Breaking News

Rudy Susmanto Nyatakan Perang Tanpa Kompromi terhadap Narkoba di Kabupaten Bogor

liputan08.com Cibinong — Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmen tanpa kompromi dalam memberantas narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayahnya. Langkah tegas tersebut diwujudkan melalui sinergi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Komitmen itu diperkuat dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) terpadu yang akan bergerak secara masif hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. Kesepakatan ini dihasilkan dalam rapat koordinasi Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang digelar di Pendopo Bupati Bogor, Kamis (2/4/2026).

“Tidak ada ruang bagi narkoba di Kabupaten Bogor. Kita bergerak bersama, serentak, dari tingkat kabupaten hingga ke desa untuk memberantas hingga ke akar-akarnya,” tegas Rudy Susmanto.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis menjaga masa depan daerah dengan melindungi generasi muda dari ancaman narkoba dan penyalahgunaan obat berbahaya.

Sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam gerakan ini. Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Forkopimda, aparat penegak hukum, serta BNN memperkuat upaya pencegahan sekaligus penindakan di lapangan.

Tak hanya itu, pelibatan unsur pemuda, dunia pendidikan, tenaga kesehatan, hingga tokoh keagamaan juga diperkuat sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan.

Pemerintah Kabupaten Bogor turut mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam memutus rantai peredaran narkoba.

“Laporkan jika ada indikasi peredaran. Identitas pelapor kami jamin aman. Ini perjuangan bersama untuk menyelamatkan generasi muda,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Bogor, Kombes Pol. Anggun Cahyono, S.I.K., menegaskan kesiapan seluruh pihak dalam mendukung gerakan tersebut.

“Kami bersama seluruh unsur siap bekerja maksimal. Pemberantasan narkoba akan dilakukan secara masif, terukur, dan menyentuh hingga ke tingkat paling bawah demi mewujudkan Kabupaten Bogor yang bersih dari narkoba,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Balai POM di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, menyoroti maraknya peredaran obat ilegal yang kerap disalahgunakan dan berdampak serius terhadap keamanan masyarakat.

“Peredaran obat ilegal dan penyalahgunaan obat tertentu sudah sangat mengkhawatirkan. Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi ancaman nyata bagi keselamatan masyarakat, khususnya generasi muda,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor agar penanganan dapat berjalan terpadu dan efektif.

“Kami mendorong penguatan regulasi dan kerja sama lintas instansi agar pengawasan obat dan makanan berjalan optimal serta selaras dengan upaya pemberantasan narkoba,” tambahnya.

Dengan kolaborasi yang solid antara Pemerintah Kabupaten Bogor, Forkopimda, BNN, dan Balai POM, gerakan pemberantasan narkoba kini dijalankan secara lebih terintegrasi, masif, dan menyentuh hingga ke lapisan masyarakat paling bawah.

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya