liputan08.com CIBINONG — Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menegaskan bahwa lahan-lahan produktif di sektor pertanian dan perikanan harus dilindungi dan dipertahankan. Ia menolak keras alih fungsi lahan menjadi perumahan atau kawasan non-produktif.
“Lahan pertanian dan perikanan harus tetap menjadi lahan produktif. Tidak boleh berubah menjadi perumahan. Ini amanah besar bagi kita semua untuk menjaga ketahanan pangan daerah,” tegas Sastra Winara.
Pernyataan tersebut ditegaskan dalam kegiatan Bogor Gemar Makan Ikan (Bogami), Ahad (30/11), yang juga dihadiri Bupati Bogor Rudy Susmanto, Wakil Bupati Bogor, Forkopimda, perwakilan kementerian, serta jajaran Pemkab Bogor.
Komitmen DPRD dan Pemkab Bogor ini diwujudkan melalui program bantuan eskavator untuk desa-desa yang memiliki potensi lahan pertanian dan perikanan. Bantuan ini diberikan agar kelompok tani dan pembudidaya ikan dapat melakukan normalisasi saluran air dan irigasi yang rusak tanpa menunggu proses birokrasi panjang.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menjelaskan bahwa program strategis ini merupakan inisiasi Ketua DPRD Sastra Winara saat pembahasan APBD Perubahan 2025. Program ini bertujuan memastikan lahan produktif tetap terjaga dari ancaman alih fungsi.
“Amanah Ketua DPRD Kabupaten Bogor, ini bukan hanya bantuan untuk memperbaiki kolam, tetapi memastikan bahwa kolam harus tetap menjadi kolam. Tidak boleh jadi perumahan,” ujar Rudy.
Rudy menekankan bahwa perlindungan lahan ini mencakup dua sektor utama.
• Perikanan: Desa Babakan dan Ciseeng menjadi lokasi prioritas.
• Pertanian: Lahan di Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, ditegaskan harus tetap menjadi lahan tani.
“Saluran air yang perlu dinormalisasi, tidak usah menunggu Pemerintah turun. Lakukan normalisasi,” imbuhnya.
Program ini, lanjut Rudy, sejalan dengan program nasional untuk memperkuat ketahanan pangan sebagai bagian dari Program Asta Cita Presiden RI.
“Ini wujud komitmen kami terhadap perikanan, peternakan, dan pertanian. Potensi ini wajib kita jaga dan pelihara,” kata Rudy.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRD Sastra Winara, Sekda, dan seluruh perangkat daerah yang telah memfasilitasi program tersebut.
“Keberhasilan program ini akan membawa Kabupaten Bogor mencapai target swasembada ikan dan swasembada pangan,” pungkasnya.
Tags: DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara
Baca Juga
-
19 Des 2024
Kejaksaan Agung Setujui Penyelesaian 9 Kasus dengan Restorative Justice, Salah Satunya Kasus Penggelapan di Barito Selatan
-
31 Jul 2025
Gerebek Lokasi Prostitusi Online, Satpol PP Bogor Amankan 6 PSK dan 1 Pria Hidung Belang
-
21 Feb 2025
Masyarakat Desak DPRD dan Instansi Terkait Lakukan Sidak ke PT PPLI Akibat Bau Menyengat
-
12 Agu 2025
Bupati Bogor Koordinasikan Penanganan Banjir Rancabungur, MoU Antarlembaga Siap Diteken
-
06 Apr 2025
Diam-Diam Kejari Kabupaten Bogor Bikin Iri Tak Pernah Ribut Tangkap Kadis Camat Kades Tapi Kok Bersih Semua?
-
26 Nov 2024
Kejaksaan Agung Periksa 2 Saksi Terkait Kasus Suap dan Gratifikasi dalam Penanganan Perkara Ronald Tannur
Rekomendasi lainnya
-
27 Mei 2026
Dandim 0621 Bogor Ajak Prajurit Perkuat Keikhlasan dan Kepedulian Sosial Melalui Iduladha
-
28 Des 2025
Ketua BMSN Sofwan Ali Sampaikan Ucapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pembina Nurofik Tekankan Etika Kebangsaan Media Siber
-
18 Mar 2025
Maladministrasi dan Dugaan Plagiarisme Krisis Tata Kelola dalam Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo
-
20 Des 2024
Rembug KTNA Sarana Bangun Ekosistem Pertanian di Kabupaten Bogor yang Kuat
-
01 Nov 2024
Satgas Yonif 642/Kps Pastikan Ibadah Penutupan Doa Rosario Berjalan Aman di Papua Barat
-
29 Okt 2024
Pembangunan Pos Pengamanan Gabungan di Kediaman Presiden Prabowo di Bogor Capai 71 Persen


