Breaking News

Jurnalis Senior Dinilai Layak Pimpin DKM Masjid Nurul Wathon, Danang Donoroso Dapat Dukungan Media dan DPRD

Liputan08.com – Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) memiliki peran strategis dan vital dalam mewujudkan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, syiar Islam, serta penguatan ukhuwah sosial di tengah masyarakat. Fungsi DKM tidak semata terbatas pada pengelolaan infak dan sedekah, namun mencakup perencanaan program keumatan, pemberdayaan jamaah, penguatan literasi keislaman, hingga membangun jejaring sosial yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal tersebut mengemuka di kalangan jurnalis dan pimpinan media yang mengusulkan Danang Donoroso sebagai sosok yang dinilai layak dan pantas mengemban amanah sebagai pengurus, bahkan ketua, DKM Masjid Raya Nurul Wathon yang tengah dibangun di wilayah Pakan Sari Cibinong Kabupaten Bogor

Masjid, dalam perspektif sosial-keagamaan modern, bukan hanya ruang ritual, tetapi juga pusat silaturahmi, dakwah, edukasi, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Oleh karena itu, kepemimpinan DKM dituntut memiliki kapasitas manajerial, komunikasi publik yang baik, serta wawasan luas agar masjid mampu hidup, ramai jamaah, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Salah seorang jurnalis, Coky, menilai Danang Donoroso sebagai figur yang tepat karena latar belakangnya sebagai jurnalis senior dan pimpinan media yang memiliki pengalaman panjang dalam organisasi serta komunikasi publik.

“DKM membutuhkan sosok yang tidak hanya amanah, tetapi juga mampu menghidupkan masjid. Pak Danang memiliki kapasitas kepemimpinan, jaringan luas di kalangan media, serta kemampuan menyebarkan syiar Islam secara santun dan mencerahkan. Masjid harus ramai jamaah, aktif kegiatan, dan itu butuh figur yang visioner,” ujar Coky. Selasa (23/12/2025)

Ia menambahkan, kehadiran tokoh dari kalangan jurnalis di struktur DKM dapat memperkuat peran masjid sebagai pusat informasi, edukasi umat, serta sarana dakwah yang adaptif terhadap perkembangan media dan teknologi.

Dukungan serupa juga disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD, KH Achmad Yaudin Sogir, yang menyambut baik aspirasi tersebut dan mendorong agar usulan itu menjadi pertimbangan serius.

“Saya mengenal beliau di kalangan media. Pak Danang adalah sosok yang tepat, komunikatif, dan memiliki integritas. Jika diberikan amanah di DKM, saya yakin beliau mampu mengelola masjid secara profesional, terbuka, dan membawa kemaslahatan bagi umat,” tegas KH Achmad Yaudin Sogir.

Menurutnya, DKM ideal harus diisi oleh individu yang tidak hanya memahami aspek keagamaan, tetapi juga mampu mengelola organisasi secara modern, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, masjid dapat berfungsi optimal sebagai pusat peradaban umat, sekaligus ruang pemersatu masyarakat lintas latar belakang.

Usulan nama Danang Donoroso ini mencerminkan harapan besar agar Masjid Nurul Wathon kelak tidak hanya berdiri megah secara fisik, tetapi juga hidup secara sosial dan spiritual, menjadi rumah ibadah yang makmur, terbuka, serta aktif dalam membangun nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di tengah masyarakat.

Repoter: Zakar

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya