Penjelasan Ketua PWI Kabupaten Bogor Dedy Firdaus
-
24 Des 2025
BRI Cabang Cikampek Buka Lowongan Langsung Lewat Program Campus Hiring 2025
-
26 Agu 2026
Pemkab Bogor Dukung Pelestarian Cerita Rakyat Lewat Festival Mendongeng
-
11 Sep 2026
15 Ton Air Disiramkan dari Udara, TNI AU Bantu Jinakkan Api di TPA Galuga
-
23 Nov 2024
Satgas Pamtas RI-PNG Pos Naikere Berikan Layanan Kesehatan dan Bubur Kacang Hijau untuk Warga Desa Sararti, Teluk Wondama
-
06 Mar 2025
Pemkab Bogor dan APSAI Kukuhkan Pengurus 2025-2030, Dorong Dunia Usaha Wujudkan Kabupaten Layak Anak
Rekomendasi lainnya
-
22 Okt 2024
Pos Walesi Satgas Yonif 641/Bru Berperan Aktif dalam Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2024 di Jayawijaya
-
15 Okt 2024
JAM-Intelijen Tekankan Peran Intelijen Hukum dalam Pembangunan Nasional di Acara Bincang Hukum CNBC
-
23 Okt 2024
Israel Dituduh Gunakan Kelaparan Sebagai Senjata di Gaza
-
03 Des 2024
Satgas SIRI Kejaksaan Agung Tangkap Buronan Kasus Perpajakan di Depok
-
30 Apr 2026
Hari Posyandu Nasional 2026, Eva Rudy Susmanto Tegaskan Posyandu Kini Jadi Pusat Layanan Terpadu
-
20 Mar 2025
Pemkab Bogor Hadiri Pengungkapan Modus Kecurangan SPBU Pertamina Sukaraja Konsumen Dirugikan Hingga 0,8 Liter per 20 Liter






