liputan08.com CIBINONG – Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB yang juga Wakil Ketua Komisi I, KH Achmad Yaudin Sogir, menegaskan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap 1 Oktober 2025 harus menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan meneguhkan ketahanan bangsa.
Dalam keterangannya di kantor DPRD Kabupaten Bogor, Rabu (1/10/2025), KH Achmad Yaudin Sogir menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan pedoman moral dan etika berbangsa yang harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Hari Kesaktian Pancasila bukan hanya seremonial, tetapi merupakan refleksi sejarah perjuangan bangsa dalam menjaga kedaulatan dan ideologi negara. Pancasila telah terbukti menjadi benteng kokoh dalam menghadapi berbagai ancaman, baik dari luar maupun dari dalam negeri. Karena itu, kita wajib menanamkan nilai-nilainya kepada generasi muda agar tetap terjaga jati diri bangsa,” ujarnya.
Sebagai Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor yang membidangi pemerintahan, hukum, dan politik, KH Achmad Yaudin Sogir juga menegaskan pentingnya peran lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan pemerintah daerah dalam menanamkan pemahaman Pancasila secara kontekstual.
Menurutnya, tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi informasi saat ini tidak boleh membuat bangsa Indonesia kehilangan arah. Justru, nilai-nilai Pancasila harus menjadi filter utama agar masyarakat tidak tergerus oleh budaya negatif yang dapat merusak persatuan dan kesatuan.
“Di era digital ini, kita melihat banyak sekali tantangan, mulai dari disinformasi, radikalisme, hingga degradasi moral. Semua itu hanya bisa kita hadapi dengan memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Kabupaten Bogor sebagai daerah besar dengan keragaman masyarakatnya harus menjadi contoh bagaimana Pancasila bisa dihidupkan dalam tindakan nyata,” tambahnya.
KH Achmad Yaudin Sogir juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di Kabupaten Bogor, untuk menjadikan peringatan Hari Kesaktian Pancasila sebagai ruang refleksi dan komitmen bersama menjaga persatuan serta meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia.
“Pancasila adalah warisan para pendiri bangsa. Kita wajib menjaganya dengan penuh kesadaran, bukan hanya dalam ucapan tetapi dalam perbuatan nyata, demi Indonesia yang lebih adil, makmur, dan bermartabat,” pungkasnya.
Tags: KH Achmad Yaudin Sogir
Baca Juga
-
14 Nov 2025
Babak Baru PWI Kabupaten Bogor: Dua Figur Satu Komitmen, Bersatu untuk Marwah Pers
-
27 Jul 2025
Ketua DPRD Bogor Dukung Evaluasi KSO Puncak: Lindungi Lingkungan, Jaga Iklim Investasi
-
22 Des 2024
JAM PIDUM Jalin Kerja Sama Strategis dengan PT Pegadaian Khususnya dalam Penyimpanan Barang Bukti Perhiasan
-
27 Feb 2026
Tikus Koruptor Tata Kelola Minyak Dihukum 9–15 Tahun, Pengadilan Tipikor Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Jatuhkan Vonis Berat
-
27 Apr 2026
Rudy Susmanto Transformasi Parung: Dari Kawasan Padat Jadi Pusat Kuliner dan Perdagangan Modern
-
25 Jan 2025
Polresta Banyumas Ungkap Kasus Dugaan Pelanggaran Hukum terhadap Anak di Wangon
Rekomendasi lainnya
-
30 Des 2024
Apakah Kehidupan Hanya Ilusi? Perspektif Ilmiah dan Filsafat
-
30 Mar 2026
Krisis Lingkungan Tanggamus: Sampah Tak Terkelola, Hutan Beralih Jadi Permukiman, Bupati Bungkam
-
27 Nov 2024
TNI Satgas Yonif 641/Bru Perkuat Kebersamaan dengan Masyarakat Pedalaman Papua Melalui Kegiatan Sosial di Distrik Bolakme
-
16 Jun 2026
Pawai Obor 1 Muharram Meriah, Sekda Ajat Tekankan Pentingnya Peran Masjid
-
10 Apr 2025
Gercep Pantau Irigasi dan Pelayanan Publik, Wakil Bupati Bogor Tingkatkan Ketahanan Pangan di Wilayah Bogor Barat
-
30 Okt 2024
Eks Menteri dan Direktur BUMN Jadi Tersangka Kasus Impor Gula Kerugian Negara Capai Rp 400 Miliar


