liputan08.com CIBINONG – Bogor Koi Show 2026 sukses diselenggarakan di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, pada 3–5 Juli 2026. Ajang kontes ikan koi tingkat nasional ini menjadi wadah bagi para pembudidaya, breeder, dealer, penghobi, hingga pelaku usaha perikanan hias dari berbagai daerah di Indonesia untuk menampilkan kualitas ikan koi terbaik sekaligus memperkuat jejaring di industri perikanan hias.
Ketua Panitia Bogor Koi Show 2026, Rahmat Bukhori Muslim, menjelaskan bahwa kegiatan ini berawal dari inisiatif dua komunitas pecinta koi di Kabupaten Bogor, yakni Yamagen Koi Pangkiseeng dan Komunitas Pembudidaya Ikan Koi Lumpur Parung.
Semula, kontes direncanakan berlangsung di Pendopo 45 Parung, namun berkat dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor, pelaksanaannya dipindahkan ke Gedung Tegar Beriman agar lebih representatif dan mampu menjangkau peserta maupun pengunjung dari berbagai daerah.
Menurut Rahmat, dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor juga diwujudkan melalui bantuan dana pembinaan sebesar Rp200 juta kepada panitia penyelenggara. Dukungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh panitia untuk menghadirkan penyelenggaraan kontes yang profesional, berkualitas, serta memberikan manfaat bagi seluruh pelaku usaha perikanan hias.
“Bogor Koi Show tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi media untuk meningkatkan kualitas dan daya saing pembudidaya ikan koi, memperluas pertukaran pengetahuan dan teknologi budidaya, sekaligus memperkenalkan Kabupaten Bogor sebagai salah satu sentra ikan koi unggulan di Indonesia,” ujar Rahmat.
Menurutnya, Bogor Koi Show 2026 diikuti sekitar 500 peserta dari berbagai daerah di Indonesia dengan menampilkan sekitar 1.517 ekor ikan koi. Sebanyak 22 varietas koi diperlombakan dalam lima kategori penilaian, memperebutkan Piala Bergilir Bupati Bogor dan Piala Kapolres Bogor.
Proses penjurian dilakukan oleh sembilan juri bersertifikat yang memiliki pengalaman sebagai juri kontes koi tingkat nasional maupun internasional.
Selain menghasilkan para juara, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan standar kualitas budidaya, memperluas peluang pemasaran, memperkuat kemitraan antar pelaku usaha, serta mendorong pertumbuhan sektor perikanan hias dan UMKM pendukungnya.
Rahmat berharap Bogor Koi Show dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai agenda tahunan dan berkembang menjadi salah satu kontes ikan koi terbesar di Indonesia.
Sementara itu, publik figur sekaligus penghobi koi, Irfan Hakim, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta pada Bogor Koi Show 2026. Menurutnya, jumlah peserta tahun ini menunjukkan kebangkitan dunia kontes koi nasional setelah beberapa tahun terakhir mengalami penurunan.
“Alhamdulillah, antusiasme kembali meningkat. Ini menunjukkan semangat para penghobi dan pembudidaya koi kembali tumbuh. Kehadiran media juga sangat penting untuk mengangkat kualitas para petani koi sehingga semakin banyak masyarakat yang mengenal dunia koi,” ujar Irfan.
Ia juga menilai Kabupaten Bogor memiliki potensi besar sebagai salah satu barometer industri ikan hias nasional.
Menurutnya, kondisi alam, kualitas air, serta banyaknya pembudidaya dan eksportir menjadikan Bogor sebagai daerah strategis dalam pengembangan ikan hias Indonesia.
“Bukan hanya koi, Bogor merupakan salah satu sentra ikan hias nasional. Bahkan proses karantina untuk ekspor ikan dari berbagai daerah juga dilakukan di Bogor sebelum dikirim ke luar negeri. Ini menunjukkan posisi Bogor sangat penting dalam industri ikan hias Indonesia,” katanya.
Melalui penyelenggaraan Bogor Koi Show 2026, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama komunitas dan pelaku usaha berharap sektor perikanan hias semakin berkembang, mampu meningkatkan daya saing pembudidaya lokal, sekaligus memperkuat citra Kabupaten Bogor sebagai salah satu pusat budidaya ikan koi terbaik di Indonesia. (Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)
Tags: Bogor Koi Show 2026
Baca Juga
-
16 Sep 2026
Kasus Dugaan Korupsi Tata Kelola MBG Menguak, Kejagung Periksa 4 Saksi
-
10 Feb 2026
Audiensi INASSOC, Rudy Susmanto Arahkan Airsoft untuk Cegah Tawuran
-
17 Okt 2025
Kota Bogor Masuk Daftar Penerima Proyek PSEL dalam Perpres 109 Tahun 2025
-
09 Sep 2026
TPPO Masih Mengintai PMI, BMSN Dorong Negara Perkuat Perlindungan dari Hulu hingga Hilir
-
18 Apr 2025
Biadab! Oknum Guru Honorer PJOK di Lumajang Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Pelecehan Seksual Anak
-
01 Agu 2026
ABD Rahman Suhu SH MH Silaturahmi ke BMSN, Bahas Iklim Investasi Kondusif
Rekomendasi lainnya
-
21 Jan 2025
PWI Kabupaten Bogor Dilantik Pj. Bupati Bachril: Jadikan Pers Pilar Informasi yang Edukatif dan Konstruktif
-
24 Jun 2025
Kejati Jateng Tahan Mantan Kabid Perdagangan Klaten dalam Kasus Dugaan Korupsi Sewa Plaza Klaten
-
30 Des 2024
Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor, KH Achmad Yaudin Sogir, Sosialisasikan Penyerahan Fasos Fasum di Perumahan PWI Jaya
-
10 Agu 2026
KH Ay Sogir Desak Perbaikan SDN Cilebut 05
-
06 Nov 2025
Rudy Susmanto: Penataan Kawasan Puncak Dimulai, Wujudkan Bogor yang Tertib dan Berkelanjutan
-
16 Jan 2025
Kota Tangerang Luncurkan Layanan PBG 10 Jam, Dukung Investasi dan Kemudahan Berusaha






