liputan08.com Program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dahsat) diharapkan menjadi salah satu upaya pemerintah dalam menekan angka stunting, termasuk di Kota Bogor.
Hal tersebut disampaikan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga), Wihaji, saat meninjau pelaksanaan program Dahsat di Kampung KB Bakti Mulia, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Rabu (28/1/2026).
Didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, Wihaji meninjau langsung proses pengolahan makanan hingga pengemasan, sebelum didistribusikan kepada keluarga yang masuk dalam kategori berisiko stunting.
Di Kota Bogor, program Dahsat merupakan inisiasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang dilaksanakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor. Program ini telah berjalan meskipun masih dalam skala terbatas.
“Ini merupakan uji coba selama dua bulan di Kota Bogor untuk memastikan keberadaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dicanangkan Presiden. Program Dahsat ini di luar MBG dan dikelola oleh ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok Dahsat,” ujar Wihaji.
Ia menjelaskan, terdapat tiga semangat utama dalam pelaksanaan program Dahsat. Pertama, memastikan menu makanan sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115 Tahun 2025 tentang pendistribusian makan bergizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
“Kedua, memastikan bahwa masih ada sebagian ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD yang belum terjangkau oleh SPPG,” ucapnya.
Ketiga, lanjut Wihaji, mendorong aktivasi masyarakat dalam pemenuhan gizi di wilayah masing-masing. Wilayah yang belum tersentuh program MBG dapat difasilitasi melalui program Dahsat.
“Di wilayah ini, makanan dimasak oleh ibu-ibu dengan pendampingan tenaga ahli dari puskesmas untuk memastikan asupan gizi sesuai kebutuhan. Ini penting agar berbeda dengan makanan bagi anak sekolah,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya ketepatan sasaran dalam pendistribusian makanan agar penerima manfaat benar-benar mengalami peningkatan kondisi gizi.
“Di Indonesia, uji coba baru dilakukan di Kota Bogor. Pemkot Bogor sangat mendukung. Ke depan akan dilaksanakan di daerah lain,” ungkapnya.
Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan bahwa program Dahsat sebenarnya telah berjalan di Kota Bogor, namun masih dalam jumlah terbatas.
“Hari ini menjadi pilot project dari Kemendukbangga, karena sasaran SPPG belum sepenuhnya menjangkau ibu hamil dan ibu menyusui untuk mendapatkan porsi MBG. Kota Bogor dijadikan contoh dapur makan bergizi gratis bagi mereka,” jelas Jenal Mutaqin.
Di Kelurahan Kebon Pedes, terdapat 100 porsi makanan bergizi yang didistribusikan langsung oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang telah dibina sebelumnya.
Ia berharap program Dahsat mampu menjadi langkah pencegahan bertambahnya angka stunting atau Zero New Stunting di Kota Bogor.
“Program Dahsat sudah berjalan di Kota Bogor, namun selama ini hanya sekitar 20 porsi dan hanya setiap 10 hari sekali. Mudah-mudahan dapat berjalan konsisten. Tentu akan kami evaluasi pelaksanaannya di lapangan dan program ini tidak dalam konteks menyaingi MBG,” tutup Jenal Mutaqin.
Tags: Jenal Mutaqin
Baca Juga
-
12 Okt 2025
Forum Komunikasi DPD-DPD dan DPA-DPA IKAL Lemhannas Desak Ketua Umum
-
10 Feb 2025
IWAPI Kabupaten Bogor Rayakan HUT ke-50 dengan Berbagi 1.000 Box Makanan Bergizi untuk ODGJ dan Anak Berkebutuhan Khusus
-
31 Okt 2024
KH Achmad Yaudin Sogir: Kerja Sama Bekasi-Bogor untuk Kemudahan Layanan Publik di Perbatasan
-
13 Jun 2025
Pengunjung Kabogorfest 2025 Apresiasi Kebersihan dan Hiburan, Minta Fasilitas Umum Ditingkatkan
-
17 Okt 2025
Jaro Ade Hadiri Ground Breaking Koperasi Desa Merah Putih di Parung
-
11 Mar 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Desak Pengawasan Ketat terhadap Pengusaha Minyak Curah Nakal
Rekomendasi lainnya
-
25 Jan 2025
ESI Kabupaten Bogor Siap Berprestasi: Targetkan 5 Emas di Porprov XV Jabar 2026
-
13 Jun 2025
Kejari OKU Timur Geledah Kantor PMI, Diduga Terkait Korupsi Dana Hibah 2018-2023
-
31 Okt 2024
Pangdam I/BB Sambut Ketua Umum Dharma Pertiwi dan Sampaikan Pesan Penting ke Prajurit Korem 033/Wira Pratama
-
08 Okt 2025
Bogor Raya Masuk Daftar 10 Wilayah Prioritas PSEL, Dedie Rachim: Kami Siap Penuhi Kuota Sampah
-
02 Feb 2025
Kasad Hadiri Rapim TNI 2025, Panglima TNI Tegaskan Komitmen Penguatan Pertahanan Nasional
-
16 Okt 2024
Jaksa Agung Berikan Penghargaan dalam CGC Awards 2024, Apresiasi untuk Peran Edukasi Pencegahan Korupsi




