Breaking News

Kabupaten Bogor Jadi Destinasi Terfavorit Jabar 2025, Dipimpin Rudy Susmanto

Liputan08.com — Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Kabupaten Bogor kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Barat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Bogor tercatat sebagai daerah dengan jumlah kunjungan wisatawan tertinggi di Jawa Barat sepanjang tahun 2025.

Capaian tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor, Ria Marlisa A, dalam dialog di Podcast Sora Bogor yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Rabu (1/4).

Menurut Ria, keberhasilan ini merupakan hasil dari berbagai upaya pengembangan destinasi wisata serta penguatan sektor ekonomi kreatif yang terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor sesuai arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

“Pada tahun 2025 target kunjungan wisatawan kita sebesar 15 juta. Alhamdulillah capaian tersebut berhasil terlampaui dengan jumlah kunjungan lebih dari 15,7 juta wisatawan,” ujarnya.

Ia menegaskan, tingginya angka kunjungan tersebut menunjukkan bahwa Kabupaten Bogor masih menjadi magnet utama bagi wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah. Keberagaman potensi wisata menjadi salah satu faktor utama yang mendorong tingginya minat kunjungan.

Kabupaten Bogor dikenal memiliki ragam destinasi wisata yang lengkap, mulai dari wisata alam, budaya, hingga wisata buatan yang tersebar di berbagai wilayah.

“Bogor memiliki potensi wisata yang sangat lengkap. Hampir semua jenis wisata ada di sini, kecuali laut,” jelas Ria.

Selain kawasan wisata populer seperti Puncak, Pemkab Bogor juga terus mendorong pengembangan destinasi baru melalui program desa wisata. Hingga tahun 2025, sebanyak 23 desa wisata telah ditetapkan sebagai bagian dari upaya pemerataan pembangunan sektor pariwisata.

“Program desa wisata tidak hanya menghadirkan destinasi baru, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan UMKM, homestay, serta kegiatan edukasi dan ekonomi kreatif,” ungkapnya.

Beberapa desa wisata yang mulai berkembang di antaranya Desa Tugu Selatan, Tugu Utara, dan Malasari. Bahkan, Desa Malasari kini mulai menarik perhatian pihak luar negeri untuk menjajaki kerja sama pengembangan wisata.

Melihat tren positif tersebut, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor menargetkan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan pada tahun 2026 menjadi 16 juta wisatawan.

Ria menambahkan, Pemerintah Kabupaten Bogor juga terus memperkuat promosi pariwisata melalui berbagai event, pemanfaatan media digital, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Dengan strategi pengembangan yang berkelanjutan serta potensi yang dimiliki, Kabupaten Bogor diharapkan mampu mempertahankan posisinya sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus menjadi penggerak utama ekonomi daerah di Jawa Barat.

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya